Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Konsumsi Ramadan dan Idulfitri Dongkrak Industri Produk Halal

Konsumsi Ramadan dan Idulfitri Dongkrak Industri Produk Halal

  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Momentum Ramadan dan perayaan Idulfitri memacu konsumsi masyarakat terhadap berbagai produk halal nasional. Peningkatan konsumsi masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri menjadi peluang strategis untuk memperkuat pengembangan industri halal nasional.

Industri halal tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan religius masyarakat, melainkan telah berkembang menjadi sektor ekonomi bernilai tinggi yang mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan industri manufaktur dan perekonomian nasional.

“Industri halal bukan sekadar memenuhi kebutuhan keagamaan masyarakat, tetapi juga merupakan peluang ekonomi yang sangat besar. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar serta meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk halal, Indonesia memiliki potensi kuat untuk menjadi salah satu pusat industri halal dunia,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Agus menjelaskan, kesadaran masyarakat terhadap produk halal saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek kehalalan secara syariah, tetapi juga semakin dikaitkan dengan jaminan kualitas dan keamanan produk. Produk halal dinilai memiliki proses produksi yang lebih transparan, higienis, serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi konsumen.

“Edukasi mengenai pentingnya produk halal perlu terus diperkuat, karena sertifikasi halal tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi konsumen muslim, tetapi juga menjamin kualitas produk, keamanan bahan baku, serta transparansi proses produksi,” ungkapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Perindustrian juga terus mendorong para pelaku industri dalam negeri, khususnya sektor industri kecil dan menengah (IKM), agar proaktif untuk dapat memperoleh sertifikasi halal. Sertifikasi tersebut diyakini dapat meningkatkan daya saing produk industri nasional, baik di pasar domestik maupun pasar global.

Menurut Agus, sertifikasi halal memberikan nilai tambah yang signifikan bagi produk industri. Selain meningkatkan kepercayaan konsumen, sertifikasi halal juga membuka akses pasar yang lebih luas, terutama di negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim.

Data perdagangan global menunjukkan bahwa nilai ekspor produk halal Indonesia terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2024, nilai ekspor produk halal Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari US$50 miliar, mencakup sektor makanan dan minuman halal, fesyen muslim, kosmetik, serta produk farmasi.

Pemerintah juga terus mempercepat proses sertifikasi halal melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi bagi pelaku industri. Kemenperin rutin memberikan pendampingan, pelatihan, serta fasilitasi sertifikasi halal bagi industri kecil dan menengah agar mampu memenuhi standar halal yang berlaku.

“Melalui program pembinaan yang dilakukan oleh Kemenperin, ribuan pelaku IKM telah mendapatkan fasilitasi sertifikasi halal. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekosistem industri halal nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk industri dalam negeri,” paparnya.

Produk Halal Makin Diminati

Menperin juga menambahkan bahwa produk halal kini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup modern yang diminati tidak hanya oleh konsumen muslim, tetapi juga masyarakat global yang semakin memperhatikan aspek kesehatan, kualitas, dan keamanan produk.

Di tingkat global, potensi pasar industri halal masih sangat besar. Berdasarkan berbagai laporan ekonomi syariah internasional, nilai potensi pasar halal global lebih dari US$3 triliun per tahun. Namun demikian, perdagangan intra-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) masih relatif rendah, sehingga menciptakan kesenjangan antara kebutuhan impor dan potensi ekspor produk halal.

Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas pangsa pasar produk halal di tingkat global. Dengan kekuatan sektor industri manufaktur serta dukungan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, Indonesia dinilai memiliki peluang strategis untuk menjadi pemain utama dalam rantai pasok industri halal dunia.

“Dengan dukungan kebijakan pemerintah, peningkatan kualitas industri, serta sinergi antara pelaku industri, lembaga sertifikasi, dan berbagai pemangku kepentingan, kami optimistis industri halal Indonesia dapat terus berkembang dan menjadi pemain global yang diperhitungkan,” pungkas Agus. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • underpass Giantara Serpong City

    Fasilitas Kawasan, Giantara Serpong City Mulai Pembangunan Underpass

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • 0Komentar

    SERPONG – Peran pengembang dalam membangun perumahan tidak hanya sebatas membangun produk hunian dan komersial untuk dijual, tetapi juga berinvestasi untuk menyiapkan berbagai infrastruktur. Seperti dilakukan Giantara Group, pengembang Giantara Serpong City yang rela merogoh kocek sekitar Rp50 miliar untuk pembangunan lintas bawah (underpass) di dalam kawasan tersebut. Chief Executive Officer (CEO) Giantara Group, Cindy […]

  • Kadin Puji Fleksibilitas Aturan Baru Hunian Berimbang

    Kadin Puji Fleksibilitas Aturan Baru Hunian Berimbang

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2021 yang didalamnya memuat tentang aturan hunian berimbang. Aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) ini dinilai lebih fleksibel daripada aturan sebelumnya. “Dalam PP Nomor 12/2021 ini sudah terdapat beberapa fleksibilitas untuk pemenuhan ketentuan pembangunan […]

  • Menkeu Pastikan Stabilitas Ekonomi 2023

    Menkeu Pastikan Stabilitas Ekonomi 2023

    • calendar_month Rabu, 21 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan stabilitas kondisi ekonomi Indonesia, baik dari sisi makroekonomi, fiskal dan moneter, serta sektor keuangan. Namun, Pemerintah meminta masyarakat untuk tetap mewaspadai kondisi global yang masih penuh ketidakpastian akibat geopolitik yang belum stabil. “Jadi pilar dalam makroekonomi itu neraca pembayaran, APBN, moneter, dan pertumbuhan sektor riil. Nah ini […]

  • investasi properti

    THR Bisa untuk Investasi Properti

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan bahwa pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2022 harus penuh dan tepat waktu. Sebagian dana THR tersebut dapat dimanfaatkan untuk investasi properti. “Selain membelanjakan THR untuk kebutuhan primer menjelang lebaran, THR juga bisa digunakan untuk hal lain yang bermanfaat dalam jangka panjang seperti mengurangi hutang, menambah tabungan, dana darurat ataupun […]

  • Awal 2021, Bank NTB Syariah Tancap Gas Biayai KPR Subsidi

    Awal 2021, Bank NTB Syariah Tancap Gas Biayai KPR Subsidi

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • 0Komentar

    Lombok – Bank NTB Syariah siap melayani pengajuan akad kredit pemilikan rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Bahkan, pada awal tahun 2021, Bank NTB Syariah diperkirakan bakal menyalurkan hingga 1.000 unit rumah bersubsidi. “Alhamdulillah Bank NTB Syariah menjadi salah satu bank penyalur KPR subsidi yang sudah menandatangani Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) dengan Pusat Pengelolaan […]

  • Vasanta Group Targetkan Proyek Mawatu di Labuan Bajo Rampung 2024

    Vasanta Group Targetkan Proyek Mawatu di Labuan Bajo Rampung 2024

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Vasanta Group, terus berkomitmen untuk menghadirkan produk properti terbaik sebagai wujud kontribusi perusahaan pengembang tersebut di industri properti nasional. Berdiri sejak 2015, dalam kurun tiga tahun terakhir ini Vasanta Group sukses menggarap sejumlah proyek besar dan prestisius. Agnus Suryadi, Chairman Vasanta Group mengatakan kesuksesan proyek-proyek tersebut tidak terlepas dari penerapan strategi yang dilakukan […]

Translate »
expand_less