Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pemerintah Resmi Tetapkan KEK Tanjung Sauh di Batam

Pemerintah Resmi Tetapkan KEK Tanjung Sauh di Batam

  • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Berlokasi di Pulau Tanjung Sauh, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Presiden Joko Widodo telah menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2024. Memiliki luas 840,67 hektare, KEK Tanjung Sauh dilakukan untuk mempercepat penciptaan lapangan kerja, pengembangan wilayah kota Batam dalam mendukung pengembangan ekonomi wilayah dan ekonomi nasional.

“Dengan pengembangan KEK Tanjung Sauh, diharapkan akan mendorong daya saing Indonesia, sekaligus memberikan dampak signifikan bagi perekonomian wilayah melalui penerimaan investasi mencapai Rp199,6 triliun dan penciptaan lapangan pekerjaan, baik langsung maupun tidak langsung, sebesar 366.087 orang ketika beroperasi penuh selama 30 tahun,” ujar Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 12 Juni 2024.

Edwin menjelaskan bahwa pengembangan kawasan yang berjalan optimal diharapkan akan mampu berkontribusi pada PDRB Kepulauan Riau mencapai Rp166,81 triliun secara kumulatif. KEK ini memiliki komitmen realisasi investasi Rp199,6 triliun dan diharapkan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 366.087 orang hingga 2053.

KEK Tanjung Sauh memiliki rencana bisnis produksi dan pengolahan, pengembangan energi, serta logistik dan distribusi. Di KEK ini akan dikembangkan industri komponen elektronik (PCB, RFID, GPS, CCTV, dan Semikonduktor), serta industri perakitan produk elektronik.

Dari segi pelabuhan, keberadaan pelabuhan di KEK Tanjung Sauh di antara Batam dan Bintan menjadi jembatan penting untuk mobilisasi logistik antara Kepulauan Riau dengan pasar nasional dan dunia internasional. KEK tersebut juga akan berperan sebagai gateway port yang modern, mampu menampung hingga 5 juta TEUS, dan menjadi pusat logistik di wilayah antara Batam dan Bintan.

KEK Tanjung Sauh juga akan menjadi pusat riset dan pengembangan bidang energi, sekaligus menjadi produsen dari energi alternatif, energi terbarukan dan energi primer, yang digadang-gadang akan memenuhi kebutuhan industri dan rumah tangga di Batam-Bintan.

21 KEK

Dengan diterbitkannya PP Nomor 24 Tahun 2024 itu, maka sudah terdapat 21 KEK yang tersebar di seluruh Indonesia, dan telah mencatatkan investasi sebesar Rp187,5 triliun dengan penciptaan tenaga kerja 126.506 orang hingga Maret 2024.

Pengembangan KEK secara umum bertujuan meningkatkan investasi, ekspor, substitusi impor, menciptakan lapangan pekerjaan, membuat model terobosan pengembangan kawasan melalui pengembangan industri dan jasa. Yang disasar adalah industri berdaya saing global, jasa pariwisata bertaraf internasional, jasa pendidikan dan kesehatan, serta ekonomi digital. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • PBG Terkatung-katung, Perizinan Properti Terancam Lockdown

    PBG Terkatung-katung, Perizinan Properti Terancam Lockdown

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelayanan publik terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) masih terkatung-katung sejak Agustus 2021 silam sehingga perizinan properti terancam lockdown. Pemerintah bersama pemangku kepentingan berupaya mengurai permasalahan pelayanan publik di sektor industri properti. “Kami berharap ada solusi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mendorong percepatan penerbitan Peraturan Daerah (Perda) Retribusi PBG. Produk hukum di level daerah […]

  • Alhamdulillah, Akhirnya Hari Ini Sudah Boleh Akad KPR Subsidi

    Alhamdulillah, Akhirnya Hari Ini Sudah Boleh Akad KPR Subsidi

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Setelah melalui pembahasan yang lumayan alot, akhirnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuka keran penyaluran Program Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) yang melengkapi Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP). Sebelumnya, Bank Penyalur KPR FLPP diminta untuk menunda pelaksanaan akad KPR Bersubsidi karena Program SBUM belum terbit. “Kemarin sore, […]

  • PUPR Salurkan Bantuan PSU Rp 2,77 M di Riau

    PUPR Salurkan Bantuan PSU Rp 2,77 M di Riau

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya mendorong pengembang untuk membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah {MBR} melalui penyaluran bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU). Kementerian PUPR mengalokasikan bantuan PSU senilai Rp 2,77 miliar untuk 495 unit rumah subsidi yang tersebar di lima kabupaten/kota di Provinsi Riau. “Kami menyalurkan […]

  • 10 Aturan Feng Shui Menata Dapur, Lahirkan Energi Positif di Rumah

    10 Aturan Feng Shui Menata Dapur, Lahirkan Energi Positif di Rumah

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Tidak hanya sekadar tempat memasak, dapur dalam tradisi feng shui juga disebut-sebut sebagai “jantung rumah” yang menyimpan energi penting bagi kesejahteraan keluarga. Dapur sering dikaitkan dengan wilayah seorang ibu, berbeda dengan sang ayah yang domainnya adalah ruang tamu. Dalam filosofi feng shui, dapur menyimpan energi api yang kuat sehingga harus ditata dengan bijak. […]

  • Pentingnya database perumahan

    Pentingnya Database Perumahan Jadi Refleksi Hapernas 2025

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan – Pemerintah mengakui pentingnya ketersediaan database yang akurat untuk mendukung terciptanya kebijakan program perumahan lebih tepat sasaran. Melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), pemerintah berupaya menyamakan database guna mendukung program perumahan. “Kalau data kita berbeda-beda, keputusan kita juga berbeda dan akhirnya program salah sasaran. Itulah pentingnya […]

  • Sektor Properti Positif, Bumi Serpong Damai Targetkan Prapenjualan Rp9,50 T

    Sektor Properti Positif, Bumi Serpong Damai Targetkan Prapenjualan Rp9,50 T

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • 0Komentar

    BSD CITY – Sektor properti di tahun 2024 diprediksi masih berada pada jalur yang relatif positif. Optimisme sektor properti ini ditandai dengan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan III 2023 yang bertumbuh sebesar 1,96% (year on year/yoy) atau lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,92%. Pengamat properti, Anton Sitorus menyebutkan, sejumlah strategi hingga […]

Translate »
expand_less