Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pemerintah Lanjutkan Program PEN di Tahun 2022

Pemerintah Lanjutkan Program PEN di Tahun 2022

  • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah akan melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ke tahun 2022 sesuai desain arsitektur APBN 2022 dengan arah kebijakan fiskal yaitu Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural.

“Sektor kesehatan harus siap siaga. Kita harus siap siagakan rumah sakit, protokol kesehatan harus kita lanjutkan. Kita tentu menjaga resiliensi, survival, akselerasi recovery dan tidak lupa struktural reformasi. Reformasi fiskal juga harus kita jalankan,” kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dalam FGD BIrama Diskusi Ekonomi RI 2022, secara virtual, Rabu, 1 Desember 2021.

Defisit anggaran pada arsitektur APBN 2022 dirancang sebesar 4,85 persen dari PDB sebagai bentuk langkah responsif dan antisipatif serta untuk akselerasi recovery dan reformasi struktural. Target pembangunan pemerintah pada APBN 2022 antara lain menurunkan angka pengangguran ke 5,5-6,3 persen. Sasaran berikutnya yakni menekan laju kemiskinan pada kisaran 8,5-9 persen. Berikutnya, gini rasio 0,376-0,378 dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berkisar 73,41-73,46.

“Anggaran penanganan PEN (tahun 2022) sekitar Rp 414 triliun yang merupakan tagging atas program existing kementerian/lembaga,” ujar Wamenkeu.

Anggaran PEN 2022 ini meliputi bidang kesehatan, perlindungan sosial dan penguatan pemulihan ekonomi. Pada bidang perlindungan sosial, alokasi PEN 2022 untuk Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Prakerja, program jaminan kehilangan pekerjaan dan BLT Desa. Bidang penguatan pemulihan ekonomi membidik berbagai program dan kegiatan yang terkait infrastruktur konektivitas, pariwisata dan ekonomi kreatif. Cakupan bidang ini juga meliputi ketahanan pangan, ICT, kawasan industri, dukungan UMKM/Korporasi/BUMN, investasi pemerintah dan insentif perpajakan.

“Pemerintah akan terus menjaga perekonomian dan menjalankan APBN, serta mendesain APBN semaksimal mungkin bagi kesejahteraan masyarakat dan pemulihan ekonomi kedepan. APBN perlu sehat, masyarakat perlu sehat, dan perekonomian juga harus terus sehat,” jelas Wamenkeu. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Summarecon Awards 2026

    Summarecon Awards 2026, Penghargaan untuk Dedikasi Mitra Kerja

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar Summarecon Awards 2026, event signature yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Kegiatan ini merupakan penghargaan atas dedikasi, kerja keras, dan kolaborasi para mitra dalam mendukung perjalanan bisnis perseroan. “Kami ingin membangun kedekatan yang lebih kuat dengan seluruh pelaku dan pendukung yang telah berkontribusi terhadap pembangunan serta penjualan produk properti […]

  • Airlangga Hartarto, Sri Mulyani Indrawati, dan Basuki Hadimuljono (Foto: Instagram Sri Mulyani)

    Akhirnya, Ini Insentif untuk Sektor Properti!

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memberikan pernyataan bersama dalam Konfrensi Pers mengenai Pemberian Insentif Kendaraan Bermotor dan Perumahan, yang diselenggarakan pada hari senin, 1 maret 2021. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut bahwa sektor perumahan diberi insentif relaksasi pajak pertambahan nilai (PPN) yang ditanggung […]

  • Pertanahan IKN

    Cegah Spekulan, Transaksi Pertanahan di IKN Dibekukan Sementara

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) segera menerbitkan sejumlah aturan teknis pertanahan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Bahkan untuk sementara, untuk mengantisipasi aksi spekulan saat ini pemerintah membekukan semua transaksi pertanahan di Kawasan Inti Pemerintahan. Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil mengatakan sebagai institusi yang berwenang di bidang […]

  • btn jakim 2025

    BTN JAKIM 2025 Sukses Digelar, Diikuti 31.000 Pelari

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perhelatan bergengsi BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2025 sukses digelar Minggu (29/6), yang diikuti oleh 31.000 pelari yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 4.000 pelari untuk Marathon (42,19 kilometer), 13.000 untuk Half Marathon (21,00 kilometer) dan 14.000 untuk 10k (10 kilometer). Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP […]

  • produk dalam negeri

    Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Proyek Infrastruktur Dioptimalkan

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen dalam peningkatan penggunaan berbagai produk dalam negeri. Contohnya, material dan peralatan konstruksi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan bangunan. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya penggunaan komponen produk dalam negeri dalam rangka menjaga roda ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. “Pembangunan infrastruktur yang […]

  • Akad Perdana KPR Tapera BTN Digulirkan di Lampung

    Akad Perdana KPR Tapera BTN Digulirkan di Lampung

    • calendar_month Jumat, 28 Mei 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dan Perum Perumnas merealisasikan akad perdana pembiayaan rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Perumahan Pesawaran Residence Lampung, Kamis (27/5/2021). Akad perdana ini merupakan rangkaian kegiatan pembiayaan perumahan bagi peserta BP Tapera yang ditargetkan bisa mencapai 51.000 unit hingga […]

Translate »
expand_less