Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pasokan Terbatas, Permintaan Kawasan Industri Tetap Tinggi

Pasokan Terbatas, Permintaan Kawasan Industri Tetap Tinggi

  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Penyerapan lahan tetap memperlihatkan ketahanan yang kuat, bahkan melampui rata-rata tahunan historis meskipu tidak ada peluncuran pasok baru kawasan industri di kuartal IV 2025. Total transaksi lahan sepanjang 2025 mencapai 311,85 hektare, melampaui rata‑rata tahunan periode 2020-2023, sebesar 213 hektare. Kinerja ini menegaskan bahwa pasar telah kembali pada tren penyerapan yang lebih berkelanjutan, terutama didorong oleh investasi asing berbasis manufaktur.

“Pasar lahan industri Greater Jakarta terus menunjukkan fundamental yang kuat. Penyerapan lahan telah melampaui rata-rata tahunan 2020–2023, bahkan tanpa adanya peluncuran pasokan baru pada tahun ini,” terang Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 19 Februari 2025.

Lebih jauh Ferrry menjelaskan, dalam Laporan Colliers Quarterly Property Market Q4 2025 mengidentifikasi terjadinya pengetatan pasok secara struktural, khususnya di kawasan industri yang sudah matang. Bekasi, yang menjadi hub utama, kini mendekati kapasitas efektif dengan tersisa sekitar 100 hektare. Kelangkaan ini mendorong pergeseran strategis ke koridor-koridor baru seperti Karawang, Purwakarta, dan Subang.

Permintaan Kawasan Industri Tertinggi

Industri berorientasi manufaktur—termasuk otomotif, tekstil, alat berat, dan barang konsumsi—tetap mendominasi permintaan. Selain itu, data center juga muncul sebagai penggerak permintaan signifikan, khususnya di GIIC (Greenland International Industrial Center).

Terkait proyeksi pasar, Ferry Salanto menambahkan, “Berdasarkan permintaan yang terus kuat dan pasokan yang terbatas, kami memproyeksikan harga lahan industri akan mengalami tren kenaikan pada awal 2026 seiring meningkatnya kompetisi terhadap lahan siap bangun.”

Saat ini, harga lahan di Greater Jakarta rata-rata berada pada USD 177,84 per m². Meski volatilitas nilai tukar memengaruhi harga dalam denominasi USD, fundamental pasar secara keseluruhan tetap mendukung pertumbuhan ke depan.

Pada laporan tersebut juga menyoroti perubahan kebijakan penting terkait Electric Vehicles (EV). Dengan insentif fiskal untuk unit impor yang sudah berakhir pada akhir 2025, pemerintah kini mengalihkan fokus pada percepatan manufaktur domestik. Mulai Januari 2026, produsen diwajibkan memenuhi persyaratan produksi lokal yang lebih ketat, yang diperkirakan akan menggeser permintaan penyewa menuju industri perakitan otomotif dan komponen baterai. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • energi bersih

    Konsumsi Listrik Q2 2022 Tumbuh Signifikan

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Keuangan mencatat sepanjang kuartal kedua 2022 masih memperlihatkan laju pemulihan ekonomi secara merata. Tren positif ini ditunjukkan baik dari sisi produksi maupun konsumsi. Bahkan, konsumsi listrik di sektor industri mencatatkan pertumbuhan double digit. “Konsumsi listrik di industri dan bisnis mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, pertumbuhan konsumsi listrik di sektor industri sebesar 16,4 […]

  • Majalah REI

    Majalah REI Edisi Januari 2023

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2023
    • 0Komentar

    Ayo Ciptakan Peluang!   Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Meski dihantam pandemi Covid-19, namun dua tahun terakhir ini sektor pro-perti masih resilience (mampu bertahan dan pulih kembali). Bahkan jika diban-dingkan dengan sektor usaha lain, industri properti nasional relatif lebih baik dan tidak terlalu terpuruk. Terlebih di subsektor residensial khususnya rumah tapak (landed […]

  • Proyek IKN Picu Optimisme Perekonomian Kaltim

    Proyek IKN Picu Optimisme Perekonomian Kaltim

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • 0Komentar

    PemerintaJakarta – Proyek pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Baru di Kabupaten Paser Penajam Utara (PPU), Provinsi Kaltim, membawa secercah harapan baru bagi perekonomian daerah. Sejak berakhirnya booming batu bara, perekonomian di Bumi Etam seolah lumpuh tak berdaya. “Proyek IKN merupakan secercah sinar ditengah kegelapan bagi masyarakat Kaltim. Sudah sejak 2015, atau pasca berakhirnya harga batu […]

  • Menkeu Akui Sistem Perencanaan Anggaran Belum Optimal

    Menkeu Akui Sistem Perencanaan Anggaran Belum Optimal

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui, proses perencanaan penganggaran terkait pembangunan nasional belum berjalan secara optimal. Padahal, telah terbit Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Proses Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional. Beleid tersebut merupakan landasan dan pedoman dalam mendesain proses perencanaan dan penganggaran pembangunan nasional agar lebih efektif, berkualitas, […]

  • Duet CyberAgent dan Viruma Indonesia Bangun Platform Properti Digital

    Duet CyberAgent dan Viruma Indonesia Bangun Platform Properti Digital

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Didirikan sejak 2 tahun lalu, Viruma Indonesia berkembang pesat dan terus meningkatkan inovasi teknologi digitalnya untuk mendukung pemasaran properti di Tanah Air. Bahkan, ke depan Viruma Indonesia akan menyasar properti-properti luar negeri di pasar global yang tidak terbatas. Melihat perkembangan pesat tersebut, CyberAgent Capital, sebuah perusahaan venture capital dari Jepang sangat tertarik untuk […]

  • Potensial, Pengembang Apartemen di Malaysia Ini Incar Investor Indonesia

    Potensial, Pengembang Apartemen di Malaysia Ini Incar Investor Indonesia

    • calendar_month Jumat, 16 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengembang terkemuka asal Malaysia yang sudah berpengalaman selama 40 tahun, Tropicana Corporation Berhad, saat ini sedang memasarkan dua tower perdana di proyek terbaru mereka di Genting Highlands. Investor properti asal Indonesia menjadi salah satu yang dibidik. Pengembang tersebut berencana membangun kota mandiri bernama Tropicana Windcity seluas 241 hektar dengan berbagai macam fasilitas bertaraf […]

Translate »
expand_less