Stok Green Office Tetap, Harga Sewa dan Keterisian Ruang Tumbuh Agresif
- calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
- print Cetak

Ilustrasi (Foto: Pexels/Tom Fisk)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Green office tetap dengan daya tawarnya yang tinggi, memberikan warna tersendiri terhadap persaingan pasar properti perkantoran di CBD Jakarta. Tercatat, stok green office dengan komposisi 37% dari total stok perkantoran CBD, mampu menjadi magnet bagi 41% tenant baru CBD yang mengisi green office saat ini.
“Overall, green office saat ini ada sekitar 27% dari seluruh total office, seluruh ruang perkantoran yang ada di CBD,” ucap Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat H1 2025, Jakarta Property Highlights secara daring, Kamis, 6 Agustus 2026.
Lebih jauh Syarifah menjelaskan, stok ruang perkantoran di CBD yang mencapai 7,3 juta meter persegi dan sebanyak 3,7 juta meter perseginya adalah green office pada semester I tahun 2026. Sementara dari sisi rata-rata pertumbuhan harga sewa, green office berada di angka 1,4%. Apabila dibandingkan dengan general office yang okupansinya mencapai 80%, untuk green office sedikit lebih tinggi, yaitu di angka 83,4% atau relatif 3% lebih tinggi di CBD Jakarta.
“Untuk serapan ruang green office juga terpantau meningkat dibandingkan beberapa periode yang sama pada tahun sebelum-sebelumnya. Kalau kita bicara serapan tadi 49.000 meter persegi, itu 41%-nya adalah kontribusi dari serapan occupier pada green office building di CBD Jakarta,” imbuhnya.
Pasokan Ruang Kantor
Secara umum, pasokan ruang kantor di CBD Jakarta masih tetap di kisaran 7.326.495 m2 dengan Tingkat hunian terus menunjukan pemulihan, meski perlahan namun tercatat meningkat tipis menjadi 80%. Sementara rerata harga sewa perlahan terus menguat 3% (yoy).
Sepanjang tahun 2025, serapan ruang di sepanjang tahun 2025 mencapai 47.466 meter persegi. Potential occupier datang dari sektor Government, Mining & Oil, IT, Logistic, and Energy related. Dalam tiga tahun terakhir, stok office tetap dan diperkirakan akan mulai kembali bertambah pada tahun 2028.
Sektor perkantoran merupakan salah satu benchmark utama dalam menilai performa properti komersial. Kinerja sektor ini tidak hanya mencerminkan dinamika pasar properti, tetapi juga menjadi indikator arus investasi, ekspansi dunia usaha, serta penciptaan lapangan kerja. Belum termasuk multiplier effect yang dihasilkan dan berkontribusi dalam mendorong berbagai sektor turunan.
Performa Kondominium dan Apartemen Sewa
Hunian vertikal yang berlokasi di pusat kota, memang memiliki daya tawar yang tinggi. Namun, saat ini pasar properti masih tumbuh selektif, di tengah pemulihan setelah pandemi dan berbagai tantangan ekonomi lokal dan global.
Dalam beberapa tahun terakhir, dinamika pasar kondominium tumbuh terbatas, ditandai dengan angka penjualan tahunan yang terus terkoreksi, kondisi ini sudah mulai terindikasi sejak sebelum pandemi. Pasokan kondominium bertambah menjadi 249.107 unit, dengan selesainya satu proyek baru di area Prime Non-CBD. Sementara itu, tingkat penjualan kumulatif berada di angka 96,3%.
Untuk pasar apartemen sewa merupakan sektor dengan niche segment, atau memiliki pasar pada segmen tertentu. Di Jakarta, penghuni apartemen sewa umumnya didominasi oleh Expatriat dan corporate company client.
Meski tingkat keterisian apartemen sewa terus pulih, namun belum berada pada kondisi performa seperti sebelum masa pandemi. Pada periode tahun 2012‐2013 menjadi salah satu masa kejayaan apartemen sewa, dengan tingkat keterisian apartemen sewa dapat mencapai 86%, dan pertumbuhan harga sewa mencapai double digit. (SAN)
Penulis Sandiyu Nuryono
Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz
