Sinyal Kuat! Properti Indonesia Mulai Bangkit di Awal 2026
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
- print Cetak

Ilustrasi (Pexels/Tom Fisk)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Sektor properti Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan di awal tahun 2026. Salah satu sinyal pemulihan diperlihatkan pada permintaan ruang perkantoran yang menunjukkan momentum yang positif, khususnya untuk ruang kantor kelas premium.
“Sementara itu, penyewa ritel semakin mengutamakan efisiensi dengan memilih lokasi mal dengan trafik pengunjung yang tinggi meskipun hanya tersedia ruang sewa yang lebih kecil,” ungkap Head of Research Services Colliers Indonesia Ferry Salanto dalam keterangannya, Rabu, 15 April 2026.
Ferry melanjutkan, di sektor residensial, sekitar 60% transaksi yang terjadi selama triwulan pertama 2026 didorong oleh apartemen yang siap huni. Kemudian di sektor hotel, hotel berbintang lima masih mendominasi pasokan baru terutama di Bali. Kondisi ini didukung dengan meningkatnya permintaan terhadap layanan yang bersifat personal dan privasi yang semakin mendefinisi ulang konsep wisata mewah.
Untuk sektor perhotelan di Jakarta, kreativitas serta kelincahan dalam menciptakan dan mengoptimalkan pasar menjadi faktor penting untuk menangkap segmen permintaan yang semakin bersaing. Adapun pada sektor logistik di Jakarta, tingkat permintaan terus dikontribusi oleh pergudangan yang terletak di timur Jakarta.
Secara rinci, pada sektor perkantoran di kuartal pertama 2026, perusahaan-perusahaan mulai secara aktif mengeksplorasi berbagai pilihan serta memperdalam pemahaman mengenai pasar perkantoran Jakarta. Namun, sebagian besar masih berada pada tahap awal dalam menyesuaikan antara kebutuhan ruang dan pemilik gedung yang menawarkan paket harga sewa yang menarik.
Perusahaan juga cenderung mencari ruang kantor yang lebih efisien, mencerminkan struktur organisasi yang semakin ramping. Bagi sebagian besar perusahaan multinasional, sertifikasi green building semakin menjadi preferensi, dan persyaratan dasar dalam setiap pencarian kantor.
Imbas PPN DTP ke Apartemen
Untuk sektor apartemen, pada kuartal pertama 2026 ada penambahan sekitar 200 unit apartemen baru yang mewakili sekitar 10% dari perkiraan tambahan pasok selama 2026. ini memungkinkan adanya potensi pergeseran jadwal sejumlah proyek yang sebelumnya diperkirakan selesai di 2026. Jakarta Selatan terus memperkuat posisinya sebagai koridor paling aktif, dengan kontribusi sekitar 60% dari total pasok tambahan pada kuartal pertama 2026.
Aktivitas penjualan apartemen masih tumbuh moderat. Namun di sisi lain, insentif PPN DTP yang diberlakukan sepanjang tahun diharapkan dapat mendorong pembelian terutama unit siap huni. Sementara itu, transaksi pada proyek yang masih dalam tahap konstruksi sebagian besar terkonsentrasi pada segmen kelas atas (luxury).
Penulis Sandiyu Nuryono
Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

