Ratusan Warga Bandung Ikut Program Operasi Katarak Gratis Summarecon
- calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
- print Cetak

Summarecon Bandung menyelenggarakan Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis bagi warga Bandung (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Rasa bahagia begitu membuncah dalam sanubari Yayah. Perempuan berusia 60 tahun yang kesehariannya berprofesi sebagai pengepul gelas plastik berusia 60 tahun itu hampir saja kehilangan penglihatan akibat penyakit katarak. Kini Yayah tersenyum bahagia karena bisa melihat secara jelas setelah menjalani operasi katarak gratis sebagai rangkaian perayaan HUT ke-50 PT Summarecon Agung Tbk.
“Saya sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya operasi katarak gratis. Saya sudah bisa melihat lagi dengan jelas dan bisa kembali bekerja mencari nafkah,” tutur Yayah, peserta Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis yang diselenggarakan atas kolaborasi Summarecon Bandung bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, serta RS Murni Teguh Naripan Bandung.
Melanjutkan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) kembali menggelar program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-50 Summarecon. Setelah sukses diselenggarakan di Tangerang dan Bogor, program sosial ini kini memasuki pelaksanaan ketiga dengan menyambangi Kota Bandung, sekaligus menjadi rangkaian terakhir pelaksanaan kegiatan bakti sosial tersebut.
Pelaksanaan operasi berlangsung pada 30 Mei 2026 di RS Murni Teguh Naripan Bandung, dengan dukungan dokter spesialis mata dan tenaga medis berpengalaman. Selain tindakan operasi, program ini juga mencakup pendampingan pascaoperasi berupa pemberian obat serta observasi lanjutan pada H+1 untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan memastikan seluruh pasien memperoleh penanganan kesehatan yang komprehensif hingga penglihatannya pulih secara maksimal.
Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Hindarko Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. “Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen Summarecon untuk berbagi manfaat kepada masyarakat luas. Kami percaya bahwa penglihatan yang sehat merupakan kunci untuk menjalani kehidupan secara optimal,” ucap HIndarko Hasan, dalam keterangan persnya, yang dikutip Rabu, 3 Juni 2026.
Hindarko menjelaskan, melalui program ini diharapkan pasien dapat kembali melihat dengan jelas dan memperoleh kualitas hidup yang lebih baik. “Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia beserta relawan, RS Murni Teguh Naripan Bandung, Pemerintah Kota Bandung, tenaga medis, dan seluruh mitra yang telah berkolaborasi memberikan akses kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat,” ucapnya.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini terlihat dari 244 pendaftar yang berasal dari Kota dan Kabupaten Bandung, serta sejumlah wilayah lain seperti Bekasi, Subang, Garut, Tasikmalaya, hingga Majalengka.
Berdasarkan hasil screening kesehatan yang dilaksanakan pada 23 Mei 2026 di Balerea, Plaza Summarecon Bandung, sebanyak 104 pasien dinyatakan layak menjalani tindakan, terdiri dari 102 pasien katarak dan 2 pasien pterigium, yakni kondisi pertumbuhan jaringan konjungtiva yang menjalar ke kornea mata.
CSR Operasi Katarak Gratis
Program operasi katarak dipilih sebagai salah satu fokus utama Corporate Social Responsibility (CSR) dalam momentum 50 tahun Summarecon karena memberikan dampak yang luas terhadap kualitas hidup masyarakat. Selain membantu memulihkan kesehatan individu, program ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi keluarga penerima manfaat.

Peserta usai menjalani operasi katarak gratis (Foto: Istimewa)
Program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis dilandasi kepedulian terhadap tingginya angka gangguan penglihatan akibat katarak yang masih dialami masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi dan akses terhadap layanan kesehatan. Kehilangan penglihatan tidak hanya mempengaruhi kondisi kesehatan individu, tetapi juga berdampak pada produktivitas serta kondisi sosial ekonomi keluarga. Melalui program ini, Summarecon berharap dapat membantu mengurangi risiko kebutaan yang sebenarnya dapat dicegah melalui tindakan operasi
katarak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial berkelanjutan Summarecon, yang juga mencakup bedah fasilitas umum, program bedah 500 rumah, pemberian beasiswa, bantuan sarana pendidikan, hingga program Summarecon Mengajar. Melalui berbagai inisiatif tersebut, Summarecon terus memperkuat komitmennya untuk tidak hanya membangun kawasan, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas. (BRN)
Penulis Oki Baren
Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

