Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ini Dia Penyelemat Sektor Perhotelan yang Dirundung Perlambatan

Ini Dia Penyelemat Sektor Perhotelan yang Dirundung Perlambatan

  • account_circle Sandiyu nuryono
  • calendar_month Kam, 10 Jul 2025

Jakarta – Sektor perhotelan tengah mengalami perlambatan di tengah tahun pertama 2025 akibat sejumlah kendala, seperti kebijakan efisiensi yang ditelurkan Pemerintah awal tahun ini. Pelaku industri perhotelan pun dituntut untuk memutar otak agar roda bisnis tetap berjalan positif.

“Dengan kondisi pemerintah saat ini melakukan efisiensi tentu harus dipikirkan untuk mendiversifikasi pasar supaya pada saat kehilangan satu market ada penggantinya,” ucap Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto dalam Colliers Virtual Media Briefing, Rabu, 9 Juli 2025.

Lebih jauh Ferry menjelaskan, diversifikasi pasar dilakukan agar tidak hanya bergantung pada satu market saja sehingga kinerja hotel akan lebih stabil ke depannya. Saat ini, beberapa kota bisnis, seperti Jakarta, Surabaya dan Medan masih mengandalkan market dari kegiatan pemerintahan. Kebijakan efisiensi dari pemerintah mau tak mau mempengaruhi performa hotel belakangan ini.

“Kita lihat contoh di kota-kota bisnis memang sangat bergantung sekali dengan government market. Begitu ada kebijakan dari pemerintah yang melakukan efisiensi, hotel langsung menjerit. Mereka kepayahan untuk bisa menyeseuaikan dengan kondisi ini,” imbuhnya.

Ditengah kondisi yang tak menguntungkan, para pelaku bisnis perhotelan dapat mencari market baru, seperti memanfaatkan secara maksimal event-event besar yang diadakan, misalnya saat ada konser musik, event olahraga dan lain-lain.

“Kemudian event-event yang ada, terutama tidak harus terjadi di dalam hotel, tapi juga di sekitaran hotel, seperti ada konser musik, event olahraga atau event apapun itu ini juga memberikan satu peluang bagi hotel untuk bisa memanfaatkan ke arah sana,” urainya.

Ditambah lagi, pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta yang berencana memberikan diskon pajak hotel dan resoran. Kemudian, menerapkan strategi marketing baru yang bisa mengikuti tren, terutama untuk menggaet market-market yang belum banyak diolah juga dapat meningkatkan performa bisnis perhotelan.

“Memang rencana ini belum terimplementasi. Jadi masih menunggu, tapi tentu ini memberikan insentif bagi hotelier di tengah kondisi yang lebih sulit ini,” sambung Ferry.

Perkembangan Bisnis Perhotelan Q2 2025

Adapun dalam laporan Perkembangan Sektor Properti Q2 2025 Colliers Indonesia, kamar hotel di kuartal II 2025 tidak ada pasokan baru di Jakarta. Namun, kondisi berbeda terjadi di Bali dengan pasokan kamar hotel terkonsentrasi di Ubud. Namun, performa di Q2 mengalami peningkatan dibandingkan Q1 2025.

Performa sektor perhotelan

Performa sektor perhotelan. (Colliers Indonesia)

Sementara dari sisi tingkat hunian, terjadi peningkatan di Mei 2025, namun Average Daily Rate (ADR) atau Tarif Harian Rata-rata mengalami penurunan. Dalam masa ini, pasar juga tampak lebih sensitif terhadap harga sehingga pelaku bisnis perhotelan sebaiknya melakukan penyesuaian harga untuk mencegah tamu berpaling memilih hotel dengan kelas yang lebih rendah.

“Hotel Jakarta kita lihat juga stoknya masih terbatas. Jadi, semua sektor ini memang ada perlambatan stok. Kalau kita lihat apakah ini positif, kalau kita lihatnya ini positif mengingat memang masih banyak PR (pekerjaan rumah) untuk meningkatkan okupansi atau tingkat penjualan,” pungkasnya. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agung Sedayu Group buka lowongan kerja

    Agung Sedayu Group Buka Lowongan Kerja di PIK2

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Kabupaten Tangerang mengapresiasi komitmen Agung Sedayu Group (ASG), pengembang PIK 2, dalam upaya pembukaan lapangan kerja bagi warga di sekitar kawasan yang dikembangkannya. Penyerapan tenaga kerja oleh pengembang PIK 2 dilakukan melalui Program One Day Recruitment sebagai bagian ASG Expo 2025, di Signature Gallery, CBD PIK 2. “Semoga rekrutmen ini mendatangkan keberkahan buat […]

  • Kadin Puji Fleksibilitas Aturan Baru Hunian Berimbang

    Kadin Puji Fleksibilitas Aturan Baru Hunian Berimbang

    • calendar_month Sel, 16 Mar 2021
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2021 yang didalamnya memuat tentang aturan hunian berimbang. Aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) ini dinilai lebih fleksibel daripada aturan sebelumnya. “Dalam PP Nomor 12/2021 ini sudah terdapat beberapa fleksibilitas untuk pemenuhan ketentuan pembangunan […]

  • Ilustrasi Pasar Perkantoran Asia Pasifik

    Permintaan Ruang Kantor Asia Pasifik Bakal Melonjak di 2022

    • calendar_month Kam, 16 Des 2021
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Laporan terbaru Cushman & Wakefield berjudul “Catch ’22 – Asia Pacific Commercial Real Estate Outlook 2022” menyebutkan, permintaan ruang kantor diperkirakan akan meningkat lebih lanjut menjadi 6,7 juta m2 di kawasan Asia Pasifik. Permintaan ruang kantor kembali meningkat sekitar 7,7 juta m2 pada tahun 2023. “Meskipun penerapan kondisi kerja yang fleksibel kemungkinan akan […]

  • Investor Arab Saudi Minati Proyek Kereta Gantung di Puncak

    Investor Arab Saudi Minati Proyek Kereta Gantung di Puncak

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berkoordinasi dengan lintas kementerian dan lembaga untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur wisata. Termasuk pembangunan kereta gantung atau cable car. Kereta gantung sedang disiapkan di destinasi wisata seperti di Gunung Rinjani (NTB) dan Puncak Bogor (Jawa Barat). Diharapka kereta gantung ini dapat menjadi alternatif transportasi yang ramah lingkungan. […]

  • Pemulihan sektor pariwisata

    Pemulihan Sektor Pariwisata Butuh Intervensi Negara

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor industri pariwisata nasional terimbas ketidakpastian situasi global yang memicu krisis ekonomi dunia. Sebagai bagian dari upaya pemulihan sektor industri pariwisata nasional membutuhkan dukungan negara. “Dalam situasi ini butuh intervensi yang kuat dan konsisten dari Pemerintah. Di tingkat nasional, Pemerintah telah mengalokasikan sekitar Rp 13 triliun dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional tahun ini untuk […]

  • btn jakim 2025

    BTN JAKIM 2025 Sukses Digelar, Diikuti 31.000 Pelari

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perhelatan bergengsi BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2025 sukses digelar Minggu (29/6), yang diikuti oleh 31.000 pelari yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 4.000 pelari untuk Marathon (42,19 kilometer), 13.000 untuk Half Marathon (21,00 kilometer) dan 14.000 untuk 10k (10 kilometer). Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP […]

Translate »
expand_less