Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Penjualan Hunian Positif, Aryana Karawaci Bidik Pasar End-user

Penjualan Hunian Positif, Aryana Karawaci Bidik Pasar End-user

  • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG – Insentif yang diberikan pemerintah untuk sektor properti berupa Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) terbukti sangat membantu penjualan pengembang residensial di 2022. Kondisi tersebut diprediksi menjadi pemacu optimisme dan pengungkit penjualan di tahun ini.

Sianna Sutinah Rustanto, Direktur Utama PT Purinusa Jayakusuma, pengembang Perumahan Aryana Karawaci mengatakan selama dua tahun terakhir selama pandemi, kondisi penjualan rumah di kawasan hunian seluas 26 hektar itu tetap positif, bahkan bertumbuh. Salah satunya didukung adanya insentif PPN DTP.

“Selama pandemi, pemerintah juga tidak tinggal diam. Banyak kemudahan dan stimulus yang diberikan agar pasar residensial tetap berjalan, termasuk PPN DTP yang sudah terbukti membantu penjualan di Aryana Karawaci,” ujar Sianna pada talkshow bertempat di Club House Aryana Karawaci, Sabtu (14/1/2023).

Dia berharap insentif PPN DTP dapat dilanjutkan untuk membantu masyarakat terlebih pembeli pengguna (end-user) memiliki rumah idaman mereka. Selain membantu pemulihan dan mempercepat kebangkitan sektor properti terutama residensial.

Tahun lalu, Aryana Karawaci meluncurkan Cluster Megah Aryana yang menyasar segmen menengah atas dengan harga mulai dari Rp1 miliaran. Dipasarkan mulai Juli 2022, saat ini penjualan sudah mencapai 75% dari total 126 unit. Ditargetkan tahun ini semua unit di cluster tersebut sudah terjual habis.

Cluster lain yang dipasarkan tahun lalu adalah Prima Aryana yang terdiri dari 139 unit dengan harga jual Rp1 miliaran. Saat ini penjualan cluster tersebut sudah sold out (terjual habis). Sementara di 2023, kata Sianna, melihat tingginya minat konsumen, pihakya meluncurkan satu blok terbaru yang diberinama Blok Nusa Amanda.

“Tahun lalu kami mampu menjual sebanyak 300 rumah dan tahun ini kami yakini penjualan akan lebih tinggi dari 2022. Terlebih jika insentif PPN DTP dilanjutkan, tentu akan sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Sianna menyebutkan, tahun ini total ada 335 unit rumah yang sedang dipasarkan pihaknya, yang berfokus di Cluster Megah Aryana dan Blok Nusa Amanda. Aryana Karawaci yang memiliki areal pengembangan 26 hektar terdiri dari 7 cluster dan 1 blok dengan total keseluruhan 1.200 unit rumah.

Menyasar segmen milenial dan pasangan muda, Aryana Karawaci memilih jeli melihat kebutuhan konsumen. Antara lain dengan mengusung konsep rumah sehat. Selain itu, rumah yang dipasarkan sudah siap huni dan tidak perlu direnovasi.

Optimisme juga diungkap Rita Megawati, Project Consultant (Principal LJ Hooker Gading Serpong) yang mengkoordinir penjualan Aryana Karawaci. Menurutnya, sukses penjualan tahun lalu membuat pihaknya yakin kondisi pasar di tahun ini akan lebih baik. Menurutnya, produk hunian yang menyasar end user saat ini akan lebih cepat terjual.

“Yang terpenting kita ikuti apa keinginan konsumen. Contohnya tren work form home, kita respon dengan adanya area untuk bekerja sehingga konsumen tidak perlu bingung lagi,” jelas Rita.

Dia mencontohkan unit rumah di Cluster Megah Aryana misalnya telah menggunakan smartdoor lock. Selain itu, jaringan listrik sudah berada di bawah tanah sehingga lebih tertata rapi. Tersedia juga water treatment plant (WTP) untuk air minum.

Sementara unit terbaru di Blok Nusa Amanda dijual seharga Rp800 jutaan. Rumah dua lantai itu memiliki tiga kamar tidur dan letaknya strategis di bagian depan dan dekat club house. Total ada 28 unit rumah yang dipasarkan. “Lokasi Aryana Karawaci ini cukup potensial karena di kelilingi proyek perumahan milik sejumlah pengembang besar,” ungkap Rita Megawati.

Dari sisi pembiayaan, pengembang Aryana Karawaci sudah bekerjasama dengan beberapa bank, salah satunya Bank Mandiri.

Kawasan Bertumbuh

Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Indradi Wahyudi selaku Consumer Loan Head mengatakan sebagai salah satu penyangga di barat Jakarta, kawasan Tangerang Raya telah menjadi trigger perkembangan properti khususnya residensial.

Kawasan ini memberikan kontribusi besar dalam pembiayaan properti Bank Mandiri. Untuk residensial primer, harga rumah yang diminati di kawasan tersebut berkisar antara Rp800 juta hingga Rp2 miiar.

“Kawasan seperti Karawaci, Gading Serpong dan sekitarnya banyak terdapat pengembang besar dengan proyek berkelas. Salah satunya proyek Aryana Karawaci,” ujar Indradi yang membawahi wilayah Region 3/Jakarta 1 yang meliputi Banten, Jakarta Barat dan Jakarta Utara. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemanfaatan ZNT

    Pemanfaatan Peta ZNT Optimalkan PAD

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemanfaatan peta Zona Nilai Tanah (ZNT) dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemerintah daerah (pemda). Selain itu, pemanfaatan peta ZNT dapat mencegah terjadinya korupsi terhadap PAD. “Sehingga KPK mendapat gambaran yang jelas mengenai peta-peta tersebut yang menghasilkan informasi nilai tanah dan menjadi harapan bersama bahwa informasi nilai tanah dapat mendukung optimalisasi PAD dan […]

  • BTN Bidik Pembiayaan untuk 150 Ribu Rumah Rendah Emisi

    BTN Bidik Pembiayaan untuk 150 Ribu Rumah Rendah Emisi

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • 0Komentar

    BEKASI – Mendukung komitmen Pemerintah untuk mengakselerasi jumlah pasokan rumah layak huni, sehat, dan ramah lingkungan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memacu ketersediaan Rumah Rendah Emisi. Pada 2029, BTN membidik akan membiayai 150.000 Rumah Rendah Emisi. Ketua Satgas Perumahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo mengatakan pihaknya mendukung penuh inisiatif BTN dalam […]

  • Ilustrasi Pusat Data

    Ini Kota dengan Pasar Pusat Data Terbesar, Bagaimana Jakarta?

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Empat Kota di Asia Pasifik, yaitu Singapura, Hong Kong, dan Sydney berada di dalam peringkat 10 besar pasar pusat data di dunia. Kini, pasar pusat data Asia Pasifik terus tumbuh dengan pesat dan akan menjadi kawasan pusat data terbesar di dunia pada dekade mendatang. “Prospek Asia Pasifik sangat positif. Banyak perusahaan multinasional yang […]

  • Penjualan properti residensial mengalami penurunan pada triwulan III 2024 disaat ada kenaikan harga.

    Penjualan Properti Residensial Kontraksi, Harga Melambat Naik, Ini Kata Bank Indonesia

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Indonesia (BI) dalam Survei Harga Properti Residensial (SHPR) memaparkan bahwa harga properti residensial di pasar primer pada triwulan III 2024 tumbuh terbatas. Dalam Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan III 2024 terlihat pertumbuhan sebesar 1,46% (year-on-year/yoy). Angka tersebut lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar 1,76%(yoy). “Pertumbuhan IHPR yang terbatas tersebut […]

  • Diskusi Media 100 Hari Kinerja Kementerian PKP

    100 Hari Kerja Kementerian PKP, Asosiasi Perumahan Tidak Puas

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Pimpinan sejumlah asosiasi perumahan merasa tidak puas atas capaian kinerja 100 hari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Alih-alih membuat gebrakan untuk program perumahan rakyat, kementerian yang baru muncul setelah absen 10 tahun terakhir ini justru memicu sejumlah kegaduhan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto menegaskan, pengembang merupakan pelaku industri […]

  • LSD

    Kebijakan LSD Bukan Kiamat Sektor Properti

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Budi Situmorang mengklaim kebijakan alih fungsi lahan sawah dilindungi (LSD) yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2019 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah bukanlah kiamat bagi sektor properti. “Ini SK-nya (SK  Nomor 1589 Tahun 2021), silakan baca bahwa kami tidak kiamat. Ada […]

Translate »
expand_less