Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kinerja Stabil, MTLA Siapkan Proyek Hotel di Tomohon

Kinerja Stabil, MTLA Siapkan Proyek Hotel di Tomohon

  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – PT Metropolitan Land Tbk (kode emiten; MTLA) atau Metland mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tahun 2026 untuk melaporkan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, Selasa (26/5).

RUPST mencakup lima agenda, yaitu persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025, penetapan penggunaan laba bersih Perseroan, penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2026, penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi, serta pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan 2026-2031.

Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025 diterima dan disahkan dalam RUPST. Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan juga memperoleh pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2025.

Sepanjang tahun buku 2025, Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,78 triliun dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp412,93 miliar.

“Perseroan tetap mampu menjaga fundamental usaha yang sehat dengan kinerja yang stabil, melalui kontribusi recurring revenue dan strategi pengembangan proyek yang selektif,” ujar Anhar Sudradjat, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk.

Dalam agenda penggunaan laba bersih, RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar sekitar 18% dari laba bersih Perseroan atau sebesar Rp9,70 per lembar saham kepada 7.655.126.330 pemegang saham. Perseroan juga menyisihkan dana cadangan sebesar Rp1 miliar dan sisanya dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha MTLA.

Metland melakukan perubahan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi, yang meliputi penambahan Lanny Bambang sebagai Komisaris Independen Perseroan, seiring berakhirnya masa jabatan Leland G. Rompas yang memasuki masa pensiun, serta pengunduran diri Santoso dari jabatan Direktur Perseroan.

Dengan demikian susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan 2026 – 2031 adalah sebagai berikut:

Direksi

Presiden Direktur       : Anhar Sudradjat

Direktur                         : Olivia Surodjo

Direktur                         : Wahyu Sulistio

Direktur                         : Andi Surya Kurnia

 

Dewan Komisaris:

Presiden Komisaris             : Junita Ciputra

Komisaris                               : Iwan Putra Brasali

Komisaris                               : Nanda Widya

Komisaris Independen       : Thomas Johannes Angfendy

Komisaris Independen       : Lanny Bambang

 

Pengembangan Proyek

Menopang kinerja di tahun 2026, MTLA terus melanjutkan ekspansi pada lini bisnis hotel melalui pengembangan Metland Marron Hotel di Tomohon, Sulawesi Utara, yang direncanakan mulai beroperasi pada semester II tahun 2026. Selain itu, Metland juga telah melakukan topping off Metland Smara Hotel Bekasi pada Januari lalu sebagai penanda selesainya struktur utama hotel bintang empat bisnis (city hotel) yang dilengkapi restoran rooftop dengan pemandangan Kota Bekasi.

Di pengembangan proyek residensial, Perseroan terus melanjutkan pengembangan dan pemasaran proyek residensial melalui peluncuran produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini seperti cluster Neora di Metland Menteng, cluster Kertanata di Metland Kertajati dan cluster Brassia Garden di Metland Cikarang.

MTLA juga melanjutkan pemasaran sejumlah produk unggulan lainnya, di antaranya cluster Walden di Metland Transyogi serta cluster Barcelona Cove, cluster South Tresor phase 2 di Metland Cyber Puri dan Havana Breeze di Metland Cibitung.

Di sektor komersial, Metland telah mengoperasikan G’AVEnue pada 13 Februari 2026, area terbaru di Grand Metropolitan Bekasi yang mengusung konsep semi outdoor dengan dominasi tenant food & beverage guna melengkapi kebutuhan gaya hidup dan destinasi kuliner masyarakat Bekasi dan sekitarnya.

Perseroan terus melakukan inovasi serta strategi pemasaran digital untuk mendukung pertumbuhan penjualan dan menjaga daya beli masyarakat. Tahun 2026 MTLA menargetkan marketing sales yang terdiri dari presales dan recurring revenue hampir sebesar Rp2 triliun.

“Hingga April 2026, Perseroan membukukan marketing sales sebesar Rp677 miliar, dengan kontribusi sekitar 73% berasal dari pre sales dan sekitar 27% dari recurring revenue,” tutup Anhar Sudradjat. (MRI)

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengembang Rumah Subsidi di Sumsel Tunggu Kepastian PBG

    Pengembang Rumah Subsidi di Sumsel Tunggu Kepastian PBG

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Realisasi pembangunan rumah subsidi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sangat bergantung kepada kepastian perizinan terutama Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagai pengganti syarat Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hingga kini, pengembang masih menunggu kepastian terbitnya PBG. Pada 2021, Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Sumsel berhasil merealisasikan pembangunan rumah subsidi sekitar 11.000 unit, dari […]

  • Tol Serang-Panimbang Beroperasi Tahun 2024

    Tol Serang-Panimbang Beroperasi Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merampungkan pembangunan infrastruktur Tol Serang-Panimbang sepanjang 83,67 km. Ruas tol ini diproyeksikan segera beroperasi pada tahun 2024 mendatang Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan tol untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan. “Akses jalan yang semakin baik akan menunjang […]

  • Menteri PUPR: Rumah Subsidi Berkualitas Harga Mati!

    Menteri PUPR: Rumah Subsidi Berkualitas Harga Mati!

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan pentingnya pembangunan rumah subsidi yang berkualitas. Hal ini karena adanya anggaran negara yang mengucur untuk program pembangunan rumah khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). ”Pemerintah tidak hanya memperhatikan kuantitas hunian saja, melainkan kualitas bangunan juga menjadi perhatian serius,” terang Menteri Basuki dalam Pencanangan Gerakan […]

  • Permintaan Lahan Industri Diprediksi Lebih Baik di 2023

    Permintaan Lahan Industri Diprediksi Lebih Baik di 2023

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Permintaan lahan industri dan pergudangan di tahun 2023 diperkirakan sedikit lebih baik dibandingkan tahun 2022. Permintaan tertinggi diperkirakan berasal dari industri teknologi tinggi seperti pusat data, serta industri otomotif khususnya kendaraan listrik. Arief Rahardjo, Director of Strategic Consulting dari Cushman & Wakefield Indonesia mengatakan industri teknologi tinggi seperti pusat data, dan otomotif (industri […]

  • Perlu Dikaji Ulang, REI Desak Penundaan Kenaikan Tarif PBB

    Perlu Dikaji Ulang, REI Desak Penundaan Kenaikan Tarif PBB

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) pada 5 Januari 2024. Meski ditujukan untuk mengharmonisasi pengelolaan desentralisasi fiskal pusat dan daerah, namun aturan ini dinilai akan menambah beban ekonomi masyarakat yang sedang dalam proses pemulihan pasca pandemi Covid-19. Ketua Umum DPP […]

  • Berdasarkan data Bank Indonesia, penyaluran kredit properti tumbuh 8% sepanjang Agustus 2024 secara year on year (yoy).

    BI: Agustus, Kredit Properti Tumbuh 8 Persen

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat sepanjang Agustus 2024, penyaluran kredit perbankan tumbuh positif sebesar 10% menjadi Rp7.441,9 triliun atau lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 11,7%  year-on-year (yoy). Khusus kredit properti, pertumbuhannya sebesar 8,0% pada Agustus 2024 (yoy). “Penyaluran kredit properti tumbuh sebesar 8,0% (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya, terutama […]

Translate »
expand_less