Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menko Airlangga: Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh 5,4 Persen

Menko Airlangga: Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh 5,4 Persen

  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah menargetkan  pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 5,4% pada tahun 2026 yang didukung oleh penguatan sektor riil, paket kebijakan ekonomi, serta 8 program prioritas nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, fokus utama diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang diharapkan mampu menciptakan jutaan lapangan kerja baru setiap tahunnya.

“Saya rasa di tengah ketidakpastian global yang berasal dari perlambatan ekonomi dan peningkatan tensi geopolitik, ekonomi Indonesia tetap resilien dengan tingkat risiko resesi relatif rendah, berdasarkan Bloomberg, dibandingkan dengan AS, China, dan Jepang,” ujar Menko Airlangga di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.

Menko Airlangga menyampaikan bahwa selama tujuh tahun terakhir, Indonesia secara konsisten mencatatkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5%, yang mencerminkan akumulasi pertumbuhan ekonomi nasional hingga sekitar 35%. Stabilitas makroekonomi tetap terjaga dengan inflasi Desember 2025 berada pada level 2,92%.

Kinerja pasar keuangan menunjukkan tren positif dengan indeks saham yang terus mencetak rekor, nilai tukar rupiah yang relatif stabil, serta aktivitas sektor riil yang tetap ekspansif, tercermin dari PMI manufaktur sebesar 51,2 dan indeks kepercayaan konsumen yang meningkat ke level 123,5. Posisi eksternal Indonesia juga tetap solid, ditopang surplus neraca perdagangan serta cadangan devisa yang mencapai USD 156,1 miliar.

Dari sisi pembiayaan dan investasi, pertumbuhan kredit perbankan tetap terjaga mendekati 8%, sementara realisasi penanaman modal asing (FDI) menunjukkan tren peningkatan. Kondisi tersebut mencerminkan kepercayaan global terhadap stabilitas ekonomi Indonesia dan prospek pertumbuhan jangka panjang.

Menko Airlangga Siapkan Paket Stimulus 

Menko Airlangga menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap menjadi instrumen kebijakan yang kredibel dan bertanggung jawab. Defisit APBN 2025 dijaga di bawah 3%, dengan rasio utang yang tetap terkendali. Pemerintah juga telah menyiapkan paket stimulus ekonomi sepanjang 2025 dengan nilai total Rp110,7 triliun untuk menjaga daya beli masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, APBN juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program pendidikan, perlindungan sosial, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja. Pemerintah menyiapkan berbagai program peningkatan produktivitas, termasuk program magang bagi lulusan baru, pelatihan tenaga kerja, serta fasilitasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri di sektor-sektor strategis.

Di tengah percepatan transformasi digital, Indonesia juga terus mendorong penguatan ekonomi digital kawasan melalui inisiatif ASEAN Digital Economy Framework Agreement. Pemerintah memperluas sistem pembayaran digital QRIS secara regional dan internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusi keuangan dan literasi digital masyarakat.

Selain itu, Pemerintah juga terus memperbaiki iklim investasi melalui penyederhanaan regulasi dan percepatan pelaksanaan program strategis nasional. Sejumlah sektor padat karya, seperti industri tekstil, elektronik, dan manufaktur berorientasi ekspor, menjadi perhatian utama untuk menjaga daya saing dan melindungi jutaan tenaga kerja nasional di tengah dinamika perdagangan global. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenperin Percepat Pengembangan Eco Industrial Park

    Kemenperin Percepat Pengembangan Eco Industrial Park

    • calendar_month Rabu, 14 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bekerja sama dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) dan Swiss State Secretariat for Economic Affairs (SECO) membentuk Global Eco Industrial Parks Programme – Indonesia Country Level Intervention Project (GEIPP-lndonesia). Kerja sama ini bertujuan mempercepat pengembangan kawasan industri berwawasan lingkungan (eco industrial park). “Kemenperin terus berupaya melakukan peningkatan keberadaan kawasan industri, […]

  • Diskusi Forwapera membahas rumah subsidi tahun 2025

    BP Tapera Ubah Skema Komposisi KPR Rumah Subsidi

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan mengubah komposisi KPR rumah subsidi pada tahun 2025 dari semula 75:25 (kombinasi antara pendanaan APBN dan perbankan) menjadi 50:50. Perubahan komposisi tersebut diharapkan dapat menambah dukungan pendanaan dari semula 220 ribu unit menjadi 330 ribu unit rumah subsidi sehingga Program 3 Juta Rumah tahun 2025 […]

  • Skema Sewa-Beli Masih Digodok, Ini Kendalanya!

    Skema Sewa-Beli Masih Digodok, Ini Kendalanya!

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga kini masih menggodok skema pembiayaan sewa-beli atau rent to own (RTO). Pembahasannya masih terkendala sejumlah persoalan, salah satunya menyangkut siapa agregator atau entitas “penjamin” dari aset hunian yang disewa-belikan. Agregator akan bertindak sebagai pihak yang memiliki aset dan menghubungkan penyewa kepada lembaga keuangan yang memiliki […]

  • Tantangan Properti Komersial Tak Hanya 2 Hal Ini

    Tantangan Properti Komersial Tak Hanya 2 Hal Ini

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Tantangan yang dihadapi para pengembang di sektor properti komersial tak hanya terkait desain atau lokasi. Pengelolaan proyek di lapangan menjadi tantangan lainnya seiring dengan terus berkembangnya sektor properti komersial. “Saat ini, proyek tidak lagi dinilai hanya dari segi kualitas desain atau lokasi. Proyek semakin dinilai dari seberapa baik pelaksanaannya, tepat waktu, sesuai anggaran, […]

  • Efek Konflik Timur Tengah Bisa Bikin Properti Lesu

    Waspada! Konflik Timur Tengah Bisa Bikin Properti Lesu

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Konflik di kawasan Timur Tengah yang telah berlangsung hampir dua bulan ini dapat memicu gejolak di berbagai lini perekonomian, termasuk sektor properti. Research Services Colliers Indonesia Ferry Salanto menyebut, konflik Timur Tengah yang masih berlangsung tanpa kepastian akhir belum berdampak langsung pada pasar properti nasional. “Sementara ini, kita lihat bahwa memang dampak itu […]

  • KEK katalis ekonomi baru

    KEK Jadi Katalis Pertumbuhan Ekonomi Baru

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) diharapkan berperan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi baru. Salah satu kebijakan strategis pemerintah ini berfungsi mendorong transformasi ekonomi nasional. “Pemerintah memberikan perhatian besar terhadap peran KEK dalam mendukung penguatan ekonomi nasional. Setiap Kementerian/Lembaga diharapkan berperan aktif dalam meningkatkan potensi investasi yang masuk ke KEK, melalui upaya percepatan pembangunan infrastruktur wilayah, […]

Translate »
expand_less