Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Salurkan 46,7% KPR FLPP, Kontribusi BTN Terbesar di 2025

Salurkan 46,7% KPR FLPP, Kontribusi BTN Terbesar di 2025

  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN tetap menjadi bank penyalur Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera berbasis Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP) terbesar di tahun 2025.

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyebutkan, BTN masih menjadi bank penyalur KPR Sejahtera FLPP terbesar secara nasional di 2025 dengan total realisasi mencapai 128.608 unit rumah subsidi atau setara 46,7% dari total penyaluran nasional sebanyak 270.985 unit hingga 22 Desember 2025. Realisasi penyaluran tersebut tertinggi dibandingkan 39 bank penyalur lainnya.

Sementara itu, anak usaha BTN yakni PT Bank Syariah Nasional (BSN) menjadi penyalur terbesar kedua dengan total realisasi penyaluran sebanyak 59.463 unit saat BSN masih berupa Unit Usaha Syariah (BTN Syariah). Secara total, penyaluran oleh BTN dan BSN mencapai 188.071 hingga 22 Desember 2025.

Atas pencapaian tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan apresiasinya terhadap BTN di antara bank-bank penyalur KPR FLPP lainnya. Menteri PKP mengapresiasi optimisme bank tersebut untuk mendukung target nasional pada tahun 2026 yang ditetapkan pemerintah sebanyak 350.000 unit.

“Terima kasih kepada manajemen bank penyalur KPR Sejahtera FLPP atas dukungannya. Semoga kita bisa bantu rakyat, karena perbankan merupakan ekosistem yang sangat penting,” ujar Menteri PKP dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 43 Bank Penyalur tentang penyaluran KPR Sejahtera FLPP bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Tahun 2026 di Kantor BP Tapera, Jakarta, Selasa (23/12).

Di kesempatan tersebut, BTN menjadi salah satu dari 10 bank penyalur KPR Sejahtera FLPP tertinggi yang menandatangani perjanjian kerja sama untuk penyaluran FLPP pada tahun 2026.

Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mengoptimalisasi penyaluran KPR FLPP pada 2026 seiring dengan berbagai upaya yang dilakukan selama ini dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang diusung pemerintah.

“Kami masih menjadi bank penyalur KPR subsidi terbesar secara nasional dan portofolio KPR subsidi saat ini juga mencapai 64% dari total portofolio KPR BTN. Pertumbuhan KPR subsidi tetap stabil sepanjang tahun 2025 dan diharapkan permintaannya akan meningkat di 2026 seiring dengan meningkatnya kebutuhan rumah layak dan terjangkau bagi MBR,” tutur Hirwandi.

Dia mengatakan, di tengah beragam tantangan pada tahun 2025, seperti faktor cuaca yang kurang baik yang seringkali menghambat pembangunan proyek perumahan dan kendala perizinan di lapangan, BTN berhasil menyalurkan KPR Sejahtera FLPP bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak dan terjangkau.

“Permintaan KPR FLPP di BTN terus meningkat dan kami siap menyalurkan sesuai dengan pipeline yang tersedia. Kami akan terus berdiskusi dengan pemerintah dan para mitra pengembang agar penyaluran KPR FLPP dapat lebih efektif pada tahun depan,” jelasnya.

Fungsi Intermediasi BTN

Pada 2026, BTN akan memperkuat fungsi intermediasinya termasuk untuk penyaluran KPR subsidi dengan mengerahkan upaya yang lebih proaktif dalam mencari calon-calon debitur potensial. Salah satunya melalui kerja sama dengan berbagai institusi dan korporasi yang memiliki jumlah karyawan cukup masif melalui anak-anak usaha atau perusahaan terafiliasi mereka.

“Kami melihat banyak institusi dan korporasi potensial yang memiliki ribuan atau bahkan puluhan ribu karyawan di berbagai subholding atau anak usaha. Jika BTN dapat menjadi bank pilihan utama mereka untuk bertransaksi perbankan, maka potensinya besar sekali bagi karyawan atau pegawai mereka menjadi calon nasabah KPR Subsidi,” ujar Hirwandi.

Seiring dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan bank-bank penyalur, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengungkapkan penyaluran KPR Sejahtera FLPP pada 2026 dapat dimulai lebih awal yakni sejak awal bulan Januari.

“Ini pertama kalinya FLPP bisa dilakukan pencairan di awal Januari 2026, jadi kami harapkan teman-teman pengembang kalau masih dalam proses finishing, dilanjutkan saja,” tegasnya. (MRI)

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hamparan Tanah, Ilustrasi Tanah Terlantar (Foto: ADH)

    Yuk Cermati Objek Tanah Telantar dalam PP Baru

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • 0Komentar

    Terbitnya aturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja mengubah konstelasi aturan main dalam banyak sektor, termasuk juga dalam industri properti. Berangkat dari hal tersebut redaksi industriproperti.com akan membedah masing–masing regulasi turunan UU Cipta Kerja yang berkelindan dengan industri properti. Jakarta – “Bermula dari banyaknya tanah yang diterlantarkan oleh pemegang hak, dimana […]

  • BSD City Hadirkan Hunian Premium Bergaya Korea Pertama di Indonesia

    BSD City Hadirkan Hunian Premium Bergaya Korea Pertama di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Budaya Korea berkembang sangat pesat dan meluas secara global dalam dua dekade terakhir. Keberadaannya mendapat respon positif dari berbagai kalangan sehingga menimbulkan suatu fenomena yang dinamakan Korean Wave. Fenomena ini dapat dijumpai di Indonesia dan dampaknya sangat terasa di kehidupan sehari-hari terutama pada generasi milenial. Sebagai sebuah negara yang sangat terobsesi dengan kesempurnaan, […]

  • Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

    Menteri PUPR: Hunian Inklusif Tekankan Prinsip Keadilan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan hunian inklusif menekankan adanya prinsip keadilan bagi seluruh elemen masyarakat. Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat membuka Webinar Indonesia Housing Forum 2021: “Membangun Hunian yang inklusif untuk Masa Depan yang Lebih Baik”, Kamis, 14 Oktober 2021. “Untuk itu, perlu dikembangkan konsep hunian inklusif yang menekankan adanya […]

  • Sinar Mas Land Topping Off Gedung Knowledge Hub

    Sinar Mas Land Topping Off Gedung Knowledge Hub

    • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
    • 0Komentar

    BSD CITY – Seiring dengan bertambahnya kebutuhan ruang usaha di bidang teknologi, Sinar Mas Land membangun gedung pertama di kawasan Digital Hub BSD City yang bernama Knowledge Hub. Dibangun dalam dua tahap, tahap pertama dari gedung perkantoran tersebut kini sudah memasuki tahap penyelesaian akhir yang ditandai dengan prosesi topping off (penutupan atap). Seremoni topping off […]

  • Ini Dia Gagasan IAP untuk Konektivitas dan Ekosistem Kota Yang Berketahanan

    Ini Dia Gagasan IAP untuk Konektivitas dan Ekosistem Kota yang Berketahanan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan Jakarta ke depan tidak lagi cukup bertumpu pada pembangunan fisik semata, melainkan harus bergerak seiring dengan penguatan konektivitas kawasan dan ketahanan ekosistem kota. Ketua Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP) Indonesia, Adriadi Dimastanto mengungkapkan, konektivitas Jakarta tidak hanya diukur dari ketersediaan moda transportasi massal, tetapi dari seberapa mudah warga bergerak dari […]

  • Realisasi Penerimaan Pajak Per 26 Mei 2022 Tembus 53 Persen

    Realisasi Penerimaan Pajak Per 26 Mei 2022 Tembus 53 Persen

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi penerimaan negara dari sektor pajak per 26 Mei 2022 mencapai Rp 679,99 triliun. Jumlah ini setara 53,04 persen dari target penerimaan pajak tahun 2022 yakni sebesar Rp 1.265 triliun. “Ini mencerminkan betapa ekonomi kita sudah mulai membaik. Penerimaan dari sektor perpajakan tidak semata-mata terdorong hanya dari sumber daya alam, tetapi juga dari […]

Translate »
expand_less