Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menko AHY: Kita Butuh Lahan untuk Perumahan

Menko AHY: Kita Butuh Lahan untuk Perumahan

  • account_circle Sandiyu nuryono
  • calendar_month Sab, 19 Jul 2025

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) menyebut Indonesia membutuhkan lahan untuk perumahan. Utamanya adalah lahan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kita juga menghadirkan berbagai policy untuk mengurangi housing backlog. Banyak masyarakat kita yang belum memilki rumah ataupun kategorinya tidak layak huni oleh karena itu kita juga butuh lahan untuk perumahan bagi masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah,” ucap Menko AHY dalam sambutannya di acara “Rakornas Informasi Geospasial 2025” di Jakarta, Rabu, 16 Juli 2025.

Lebih jauh Menko AHY menjelaskan, Indonesia sebagai negara agraris dan maritim memerlukan tata ruang yang bisa menjawab tantangan yang ada. Di sisi lain, untuk mencapai swasembada pangan, lahan sawah harus dijaga. Namun, pembangunan industri dan hilirisasi juga harus tetap berjalan.

“Di sisi lain kita harus mencapai swasembada pangan. Artinya kita harus menjaga lahan-lahan sawah kita, tapi kita juga ingin membangun industri dan hilirisasi yang semakin maju dan pesat perkembangannya,” imbuhnya.

Terkait data dan informasi geospasial yang terintegrasi, Menko AHY mengatakan bahwa informasi tersebut harus user oriented. Alhasil, informasi geospasial akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada para pengguna.

Peran Informasi Geospasial

Data dan Informasi Geospasial (IG) yang terintegrasi memiliki peranan penting untuk memperkuat perencanaan pembangunan nasional. Informasi geospasial juga harus bisa bersifat hijau, harus responsif terhadap perkembangan yang ada, termasuk tantangan perubahan iklim, kebutuhan dan orientasi pembangunan serta aspirasi masyarakat kita.

“Mari kita dorong integrasi informasi geospasial dalam seluruh siklus kebijakan pembangunan baik dari perencanaannya, pelaksanaan di lapangan, pengawasan, evaluasi. Mari kita membangun sistem koordinasi dan interoperabilitas lintas sektor dan juga lintas pemerintahan. Ini agar semakin efisien,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Muh Aris Marfai menekankan pentingnya data dan Informasi Geospasial (IG) yang terintegrasi untuk memperkuat perencanaan pembangunan nasional. “Peta bukan sekadar alat visualisasi, tetapi fondasi kolaborasi lintas sektor untuk mendukung Kebijakan Satu Peta dan Satu Data Indonesia. Ekosistem geospasial yang kuat akan mendorong tata kelola pembangunan yang berbasis bukti dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Prof Rachmat Pambudy menjelaskan, pemanfaatan data geospasial dalam pembangunan nasional memainkan peran krusial dalam mengakselerasi perizinan investasi, meningkatkan efektifitas bantuan sosial dan mendorong perekonomian daerah. Hingga tiga tahun ke depan, Badan Informasi Geospasial ditugaskan untuk menyelesaikan peta dasar 1:5000 yang didukung pendanaan rupiah murni dan juga Bank Dunia.

“Peta dasar menjadi data dasar yang digunakan untuk berbagai hal, terutama dalam penyusunan rencana detail tata ruang untuk perizinan lokasi berbasis Online System Submission dan sistem tersebut akan mempercepat proses perizinan,” paparnya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menambahkan, transformasi digital dan informasi geospasial adalah dua sisi dari peta yang sama, satu memandu arah, satu menyiapkan jalannya. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • lahan IKN

    Pembahasan RUU IKN Diminta Tidak Abaikan Aspek Konstitusi

    • calendar_month Jum, 24 Des 2021
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembahasan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) mulai berproses di legislatif. Panitia kerja (Panja) RUU IKN sudah terbentuk dan bersepakat untuk membawa pembahasan RUU tersebut ke tingkat tim perumus (timus) pada awal Januari 2022 nanti. Namun, pembahasannya diminta tidak mengabaikan aspek-aspek konstitusi. Ketua Masyarakat Konstitusi Indonesia (MKI) Muhammad Joni mengingatkan DPR-RI bahwa […]

  • pembatalan UU Tapera

    Pemerintah Gelontorkan Rp 3,7 Triliun Insentif Fiskal Sektor Perumahan

    • calendar_month Jum, 1 Des 2023
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menganggarkan Rp 3,7 triliun insentif fiskal di sektor perumahan untuk tahun 2023 dan 2024. Antara lain untuk program rumah komersial, rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan rumah bagi masyarakat miskin. Terobosan fiskal tersebut bertujuan menopang pertumbuhan ekonomi nasional melalui intervensi pada sektor strategis yang mempunyai efek pengganda yang besar bagi perekonomian. “Pemerintah […]

  • Summarecon Expo 2024

    Saatnya Hunting Properti di Summarecon Expo 2024

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Memasuki usia ke-49 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menyelenggarakan event pameran properti tahunan, Summarecon Expo 2024 bertajuk ‘9 Cities to Explore in 1 Expo’. Pameran properti selama 10 hari dari 22 November hingga 1 Desember 2024 di Gafoy Summarecon Mall Kelapa Gading, ini menghadirkan produk properti unggulan Summarecon dengan beragam benefit serta […]

  • mafia tanah

    AHY Ungkap Mafia Tanah di Jawa Tengah, Kerugian Negara Rp3,4 Triliun

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membongkar praktik mafia tanah yang terjadi di Kabupaten Grobogan dan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Pengungkapan tindak kejahatan itu berhasil menyelamatkan objek tanah seluas 82,66 hektare serta potensi kerugian negara dan masyarakat senilai Rp3,42 triliun. “Negara merugi. Padahal kita sangat membutuhkan investasi. Mafia tanah membelenggu potensi […]

  • Pertanahan

    Pemerintah Berupaya Minimalisir Sengketa dan Konflik Pertanahan

    • calendar_month Sen, 28 Mar 2022
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berupaya meminimalisir sengketa dan konflik pertanahan. Upaya tersebut dilakukan karena sengketa dan konflik pertanahan dapat merugikan banyak pihak mulai dari masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah. Salah satu kerugiannya karena dapat menimbulkan biaya tidak terduga dalam proses penyelesaiannya. Untuk itu, dibutuhkan pencegahan dan penyelesaian konflik yang […]

  • Sektor Ritel Tulang Punggung Perekonomian Jakarta

    Sektor Ritel Tulang Punggung Perekonomian Jakarta

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor perdagangan besar dan eceran (ritel) memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kontribusi sektor tersebut mencapai 18,14% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta. “Sektor perdagangan besar dan eceran tetap menjadi tulang punggung dengan kontribusi 18,14 % terhadap PDRB Jakarta. Sektor ini tidak hanya berperan signifikan dalam […]

Translate »
expand_less