Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kementerian PUPR Masih Matangkan Skema Rent to Own

Kementerian PUPR Masih Matangkan Skema Rent to Own

  • calendar_month Jumat, 3 Feb 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang mematangkan skema baru pembiayaan perumahan secara sewa beli atau rent to own. Saat ini sejumlah bank bahkan sudah mengajukan produk terbaru berbasis skema rent to own.

Skema kepemilikan rumah secara sewa beli merupakan perjanjian khusus yang memungkinkan konsumen dapat membeli rumah setelah beberapa tahun menyewa unit hunian tersebut.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna menegaskan sampai saat ini skema rent to own masih dalam tahap pematangan dan persiapan agar optimal saat diterapkan. Menurutnya, sejumlah bank telah mengajukan produk baru mereka dengan skema rent to own.

“Sebenarnya skema rent to own ini hanya waktu untuk melihat track record calon pembeli sebelum beralih melakukan KPR. Cara ini sebenarnya sudah dilakukan Bank BTN,” kata Herry kepada wartawan usai acara bertajuk”Komitmen BP Tapera Wujudkan Layanan Prima” sekaligus Pengundian Rejeki Tapera Periode ke-3 di ruang Pendopo Kementerian PUPR, Selasa (31/1/2023).

Pemerintah juga sedang menyiapkan skema rent to own syariah atau staircasing share ownership untuk memberikan alternatif pembiayaan perumahan bagi masyarakat. Karena prinsipnya adalah syariah, nantinya pemerintah akan berdiskusi dengan Dewan Syariah Nasional.

Dalam waktu dekat, kata Herry, Kementerian PUPR akan melakukan proyek percontohan atau pilot project untuk skema pembiayaan baru tersebut.

Gema Tapera

Sementara itu, untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah menggelar program Gerakan Rumah Pertama (Gema) Tapera di lingkungan Kementerian PUPR serta kementerian dan lembaga lain termasuk pemerintah daerah se-Indonesia.

Komisioner BP Tapera, Adi Setianto menyampaikan komitmen pihaknya untuk melayani lebih cepat, lebih mudah dan efisien sesuai Undang-undang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat.

Untuk melaksanakan undang-undang tersebut dan peraturan pemerintah telah dilakukan pengalihan peserta serta dana Taperum PNS pada akhir Desember 2021 kepada BP Tapera sebanyak 5,04 juta (PNS) yang terdiri dari 1,02 juta PNS pensiun dan 4,02 juta PNS aktif serta dana sebesar Rp11,8 triliun.

“Sejak pengalihan tersebut hingga per Desember 2022 BP Tapera telah mengembalikan sebanyak Rp3,4 triliun kepada 770 ribu peserta PNS pensiun dan ahli waris.,” ujar Adi Setianto.

Berdasarkan Undang-undang Tapera Nomor 4 Tahun 2016 pasal 14 ayat (4) dan dipertegas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2020, dinyatakan bahwa simpanan dan hasil pemupukannya wajib diberikan paling lama tiga bulan setelah kepesertaannya dinyatakan berakhir.

Merujuk kepada peraturan tersebut, BP Tapera berkomitmen kepada seluruh peserta Tapera, bahwa BP Tapera akan mengembalikan simpanan dan hasil pemupukan kepada peserta PNS pensiun paling lama satu bulan setelah masa kepesertaan berakhir.

“Untuk menjalankan komitmen ini kami sangat mengharapkan dukungan dari seluruh peserta Tapera untuk segera melakukan pemutakhiran data termasuk dari pemberi kerja karena hal ini sangat mempengaruhi layanan kami,” ujar Adi Setianto.

Dalam kesempatan yang sama, BP Tapera juga kembali menggelar Pengundian Rejeki Tapera Periode ke-3 disaksikan oleh pihak Notaris, Kementerian Sosial, Dinas Sosial DKI Jakarta untuk 987.894 peserta.

Ini adalah pengundian terakhir setelah sebelumnya dilaksanakan pengundian pertama dan kedua di bulan Juli dan Oktober lalu. Periode ke-3 ini mengundi peserta yang telah melakukan pemutakhiran data bulan Oktober hingga Desember 2022.

”Ini adalah bentuk apresiasi kami kepada seluruh peserta yang telah melakukan pemutakhiran data. Semoga ke depan, semua peserta lebih aware terhadap data sehingga lebih memiliki peluang dalam memanfaatkan program tapera,” pungkasnya. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proses pengerjaan program Padat Karya Tunai Kota Tanpa Kumuh (Foto: Istimewa)

    Anggota DPR RI ini Kawal Program Kotaku di Kaltim

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Padat Karya Tunai Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun 2021 mulai berjalan di Provinsi Kalimatan Timur. Alhamdulillah, Program Padat Karya Tunai Kotaku tanpa kumuh 2021 ini telah berjalan. Hasilnya sudah tampak dan bisa dirasakan manfaatnya,” ujar Anggota Komisi V DPR RI, Irwan, sesuai keterangan pers yang diterima oleh redaksi industriproperti.com Sebelumnya, Irwan mengungkapkan, […]

  • Duka Mendalam, Ketua REI Kalbar Muhammad Isnaini Berpulang

    Duka Mendalam, Ketua REI Kalbar Muhammad Isnaini Berpulang

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – “Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah, saudara kita Muhammad Isnaini Ketua REI Kalbar“. Ibarat petir di siang bolong. Informasi yang dikirim Mansur Zahri, Sekretaris Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Kalimantan Barat di WhatsApp Grup ‘Sahabat REI’, pukul 12.02 WIB, sungguh mengagetkan segenap Keluarga Besar REI. Betapa tidak. Pak […]

  • Pendapatan INPP Tumbuh 14 Persen, Ditopang Recurring Income

    Pendapatan INPP Tumbuh 14 Persen, Ditopang Recurring Income

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepanjang Kuartal I 2026, PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP:IJ) membukukan pendapatan sebesar Rp327 miliar atau tumbuh 14% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pendapatan Paradise Indonesia tersebut sebagian besar ditopang oleh pendapatan berulang alias recurring income dengan porsi 90%. “Walaupun mungkin secara makro dan kondisi saat ini diluaran juga kan masih impose […]

  • Cetak Pengembang Baru, REI Gandeng KAHMI

    Cetak Pengembang Baru, REI Gandeng KAHMI

    • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) bersama Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) menggagas program magang di perusahaan pengembang skala nasional. Kegiatan ini bertujuan mencetak pelaku usaha baru di bidang properti. “Model ini juga sebagai upaya REI untuk mengurangi kesenjangan antara pengembang besar dan kecil maupun kesenjangan ekonomi,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat […]

  • Awal Mei 2024, Realisasi KPR FLPP Capai Rp8,8 Triliun

    Awal Mei 2024, Realisasi KPR FLPP Capai Rp8,8 Triliun

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) per 8 Mei 2024 mencapai 72.779 unit rumah atau senilai Rp8,830 triliun. Penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) FLPP melalui 32 bank penyalur itu tersebar di 8.245 perumahan oleh 5.899 pengembang di 33 provinsi dan 376 Kabupaten/Kota. “Realisasi […]

  • Menteri Nusron: 2029 Tidak Ada Lagi Konflik Agraria

    Pembentukan BPRA Percepat Distribusi Tanah Rakyat

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Ironi yang terjadi saat ini adalah sulitnya rakyat memiliki tanah. Sebaliknya, pemerintah dan korporasi justru lebih mudah mendapatkannya. Ketua Dewan Penasihat Great Institute, Moh Jumhur Hidayat menyebut, ketimpangan kepemilikan tanah saat ini sangat besar. “Indeks Gini penguasaan tanah mencapai 0,78. Ada satu orang menguasai jutaan hektare, sementara mayoritas petani justru tak punya lahan […]

Translate »
expand_less