Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pemilu Berlangsung Aman, Ketua Umum REI Sambut Positif

Pemilu Berlangsung Aman, Ketua Umum REI Sambut Positif

  • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka unggul dalam perhitungan cepat (quick count) yang diumumkan sejumlah lembaga survei. Meski tetap menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun kemenangan tersebut direspons positif oleh para pengusaha properti.

Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto mengatakan kemenangan Prabowo-Gibran dalam perhitungan cepat memastikan adanya kesinambungan program pemulihan ekonomi yang telah dicapai selama tahun 2023. Program pemulihan ekonomi perlu terus dilanjutkan untuk memenuhi pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yang diproyeksikan sebesar 5%.

“Kami tentu mensyukuri pemilu kali ini berjalan dengan lancar, aman dan damai. Terkait hasil quick count yang memenangkan Prabowo-Gibran dengan selisih yang cukup besar, hal itu membawa optimisme, kepastian dan kepercayaan kepada para pelaku usaha untuk tetap melanjutkan investasinya,” ujar Joko Suranto saat dihubungi Industriproperti, Senin (19/2).

Founder & CEO Buana Kassiti Group itu menambahkan aktivitas bisnis yang kembali berjalan pasca pemilu diharapkan mampu menumbuhkan gairah pasar properti serta memacu daya beli masyarakat untuk membeli rumah.

Asosiasi perusahaan properti tertua, terbesar dan paling dipercaya oleh pemerintah itu berharap pemerintah saat ini dan pemerintah mendatang dapat terus mendorong berkembangnya investasi berbasis padat karya seperti sektor properti karena dapat menimbulkan efek berganda (multiplier effect) yang luas, dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat.

“Sektor properti ini adalah industri padat karya yang melibatkan banyak tenaga kerja, sehingga pantas sekali dijadikan prioritas oleh pemerintah. Terlebih, sektor properti selama ini sudah membuktikan diri mampu berkontribusi besar secara terus-menerus terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi nasional, serta teruji meningkatkan pendapatan asli daerah,” jelas Joko Suranto.

Diingatkannya, salah satu indikator kesejahteraan rakyat adalah akses terhadap perumahan yang layak huni termasuk kondisi lingkungan perumahan yang sehat. Pemenuhan rumah layak huni dan lingkungan sehat juga menjadi cara efektif untuk mengatasi gangguan pertumbuhan pada anak (stunting) sesuai visi-misi Prabowo-Gibran.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan rumah tidak layak dan lingkungan kumuh menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap 75% kasus stunting di Indonesia. Dimana sekitar 57,9% anak Indonesia tinggal di rumah yang tidak layak huni. Keterbatasan sanitasi dan air bersih sering kali menyebabkan anak sakit, sehingga berat badan anak mengalami penurunan.

“Dengan fokus pada pemenuhan rumah layak huni, penataan lingkungan sehat, serta penyediaan sanitasi dan air bersih yang cukup bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan efektif menekan kasus stunting di Indonesia. Upaya ini semakin memperlihatkan kehadiran pemerintah dalam mencapai kesejahteraan rakyatnya,” sebut Joko Suranto.

Sementara itu, terkait keberlanjutan Program Sejuta Rumah (PSR) yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2015 lalu, REI akan mendorong program tersebut tetap berlanjut bahkan diperkuat. Terlebih, Prabowo-Gibran sudah mengumumkan langsung rencana pembangunan 3 juta rumah per tahun mulai tahun kedua pemerintahan mereka.

Joko Suranto menilai PSR adalah program mulia Jokowi sebagai bentuk perhatian terhadap penyediaan perumahan bagi MBR. Meski terbukti berpengaruh positif pada pemenuhan perumahan nasional, namun diakui pelaksanaan PSR masih kurang optimal. Salah satunya karena tidak dijalankan oleh satu kementerian khusus yang fokus bekerja mengurusi persoalan perumahan. Dampaknya, kebijakan perumahan sering berubah-ubah sehingga memengaruhi capaian pembangunan. Capaian sejuta rumah juga tidak signifikan mengatasi angka kekurangan (backlog) perumahan.

Seperti diketahui, angka backlog perumahan selama satu dekade terakhir tidak banyak menurun. Data Susenas dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan angka backlog rumah di 2010 sebanyak 13,5 juta unit, tetapi di 2020 masih mencapai 12,7 juta unit.

Artinya, angka backlog hanya turun di bawah 10%. Padahal, kata Joko Suranto, setiap tahun kebutuhan rumah terus bertumbuh sebanyak 800 ribu unit, sedangkan daya bangun pengembang hanya 450 ribu unit dengan rincian 250 ribu unit rumah subsidi, dan 200 ribu unit rumah komersial (non-subsidi).

“Selama ini, pembangunan sejuta rumah kurang fokus untuk mengurangi angka backlog. Salah satunya karena peningkatan kualitas rumah masyarakat seperti bedah rumah)termasuk rumah bantuan sosial atau corporate social responsibility (CSR) juga masuk dalam data realisasi Program Sejuta Rumah. Padahal itu tidak banyak menurunkan backlog,” tegasnya.

Banyak persoalan PSR yang harus dibenahi secara komprehensif oleh pemerintah mendatang dari mulai perencanaan, pengelolaan, pembuatan kebijakan hingga insentif pembiayaan untuk mencapai realisasi sejuta rumah yang lebih optimal, ungkap pria kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, 55 tahun lalu tersebut.

Solusi Propertinomic

REI menawarkan paradigma propertinomic untuk menuntaskan berbagai masalah di sektor perumahan termasuk penguatan Program Sejuta Rumah.

“Kami sudah sampaikan tentang propertinomic ini langsung kepada Pak Prabowo dan Mas Gibran sebagai upaya menjadikan sektor properti sebagai sebuah kekuatan baru yang dapat diandalkan untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap Joko Suranto.

Dijelaskan, sektor properti merupakan sektor padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja dan menjadi tulang punggung (backbone) bagi hampir 185 industri terkait di sektor riil dan manufaktur. Menurutnya, pembangunan 3 juta rumah per tahun yang ditargetkan Prabowo-Gibran dipastikan akan membuat ‘panas” roda aktivitas185 industri terkait tadi, sehingga akan meningkatkan daya beli dan menumbuhkan efek berganda bagi ekonomi nasional.

“Inilah mengapa propertinomic disebut sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Propertinomic berfokus kepada empat pilar. Pertama, penguatan institusi atau kelembagaan yang bermuara kepada perlunya pembentukan kementerian khusus perumahan dan perkotaan. Kedua, kebijakan yang fokus, mengingat selama ini sektor properti termasuk perumahan diurusi oleh enam kementerian/lembaga yang terpisah. Akibatnya, satu kebijakan dengan kebijakan lain tidak sinkron karena berbeda-beda.

“Fungsi kementerian khusus yang fokus adalah sebagai integrator kebijakan sehingga dapat terkelola dengan baik dan tercipta orkestrasi kebijakan yang harmonis karena merangkul semua pihak,” sebutnya.

Ketiga, memaksimalkan anggaran pembiayaan perumahan yang saat ini hanya 0,4% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dan keempat, menjadikan sektor perumahan sebagai Program Strategis Nasional (PSN). Penetapan PSN akan mempercepat pelaksanaan pembangunan (pasokan) perumahan nasional.

“Kami yakin bahwa proposal propertinomic ini akan mampu mengatasi hambatan pembangunan perumahan termasuk dalam upaya memperkuat PSR. Intinya, tidak akan ada hasil yang berbeda jika instrumen dan pola yang dikerjakan tetap sama. Oleh karena itu, dengan propertinomic akan mengubah paradigma kita dalam mengelola sektor properti terutama perumahan secara menyeluruh,” pungkasnya. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pasar mebel

    Jokowi Beberkan 2 Jurus Jitu Tingkatkan Industri Mebel Indonesia

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan industri mebel Indonesia seharusnya dapat lebih bersaing di pasar dunia. Salah satu cara meningkatkan daya saing adalah pelaku industri mebel di dalam negeri dapat membuka diri untuk bekerja sama dengan pengusaha mebel dari luar negeri. “Harus terbuka mau berpartner dengan industri, perusahaan-perusahaan mebel dari luar, entah dari Eropa, […]

  • Perbankan Diminta Pangkas Bunga Konstruksi Properti Hijau

    Perbankan Diminta Pangkas Bunga Konstruksi Properti Hijau

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta –  Kebijakan relaksasi Loan to Value (LTV) pada Kredit Pemilikan Rumah (KPR) properti hijau hendaknya turut diikuti dengan dukungan pembiayaan konstruksi untuk para pengembang yang membangun properti hijau. “Perbankan dapat mendukung pengembang dengan mengurangi bunga konstruksi pada pembangunan properti hijau,” terang Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Bidang […]

  • Nadiem Makarim Resmikan Monash University Indonesia di BSD City

    Nadiem Makarim Resmikan Monash University Indonesia di BSD City

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sinar Mas Land melalui BSD City terus mendorong upaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Hal ini diwujudkan dengan partisipasi BSD City menjadi tuan rumah bagi Monash University sebagai perguruan tinggi luar negeri pertama di Indonesia. Peresmian kampus Monash University berlangsung di Green Office Park (GOP) 9, kawasan BSD Green Office Park BSD City […]

  • Pertamina Target Turunkan Emisi Karbon 34 Ribu Ton per Tahun

    Pertamina Target Turunkan Emisi Karbon 34 Ribu Ton per Tahun

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Pertamina New Renewable Energy (PNRE) Subholding berupaya menurunkan emisi karbon. Salah satunya melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Green Energy Station (GES) di sejumlah wilayah di Indonesia. Saat ini PLTS telah terpasang di 76 titik GES yang berlokasi di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara dan akan diperluas hingga 5 ribu titik. […]

  • bencana Sumatera

    Prabowo Bentuk Satgas Rehabilitasi Bencana Sumatera

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di tiga provinsi terdampak yakni Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ditunjuk menjadi Ketua Satgas dengan wakilnya Richard Tampubolon. “Presiden menunjuk Mendagri Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas serta Wakil Ketua Satgas, Richard Tampubolon. Kemudian […]

  • perusahaan pelat merah

    Pemerintah Percepat Restrukturisasi Perusahaan Pelat Merah

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah mempercepat proses transformasi dan restrukturisasi perusahaan pelat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar lebih sehat, efisien, dan kompetitif. “Tahun ini kita harus menyelesaikan seluruh restrukturisasi BUMN dan diharapkan ini bisa selesai tepat waktu. Dan tidak hanya tepat waktu, tetapi juga secara fundamental selesai,” ujar Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) […]

Translate »
expand_less