Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pasar Jaya Luncurkan Gerakan Bersama Bersih Sampah

Pasar Jaya Luncurkan Gerakan Bersama Bersih Sampah

  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Perumda Pasar Jaya resmi meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER PASAR) sekaligus pengukuhan satuan tugas (satgas) yang akan melakukan berbagai upaya untuk mengurangi timbulan sampah pasar.

Gerakan ini ditujukan untuk mempercepat implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 mengenai pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber. Langkah tersebut sekaligus menjadi antisipasi nyata manajemen dalam menghadapi kebijakan zero open dumping di TPST Bantargebang yang akan membatasi masuknya sampah organik mulai bulan Agustus 2026.

Ketua Satgas GEBER PASAR, yang juga Direktur Properti dan Pemasaran Perumda Pasar Jaya, Raja Malem Tarigan menegaskan gerakan bersama akan fokus pada dua pilar utama yaitu pilah dan kurangi, melalui kegiatan edukasi kepada pedagang pasar agar memisahkan jenis sampah langsung dari sumbernya.

“Satgas ini dibentuk berdasarkan arahan langsung dari Direktur Utama Perumda Pasar Jaya untuk memastikan bahwa ekosistem pasar dapat memahami pemilahan sampah sejak dari sumber,” ungkapnya.

Perumda Pasar Jaya mengimbau semua pihak di lingkungan pasar untuk memisahkan sampah organik dan anorganik agar mempermudah pengolahan sampah, menyiapkan peralatan tong terpilah, mengampanyekan pengurangan plastik sekali pakai guna menekan timbulan volume sampah, serta mendorong perubahan perilaku sadar sampah.

Sebelum peluncuran GEBER PASAR dan pengukuhan satgas, sinergi di lapangan telah dilakukan dengan bergerak cepat guna membenahi fasilitas dasar tong sampah pilah untuk kategori organik, anorganik, B3, dan residu sesuai standar regulasi dari Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026.

Selain itu, terdapat ada titik edukasi pemilahan atau waste care di UPB Pasar Induk, yang diperkuat dengan penyebaran video edukasi pemilahan di setiap unit pasar.

Bukti Komitmen

Peluncuran GEBER PASAR ditandai dengan simbolisasi penempelan alat peraga edukasi, percobaan titik edukasi pilah, aksi bersih, dan sosialisasi kepada pedagang.

“Gerakan ini adalah bukti komitmen Perumda Pasar Jaya dalam menghadapi tantangan sampah di pasar. Peluncuran hari ini merupakan simbol penyemangat untuk melanjutkan upaya edukasi yang sudah berjalan sebelumnya, sehingga aktivitas gerakan ini terus berlanjut hingga permasalahan sampah dapat selesai,” ujar Raja Malem Tarigan.

Sinergi lapangan yang kuat dari satgas, pedagang dan pengunjung sangat penting untuk memastikan gerakan bersama ini berkelanjutan dan memiliki dampak dalam jangka panjang.

“Ini tentu bukan tugas mudah, tetapi kami sudah memulainya. Sehingga pasar-pasar di Jakarta menjadi lebih bersih, sehat, dan siap menghadapi tantangan pengelolaan lingkungan ke depan,” tegasnya. (MRI)

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyelesaian Konflik Agraria Melalui Pendekatan GTRA

    Penyelesaian Konflik Agraria Melalui Pendekatan GTRA

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan penguatan regulasi dan percepatan penyelesaian konflik agraria. Upaya percepatan penyelesaian konflik agraria salah satunya ditangani oeh Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA). “Di GTRA kita melakukan terus menerus dialog dan diskusi dengan semua pihak untuk berkoordinasi, mengumpulkan data informasi, bernegosiasi, dan mediasi. Sehingga, aspirasi dan […]

  • Wapres: Perppu Cipta Kerja Cegah Kekosongan Regulasi

    Wapres: Perppu Cipta Kerja Cegah Kekosongan Regulasi

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2023
    • 0Komentar

    ada Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan bahwa penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja bertujuan mencegah kekosongan regulasi. Hal ini seiring Putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) inkonstitusional bersyarat sehingga harus diperbaiki dalam waktu dua tahun. “Saya kira […]

  • Produksi Semen Tergerus Konstruksi di Triwulan I-2021

    Produksi Semen Tergerus Konstruksi di Triwulan I-2021

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Produksi semen selama triwulan I-2021 sebesar 15,18 juta ton, turun 18,10 persen dibanding triwulan IV-2020, atau turun 2,15 persen (year on year/yoy). Pengadaan semen di dalam negeri sepanjang periode yang sama mencapai 14,87 juta ton. Jumlahnya turun 17,65 persen (quarter to quarter/qtq) dan naik 2,21 persen (yoy). “Penurunan produksi semen juga tercermin pada […]

  • Investasi Properti Syariah

    Mau Investasi Properti Syariah? Lakukan Hal Ini

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Investasi properti syariah dapat menjadi satu pilihan untuk menghasilkan cuan. Sebagai langkah awal untuk investasi properti syariah adalah menentukan lokasi, kemudian memilih lembaga keuangan yang sesuai kebutuhan. “Yang pertama kita harus menemukan lokasi yang cocok. Setelah cocok lokasinya, kemudian mencari lembaga keuangan yang pas untuk membiayai keinginan dia untuk membeli properti tersebut,” jelas […]

  • IKN Nusantara

    Kementerian ATR/BPN Dukung Penuh Perwujudan IKN Nusantara

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai poros pembangunan IKN Nusantara berupaya memastikan kelancaran pada proses pemindahan IKN. Sesuai wewenang yang diamanatkan, Kementerian ATR/BPN telah menyusun Rencana Tata Ruang (RTR), melakukan skema pengadaan tanah, dan mengidentifikasi status kepemilikan tanah pada wilayah terkait. “Secara garis besar, kita telah melakukan identifikasi status kepemilikan […]

  • REI Optimistis Tahun 2023 Rumah Bersubsidi Capai Target

    REI Optimistis Tahun 2023 Rumah Bersubsidi Capai Target

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI)  optimistis realisasi pembangunan rumah bersubsidi di tahun 2023 bakal mencapai target. Optimisme itu karena adanya perubahan regulasi terkait penyediaan rumah khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Optimisme pengembangan rumah bersubsidi karena kami yakin regulasi di tahun depan bakal semakin membaik. Hal ini seiring terbitnya surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian […]

Translate »
expand_less