Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Mei 2022, Segini Capaian Program Sejuta Rumah

Mei 2022, Segini Capaian Program Sejuta Rumah

  • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan capaian Program Sejuta Rumah (PSR) pada Mei 2022 sebesar 213.974 unit. Dari jumlah tersebut, 75%-nya adalah rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 25% rumah komersial.

“Progres pencapaian Program Sejuta Rumah pada bulan Mei tahun 2022 baru mencapai 213.974 unit di mana 25 persennya adalah rumah komersial dan 75 persen rumah MBR,” ucap Direktur Rumah Umum dan Komersial Kementerian PUPR, Fitrah Nur dalam Webinar perkim.id SERI #31/”Ingin Cepat Punya Rumah?”, baru-baru ini.

Fitrah menjelaskan, dalam dua tahun terakhir terdapat sejumlah hambatan dalam menjalankan PSR, seperti terbitnya aturan baru terkait perizinan berbasis risiko. Kondisi tersebut menyebabkan perlu adanya usaha yang lebih keras lagi untuk menyelaraskan dengan program yang sudah berjalan.

“Pencapaian pembangunan rumah bagi setiap kalangan masyarakat dengan target sejuta rumah merupakan tantangan bagi seluruh pemangku kepentingan yang sudah berjalan sejak tahun 2020,” tutur Fitrah.

Pemerintah, lanjut Fitrah, saat ini sedang mengupayakan penyediaan perumahan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya MBR. Penyediaan perumahan tersebut melalui Program Sejuta Rumah sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945 Pasal 28a. Dalam pasal itu menyebutkan bahwa rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar setiap warga negara Indonesia.

Dukungan

Dalam pelaksaan PSR, imbuh Fitrah, membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Salah satu dukungan yang diharapkan adalah penyampaian data pembanguan rumah yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan asosiasi pelaku pembangunan.

“Keberhasilan pemerintah dalam penyelenggaraan perumahan membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak yang ikut melaksanakan pembangunan perumahan. Hal tersebut dikarenakan kita tidak semata membangun hunian. Namun juga turut serta mengembangkan peradaban,” urai Fitrah.

Fitrah menambahkan, masih ada sejumlah tantangan dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman sampai dengan saat ini. Salah satunya adalah masih adanya backlog perumahan di setiap daerah. Selain itu, masih adanya perumahan yang tidak terencana dengan kondisi lingkungan yang tidak layak.

“Di masa mendatang tantangan ini tentu saja akan berpengaruh, terutama bagi generasi saat ini yang menempati lebih dari 30 persen dari jumlah penduduk warga indonesia, yaitu generasi milenial,” ucap Fitrah.

Mendapatkan rumah yang diidamkan masih terasa sulit karena harga rumah yang terus naik. Berbanding terbalik dengan daya jangkau serta hambatan dalam memperoleh subsidi bagi masyarakat menengah.

“Sebagai upaya dalam menghadapi tantangan tersebut, pemerintah telah memberikan kemudahan dan sedang mengembangkan skema penyediaan perumahan inovatif sebagai salah satu wujud strategi percepatan penyediaan rumah layak huni,” pungkas Fitrah. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Akui Sistem Perencanaan Anggaran Belum Optimal

    Menkeu Akui Sistem Perencanaan Anggaran Belum Optimal

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui, proses perencanaan penganggaran terkait pembangunan nasional belum berjalan secara optimal. Padahal, telah terbit Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Proses Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional. Beleid tersebut merupakan landasan dan pedoman dalam mendesain proses perencanaan dan penganggaran pembangunan nasional agar lebih efektif, berkualitas, […]

  • Insentif Pajak Jasa Perhotelan Tembus Rp495 miliar

    Insentif Pajak Jasa Perhotelan Tembus Rp495 miliar

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan Keringanan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk jasa perhotelan pada tahun 2025. Insentif tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga aktivitas usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Insentif yang diberikan juga menjadi salah satu kebijakan fiskal yang diterapkan di tengah kenaikan biaya produksi dan upaya pencegahan pemutusan hubungan kerja. […]

  • kawasan industri

    Didukung Sektor Teknologi, Begini Prospek Pertumbuhan Kawasan Industri

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor kawasan industri mengalami pertumbuhan pada Q1-2023 dan akan terus memanfaatkan momentum positif ini, terutama bila didukung oleh ekspansi ekonomi yang baik. Hal tersebut didasarkan pada observasi yang dilakukan oleh Colliers Indonesia. “Melihat kondisi kedepan, sektor industrial akan terus mendapatkan dukungan dari sektor teknologi yang berkembang pesat, terutama dari segmen otomotif berteknologi tinggi […]

  • nexa bali

    Ini Dua Proyek Properti Premium Besutan NEXA di Bali

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – NEXA International Brands, perusahaan realestat global dengan spesialisasi pada properti hunian dan hotel premium, mengumumkan pengembangan dua proyek prestisiusnya di Bali yakni Royal Oasis Collection dan Tampak Siring Resort. Sebelumnya, pengembang ini telah membangun lebih dari 12 proyek berkualitas di Asia Tenggara. Natalia Kamyshan, Global PR NEXA mengatakan Royal Oasis Collection merupakan proyek […]

  • Targetkan Bangun 19 Ribu Unit Rumah, Pemprov Dukung Program 3 Juta Rumah

    Pemprov Jakarta Targetkan Bangun 19 Ribu Unit Rumah

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2026–2029, Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan sebanyak 19.809 unit rumah. Program ini tidak hanya membuka peluang besar bagi pelaku pembangunan, tenaga kerja sektor konstruksi, serta pengusaha bahan bangunan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta, menggerakkan ekonomi nasional, dan menciptakan lapangan kerja. “Mudah-mudahan pembangunan lebih dari 19 […]

  • mgk serang

    MGK Serang Dinobatkan Jadi Perumahan Subsidi Terbaik di Indonesia

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • 0Komentar

    BANDUNG – Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang yang dikembangkan PT Infiniti Triniti Jaya atau Infiniti Realty memperoleh pengakuan dunia sebagai perumahan subsidi terbaik di Indonesia untuk kategori Rumah Subsidi Platinum (predikat tertinggi) pada FIABCI Indonesia-REI Excellence Awards 2024. Selain kategori Platinum, 4 perumahan subsidi menerima predikat Gold, dan 3 perumahan lainnya predikat Silver. Penghargaan […]

Translate »
expand_less