Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Siapkan Capex Rp600 Miliar, CHL Group Bangun 5 Proyek Baru di 2024

Siapkan Capex Rp600 Miliar, CHL Group Bangun 5 Proyek Baru di 2024

  • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pengembang properti, Cipta Harmoni Lestari (CHL) Group, anak usaha dari Harita Group, berencana membangun 4-5 proyek properti di 2024 hingga awal 2025 mendatang. Untuk merealisasikan target pembangunan tersebut, perusahaan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp600 miliar yang berasal dari pembiayaan internal dan pinjaman perbankan.

Project CEO CHL Group, Andreas Audyanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan kejutan-kejutan untuk para konsumen dengan menghadirkan produk hunian berkelas dengan harga yang kompetitif, salah satunya berlokasi di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD). Hunian premium tersebut ditargetkan akan diluncurkan pada kuartal I-2024. Rumah yang cantik dan unik itu akan dibanderol dengan harga di bawah Rp5 miliar.

“Kami sudah siapkan beberapa proyek hunian di Jabodetabek pada tahun depan, salah satunya ada di tengah-tengah kawasan BSD. Ini akan menjadi proyek baru unggulan CHL Group di atas lahan seluas 80 hektar. Konsep kawasan dan arsitekturnya bakal berbeda, sehingga menjadi kejutan untuk konsumen,” ujar Audy, demikian dia akrab disapa kepada wartawan, Jumat (29/12).

Selain proyek hunian premium di BSD, di tahun depan CHL Group juga akan mengembangkan beberapa proyek rumah tapak di Jabodetabek yang tidak hanya berkolaborasi dengan pengembang lokal, tetapi juga investor internasional.

CHL Group juga mulai melakukan penetrasi pasar dengan mengembangkan proyek hospitality di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Dikembangkan dengan konsep boutique resort, proyek ini berlokasi di kawasan Batu Cermin dan dijanjikan tidak akan kalah dari pengembangan proyek hotel dan resort serupa di Labuan Bajo.

Optimisme Pasar

Audy mengatakan, adanya tahun politik di 2024 tidak akan menyurutkan semangat pengembang untuk terus meluncurkan proyek-proyek properti baru terutama rumah tapak, karena kebutuhannya tetap ada. Terlebih, dari pengalaman selama ini di beberapa kali pesta demokrasi (pemilu), situasi Indonesia terbukti baik-baik saja.

“Apalagi dengan pertumbuhan ekonomi seperti sekarang, tidak ada alasan untuk mengerem pengembangan properti,” tegasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, proyek hunian baru tidak harus berada di lokasi sunrise property, tetapi bisa dikembangkan pula di lokasi yang sudah menjelang sunset property asalkan masih ada kebutuhan (permintaan) dari pasar dan memiliki aksesibilitas yang baik.

“Faktor lokasi dan akses masih cukup menentukan, namun yang tidak kalah penting menurut kami adalah konsep properti yang akan dikembangkan. Ini yang selalu menjadi fokus dari proyek CHL Group,” kata Audy.

Sebagai informasi, CHL Group merupakan anak perusahaan dari Harita group, perusahaan konglomerasi Indonesia yang bergerak di bisnis pengelolaan sumber daya alam seperti minyak kelapa sawit, tambang nikel dan bauksit, serta usaha properti.

Dengan kepemilikan land bank sekitar 600 hektar, saat ini CHL Group telah mengembangkan beberapa proyek perumahan seperti Banara Serpong Residence di Tangerang Selatan, The Sanctuary Collection di Sentul Selatan, Mazenta Residence di Bintaro, Naraya Serpong di Serpong, serta Marchand Hype Station di Bintaro Sektor 9. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Kawasan Perumahan

    CitraGarden Sidoarjo, Properti Bernilai Investasi Tinggi di Selatan Surabaya

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Ciputra Group tak henti-hentinya melahirkan karya terbaik bidang perumahan. Salah satu karya terbaik dari Ciputra Group adalah CitraGarden Sidoarjo yang menempati lahan 50 hektare dan telah dihuni lebih dari 1.000 kepala keluarga (KK). Salah satu bukti pengakuan terhadap kualitas CitraGarden, baru-baru ini proyek tersebut berhasil meraih FIABCI Indonesia – REI Excellence Awards 2020 […]

  • Ini Prioritas Program Infrastruktur di Tahun 2023

    Ini Prioritas Program Infrastruktur di Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah memiliki dua prioritas terkait program penyediaan infrastruktur di tahun 2023 mendatang. Pertama, yakni percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur prioritas nasional. Kedua, mendorong pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru, termasuk dalam program pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). “Untuk kawasan inti pusat pemerintahan, menjadi domain pemerintah melalui APBN. Tapi untuk kawasan-kawasan penyangganya, itu yang ditawarkan kepada investor atau […]

  • Selangkah Lagi, Budiarsa Presiden FIABCI Dunia Terpilih

    Selangkah Lagi, Budiarsa Presiden FIABCI Dunia Terpilih

    • calendar_month Senin, 14 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden FIABCI atau Federasi Real Estate International (International Real Estate Federation) Indonesia, Budiarsa Sastrawinata akan bertarung pada bursa pemilihan FIABCI World Board of Directors periode Desember 2020 hingga Mei 2021. Adapun pesaing Managing Director Ciputra Group ini adalah Susan Merdinger Greenfield dari FIABCI Amerika Serikat. “Mohon doanya untuk salah satu putra terbaik REI […]

  • PPN DTP Properti

    PPN DTP Properti Diberlakukan Hingga Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah kembali menerapkan kebijakan PPN DTP Properti hingga tahun 2026 untuk menindaklanjuti momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Aturan PPN DTP Properti tersebut merupakan bagian dari Program Paket Ekonomi di paruh kedua tahun 2025 yang akan diakselerasikan hingga akhir tahun ini dan awal tahun depan. “Pemerintah akan melanjutkan PPN DTP Properti di tahun 2026 yang sudah […]

  • diamondland

    Diamondland Dukung Pengembangan SDM Industri Properti

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    DEPOK – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (kode saham;DADA) atau Diamondland Development membuktikan diri sebagai emiten properti yang terus aktif untuk mendorong pengembangan kepemimpinan dan kewirausahaan di industri realestat nasional termasuk melalui edukasi di perguruan tinggi. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Center for Strategic and Leadership (CSEL) Universitas Indonesia. Diamondland dilibatkan sebagai mitra industri dalam […]

  • OSS Berbasis Risiko atau OSS RBA (Foto: Lukas)

    Pelaku Usaha Belum Lihat Bedanya OSS Baru

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Koordinator Wilayah Kalimantan Properti Indonesia (PIN), Hariyanto mengatakan bahwa adanya Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) yang baru Pemerintah luncurkan pasca terbitnya Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, justru melahirkan regulasi yang semakin menyulitkan. “Saya pikir dengan adanya OSS awalnya membantu pengusaha agau perusahaan tidak perlu memperpanjang izin […]

Translate »
expand_less