Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kondisi Properti Masih Wait and See

Kondisi Properti Masih Wait and See

  • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Akselerasi pemulihan ekonomi di tanah air dan menunjukkan tren yang sangat positif sejak akhir Februari 2022. Namun, mulai membaiknya situasi perekonomian nasional saat ini belum diikuti oleh sektor properti. Hal ini terlihat dari penurunan permintaan dan suplai dari penyedia properti yang terlihat bersikap wait and see.

“Turunnya permintaan karena faktor musiman didukung data pencarian properti di Rumah.com. Minat konsumen menengah ke atas tetap meningkat di tengah turunnya indeks permintaan terhadap properti, terang Country Manager Rumah.com, Marine Novita, dalam keterangan resminya, Jumat, 3 Juni 2022.

Marine melanjutkan, pada kuartal pertama tahun ini, sebanyak 54 persen pencarian properti hunian di Rumah.com merupakan pencarian hunian kelas menengah atas dengan anggaran di atas Rp 1 miliar

Data Rumah.com Indonesia Property Market Index Q2 2022 menunjukkan bahwa indeks suplai properti nasional pada kuartal pertama 2022 turun sebesar 0.3 persen (quarter-on-quarter). Namun naik tipis sebesar 5 persen secara tahunan.

Dari sisi konsumen, permintaan untuk properti hunian pada kuartal pertama tahun ini juga turun sebesar 1,7 persen (quarter-on-quarter). Penyebab turunnya permintaan pada kuartal pertama tahun ini adalah turunnya permintaan dari sektor rumah tapak.

Kenaikan permintaan terhadap apartemen sendiri belum memengaruhi tren permintaan properti hunian secara keseluruhan karena 93 persen permintaan adalah permintaan terhadap rumah tapak.

Secara keseluruhan, tren penurunan suplai maupun tren penurunan permintaan mungkin dipengaruhi oleh fokus konsumen yang melakukan mudik pada libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2022 dan menjadi fokus utama pengeluaran masyarakat. Sehingga penyedia suplai tampak mengantisipasinya dengan menurunkan suplai properti.

Marine menjelaskan bahwa fokus masyarakat tertuju pada perayaan Lebaran tahun ini, mulai dari mudik hingga belanja barang-barang konsumtif. Situasi ini menyebabkan aktivitas pencarian dan minat terhadap properti pun menjadi berkurang.

Harga Properti

Tren harga properti sepanjang Q1 lalu juga masih stagnan secara kuartalan. Tren harga yang stagnan berlanjut dengan turunnya suplai properti yang memperoleh pengaruh dari turunnya permintaan.

Data Rumah.com Indonesia Property Market Index Q2 2022 menunjukkan tren indeks harga properti masih stagnan. Ini terlihat dari kenaikan di bawah 1 persen secara kuartalan. Tren negatif juga berlanjut pada indeks suplai, yang turun sebesar 0,3 persen secara kuartalan. Tren permintaan juga mengalami penurunan yang mungkin mendapat pengaruh dari fokus konsumen pada Hari Raya Idul Fitri 2022,” jelas Marine.

Menurut data Rumah.com Indonesia Property Market Index Q2 2022, indeks harga properti nasional terlihat stagnan pada kuartal pertama 2022, dengan kenaikan hanya sebesar 0,4 persen (quarter-on-quarter). Namun secara tahunan, tren ini masih menunjukkan kenaikan sebesar 5 persen.

Tren indeks harga properti tertahan terutama karena stagnansi harga apartemen dengan indeks harga apartemen belum bergerak sejak Q1 2021. Sementara itu, harga rumah tapak menunjukkan kenaikan 1,2 persen (quarter-on-quarter) dan 6 persen (year-on-year). (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • LMAN Biayai Lahan Infrastruktur Rp18,21 Triliun pada Tahun 2023

    LMAN Biayai Lahan Infrastruktur Rp18,21 Triliun pada Tahun 2023

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) merealisasikan pendanaan dari APBN untuk pengadaan lahan pembangunan infrastruktur senilai Rp18,21 triliun pada tahun 2023. Realisasi pendanaan lahan untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut naik 13,45% ketimbang tahun sebelumnya. “LMAN senantiasa mengupayakan penguatan peran aset negara sebagai alat fiskal yang menghasilkan PNBP serta memberikan dampak baik bagi masyarakat,” […]

  • Dilengkapi Fitur Ekstra, Paramount Petals Luncurkan Tipe Gardenia Plus

    Dilengkapi Fitur Ekstra, Paramount Petals Luncurkan Tipe Gardenia Plus

    • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Paramount Petals, kota mandiri baru seluas sekitar 400 hektar di barat Jakarta, terus mencapai berbagai milestone dan bergerak aktif dalam pembangunan kota yang saling terintegrasi. Kali ini, Paramount Petals kembali meluncurkan tipe terbaru dan eksklusif yang bertajuk Gardenia Plus. Sesuai dengan namanya, Gardenia Plus berlokasi di dalam klaster Gardenia dan memiliki beragam fitur […]

  • Perjanjian KUB

    Diinisiasi Sejak 2024, Bank DKI Gandeng BMM Bentuk KUB

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank DKI menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Maluku Malut (BMM) membentuk KUB (Kelompok Usaha Bersama). Kolaborasi keduanya ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Penyertaan Modal dan Perjanjian Pemegang Saham, di Balai Kota Jakarta, Rabu, 5 Juni 2025. Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, menyampaikan bahwa pembentukan KUB ini merupakan tonggak penting […]

  • BTN Siap Penuhi KPR Subsidi untuk 250.000 Unit per Tahun

    BTN Siap Penuhi KPR Subsidi untuk 250.000 Unit per Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • 0Komentar

    BANDUNG – Para pemangku kepentingan di sektor perumahan telah menyiapkan berbagai strategi untuk memenuhi permintaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang diproyeksi akan meningkat di 2022. Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai bank fokus perumahan menyatakan kesiapan memenuhi kebutuhan hunian tersebut dengan kapasitas penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi hingga 250 ribu per tahun. Kementerian […]

  • BP Tapera Salurkan KPR FLPP Perdana

    BP Tapera Salurkan KPR FLPP Perdana

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pelaksana Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah menyalurkan KPR FLPP perdana senilai Rp 57,69 miliar setara 527 unit rumah. Penyaluran KPR FLPP melalui Bank BTN Syariah, BPD Jambi Syariah, BPD Sumselbabel dan BPD Bank Nagari. “Kami memastikan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) sesuai tata kelola yang baik. […]

  • Dapur minimalis (Foto: pinterest.com)

    Lima Tips Dapur Sempit Tampak Lebih Luas

    • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Aktivitas memasak di dapur sangat menyenangkan sehingga dapat menjadi mood booster dalam menjalani hari. Dapur yang  luas membuat kita nyaman dan lebih leluasa saat memasak. Namun sayangnya, tidak semua rumah memiliki dapur yang luas. Tak perlu berkecil hati, ada beberapa cara untuk memanipulasi dapur sempit tampak lebih luas. Tanpa merenovasi besar-besaran dan merogoh […]

Translate »
expand_less