Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Laba Bersih Konsolidasi BTN Tembus Rp3,5 Triliun

Laba Bersih Konsolidasi BTN Tembus Rp3,5 Triliun

  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025, baik total aset, pencapaian laba bersih, penyaluran kredit, hingga perolehan dana pihak ketiga (DPK).

BTN mengumumkan sepanjang tahun 2025 mampu membukukan total aset konsolidasian sebesar Rp527,8 triliun, atau tumbuh sebesar 12,4% (year on year/yoy). Hal itu disampaikan Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu bertepatan dengan HUT BTN ke-76 pada Senin (9/2).

Dia menegaskan, pencapaian aset tersebut merupakan bukti dari kiprah BTN selama 76 tahun yang telah menyalurkan sebanyak 5,8 juta unit rumah terutama kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan sektor informal, dengan pangsa pasar KPR mencapai 39% secara nasional.

Selain itu, BTN berhasil membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp3,5 triliun pada tahun 2025, bertumbuh double-digit sebesar 16,4% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp3,0 triliun.

“BTN berhasil mengakselerasi pertumbuhan bisnis sepanjang tahun 2025 yang ditopang penguatan profitabilitas dan proses bisnis yang semakin efisien berkat transformasi yang konsisten dilakukan di berbagai lini. Kinerja yang positif ini merupakan hasil kerja keras atas penerapan strategi bisnis yang cermat serta pengelolaan keuangan yang sehat dan disiplin,” ujar Nixon.

Pencapaian laba bersih BTN dipicu oleh pendapatan bunga yang naik 23,0% (yoy) menjadi Rp36,3 triliun hingga akhir 2025, dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp29,6 triliun. Di sisi lain, peningkatan di beban bunga sangat minim yaitu 0.4% (yoy) menjadi Rp17,9 triliun per akhir 2025 dari tahun sebelumnya yakni Rp17,9 triliun.

Dari pencapaian itu, BTN membukukan pendapatan bunga bersih yang naik 57,5% menjadi Rp18,4 triliun pada akhir 2025 dibandingkan Rp11,7 triliun pada tahun 2024.

Nixon menuturkan, BTN berhasil memperkuat profitabilitas dengan memperbaiki proses bisnis di sisi penyaluran kredit dan pengelolaan portofolio yang menghasilkan pertumbuhan lebih cepat, serta upaya yang konsisten dalam memperoleh pendanaan yang berbiaya lebih murah.

“Hal ini berbuah peningkatan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) menjadi 4,2% pada akhir 2025, naik 133 basis poin (bps) dari tahun sebelumnya sebesar 2,9%,” tuturnya.

Hingga akhir 2025, BTN berhasil membukukan pertumbuhan double-digit pada penyaluran kredit dan pembiayaan konsolidasian sebesar 11,9% (yoy) menjadi Rp400,6 triliun, dari Rp358,9 triliun pada tahun 2024.

Dia menjelaskan, mayoritas kredit BTN disalurkan ke sektor perumahan, dengan penyaluran kreditnya mencapai Rp328,4 triliun hingga Desember 2025, tumbuh 7,5% (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp305,6 triliun.

Di kredit perumahan, BTN membukukan pertumbuhan KPR Subsidi sebesar 10% (yoy) menjadi Rp191,2 triliun pada akhir 2025, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp173,8 triliun. Sedangkan KPR Non-Subsidi BTN meningkat 6,7% menjadi Rp113,0 triliiun hingga akhir tahun lalu, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp106,0 triliun.

Ekspansi kredit BTN di sektor perumahan pada tahun 2025 salah satunya ditopang oleh keterlibatan perseroan dalam program baru pemerintah yakni Kredit Program Perumahan (KPP) yang diluncurkan pada Oktober 2025. BTN menjadi bank penyalur terbesar untuk KPP dengan total penyaluran mencapai Rp2,6 triliun hingga akhir 2025. Angka tersebut setara dengan hampir separuh dari total penyaluran KPP secara nasional.

“KPP menjadi mesin baru untuk mendorong pertumbuhan kredit BTN serta menawarkan profitabilitas yang lebih baik karena marginnya lebih tinggi dibandingkan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),” ungkap Nixon.

DPK BTN

Sementara itu, kepercayaan masyarakat yang terus meningkat turut memicu perolehan DPK konsolidasian yang tumbuh 14,6% (yoy) menjadi Rp437,4 triliun pada akhir tahun lalu, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp381,7 triliun.

Nixon menjelaskan, pertumbuhan DPK BTN yang double-digit salah satunya didukung oleh akselerasi pertumbuhan transaksi digital terutama di superapp Bale by BTN.

BTN membukukan jumlah pengguna (user) Bale by BTN yang tumbuh pesat 66,1% (yoy) menjadi 3,7 juta hingga akhir 2025 dibandingkan tahun 2024 sebanyak 2,2 juta. Meningkatnya jumlah user turut mendongkrak jumlah transaksi Bale yang melonjak 79,2% (yoy) menjadi 2,2 miliar per 31 Desember 2025 dari tahun sebelumnya sebanyak 1,2 miliar. Sementara nilai transaksi menembus Rp103,6 triliun, naik 27,7% dari tahun sebelumnya sebesar Rp81,1 triliun.

Pertumbuhan bisnis yang positif turut diiringi dengan peningkatan kualitas kredit di sepanjang tahun 2025, yang terlihat dari rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross yang menurun ke level 3,1% dari tahun sebelumnya yakni 3,2%. Sebagai upaya memperbaiki struktur risiko, BTN melakukan peningkatan pencadangan atau NPL Coverage menjadi 123,9% pada akhir 2025, atau naik 856 bps dari tahun sebelumnya di level 115,4%.

BTN juga memperkuat permodalan sebagai buffer risiko sekaligus menopang ekspansi bisnis, terlihat dari rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) yang berada di level 20,9% per 31 Desember 2025, naik 240 bps dari periode yang sama tahun sebelumnya di level 18,5%.

“BTN memproyeksikan NPL dapat menurun hingga di bawah 3,0% pada akhir tahun 2026 sejalan dengan membaiknya kualitas kredit,” pungkas Nixon. (MRI)

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT REI

    Injak Usia 51 Tahun, Bersama REI Properti Bangkit, Indonesia Maju

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Tepat pada hari ini 11 Februari 2023, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) merayakan ulang tahun yang ke-51. “Ulang tahun ini menjadi hikmah untuk kita semua untuk maju bersama. Semoga apapun yang kita lakukan bisa juga menjadi manfaat bagi masyarakat banyak dalam penyediaan perumahan,” ungkap Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI Paulus Totok […]

  • peran agen properti

    Teknologi Hanya Alat Bantu, Agen Properti Dituntut Tetap Tingkatkan Profesionalitas

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Salah satu penggerak industri properti di Tanah Air adalah jasa perantara atau lebih dikenal dengan agen properti. Peran agen properti saat ini sangat penting, karena menjadi penghubung antara penjual dan pembeli. Didukung perkembangan teknologi digital yang semakin pesat  ikut memudahkan proses pemasaran karena masyarakat dapat mencari produk properti yang diinginkan secara online. Pengamat […]

  • Pemerintah Minta Swasta Genjot Investasi

    Pemerintah Minta Swasta Genjot Investasi

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah mengajak pelaku usaha untuk berkontribusi menggerakkan investasi swasta di Tanah Air. Untuk itu, reformasi di bidang investasi menjadi hal yang mutlak harus ada. “Perbaikan iklim investasi adalah suatu keharusan. Makanya, sekarang ada Menteri Investasi, Menteri Koordinasi Bidang Investasi dan semua kementerian berusaha untuk meningkatkan iklim investasi. Hal ini merupakan tujuan kita supaya swasta […]

  • BSD City

    BSD City Terapkan Model Penanganan Sampah Plastik Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
    • 0Komentar

    TANGERANG – Sinar Mas Land bersama PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) bersinergi melanjutkan inisiatif peduli sampah plastik melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bernama “Plastic to Food” di kawasan BSD City. Program ini berangkat dari fakta bahwa setiap penduduk di Indonesia memproduksi sekitar 0,68 kilogram sampah per hari. Fakta tersebut berdasarkan Data Kementerian […]

  • Terowongan Ikon Toleransi Antar Agama Segera Rampung

    Terowongan Ikon Toleransi Antar Agama Segera Rampung

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merampungkan pembangunan Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral. Terowongan ikon toleransi antar umat beragama progres fisiknya kini mencapai 61 persen dan bakal rampung pada 17 Agustus 2021. Fasilitas penghubung kedua rumah ibadah ini bisa saja menggunakan jembatan penyeberangan. Namun, karena alasan faktor […]

  • Isu Perubahan Iklim, Dunia Usaha Diminta Lebih Proaktif

    Isu Perubahan Iklim, Dunia Usaha Diminta Lebih Proaktif

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Dunia usaha diminta lebih proaktif terkait isu perubahan iklim, yaitu melalui keterlibatan dalam pembangunan dan pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) berbasis keanekaragaman hayati. “Saya mengharapkan peran aktif kalangan dunia usaha dalam mengatasi masalah perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan,” ucap Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin saat seremoni Penganugerahan Program Perangkat Kinerja Pengelolaan Lingkungan Perusahaan […]

Translate »
expand_less