Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Penyerapan Insentif PPN DTP 2021 Belum Efektif, REI Usul Ini

Penyerapan Insentif PPN DTP 2021 Belum Efektif, REI Usul Ini

  • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Program insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) bagi sektor properti di tahun 2021 dinilai belum efektif. Pemerintah diharapkan dapat menunjuk satu penanggung jawab guna mengawal penerapan insentif tersebut.

“REI memohon Pemerintah dapat menunjuk satu penanggung jawab lintas kementerian guna mengawal penerapan insentif PPN DTP.  Hal ini supaya tidak terjadi permasalahan di lapangan seperti tahun lalu,” tukas Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI), Paulus Totok Lusida, kepada industriproperti.com, di Jakarta, Senin, 3 Januari 2022.

Sesuai data Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang), tercatat dari 30.062 pengajuan hanya 5.894 konsumen, atau 19,3% yang berhasil mengisi berita acara serah terima (BAST) unit rumah pada aplikasi itu.

Totok mengutarakan, ada sejumlah institusi yang bertugas mengawal penerapan PPN DTP. Mulai dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Keuangan, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Kementerian Dalam Negeri. “Namun dalam implementasinya terjadi sejumlah persoalan karena belum sinkronnya kebijakan baik di pusat dan daerah,” ujar Totok.

Direktur Eksekutif DPP REI, Dani Muttaqin menambahkan, mayoritas pengajuan PPN DTP masih terganjal masalah Perizinan Bangunan Gedung (PBG) sebagai syarat untuk proses dalam aplikasi SiKumbang. Sekadar informasi, PBG merupakan salah satu persyaratan pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Kunci PBG adalah di pemerintah daerah (pemda). Sampai saat ini, belum ada satu pun pemda yang menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Retribusi PBG sebagai pengganti retribusi IMB. Sekarang baru ada keputusan bupati/wali kota di beberapa kabupaten/kota sebagai pengisi aturan di masa transisi,” kata Dani.

Problem di Jakarta

Dani menyampaikan, spesifik di DKI Jakarta, situasinya kian pelik karena Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kecamatan menerbitkan IMB untuk rumah tinggal. Sedangkan aplikasi SiKumbang tidak mengenal IMB kecamatan, harus IMB tingkat provinsi.

“Untuk melegalisasi IMB ke level provinsi juga bukan perkara mudah karena perlu proses dan waktu. Sampai saat ini aplikasi SiKumbang masih menolak surat keterangan dari PTSP,” kata Dani.

Untuk proses legalisasi IMB yang sudah terbit lebih dari 5 tahun, imbuh Dani, SiKumbang mewajibkan legalisasi dari PTSP tingkat kabupaten/kota setempat. “Problemnya lagi, tidak semua PTSP bersedia untuk memproses itu. Alasannya, karena menurut mereka IMB yang sudah terbit itu sudah sah, tidak kadaluarsa, sehingga tidak perlu lagi proses legalisasi,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Event F1 Powerboat, BPODT “Gercep” Kejar Investasi Baru

    Usai Event F1 Powerboat, BPODT “Gercep” Kejar Investasi Baru

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Usai pelaksanaan event tingkat dunia, F1H2O atau F1 Powerboat 2024 di Danau Toba yang berlangsung sukses, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) langsung gerak cepat alias gercep untuk mengejar masuknya investasi baru di kawasan Toba Caldera Resort (TCR). Salah satunya, BPODT telah melakukan penanda-tanganan Letter of Intent/LoI dengan PT Tamara Keiski Sejahtera yang […]

  • hunian hijau

    Pemprov DKI Ajak Pengembang Sediakan Hunian Hijau

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemprov DKI Jakarta mengajak REI DKI Jakarta agar konsisten dalam upaya menyediakan hunian dengan pendekatan properti hijau (green property). “Kami mengajak REI agar konsisten dalam penyediaan hunian, memperhatikan tantangan perubahan iklim dengan mempertahankan lingkungan alami melalui pendekatan properti hijau (green property) dan penyiapan prasarananya melalui pendekatan infrastruktur hijau (green infrastructure). Hal tersebut selaras […]

  • Ketua DPD REI Riau Anton (Foto: Istimewa)

    Kantongi 76 Suara, Anton Pimpin REI Riau

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Pemilihan Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Riau 2021 – 2024 pada Musyawarah Daerah (Musda) XII REI Riau, Selasa, 2 Februari 2021, diikuti oleh dua calon, yakni Musdalil Amri dan Elvi Syofriadi atau biasa disapa Anton. Prosesi pemilihan yang digelar melalui mekanisme pemungutan suara atau voting secara tertutup akhirnya dimenangkan […]

  • industri properti

    Intip Guncangan Pemilu 2024 Terhadap Industri Properti

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Suasana ketidakpastian umumnya akan menghantui para pelaku bisnis, termasuk di industri properti seiring dengan makin dekatnya proses pemilihan umum (Pemilu). Terutama dengan meluasnya berita yang menimbulkan perdebatan di antara partai politik, rencana kebijakan dan komitmen ke depan dari masing-masing calon presiden. Ditambah lagi, kekhawatiran atas ketidakpastian menjelang pemilihan juga dapat berdampak terhadap pasar […]

  • Bank dan Pengembang Manjakan Milenial dengan Beragam Kemudahan

    Bank dan Pengembang Manjakan Milenial dengan Beragam Kemudahan

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Potensi pasar milenial di Tanah Air cukup tinggi. Dari total 275 juta jiwa masyarakat Indonesia, 25% diantaranya adalah usia produktif dengan rentang usia 22 hingga 39 tahun. Sebanyak 15 juta jiwa milenial tersebut berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dengan pendapatan yang bervariatif. Generasi ini memiliki kebiasaan berbeda terutama dari […]

  • Hattrick! Soelaeman jadi Presiden FIABCI Asia Pasifik

    Hattrick! Soelaeman jadi Presiden FIABCI Asia Pasifik

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata, kembali didapuk sebagai Presiden FIABCI Asia Pasifik periode 2020 – 2021 untuk yang ketiga kalinya. Sebelumnya, Soelaeman menjabat Presiden FIABCI Asia Pasifik periode 2018 – 2019 dan 2019 – 2020. “Bagi saya, kepercayaan ini adalah anugerah yang sangat besar. Saya tidak […]

Translate »
expand_less