Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Performa Moncer, Paradise Indonesia Pasang Target Tinggi Tahun Depan

Performa Moncer, Paradise Indonesia Pasang Target Tinggi Tahun Depan

  • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kinerja apik dicatatkan PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP:IJ) sepanjang tahun 2024 dengan perolehan total pendapatan Rp878,1 miliar, naik 6% dari periode yang sama sebelumnya. Untuk tahun depan, perseroan menargetkan pertumbuhan 10-20%.

“Target pertumbuhan untuk 2025, kita targetkan antara 10% sampai 20%,” ucap Chief Corporate Services Officer INPP, Diana Solaiman di Jakarta pada Jumat, 20 Desember 2024.

Guna menunjang pertumbuhan tersebut, Paradise Indonesia menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya adalah dengan menyiapkan sejumlah proyek baru di 2025. Untuk membiayai proyek baru tersebut perseroan menyiapkan capital expenditure (capex) alias belanja modal sebesar Rp1 triliun.

Perseroan juga menyiapkan sumber pembiayaan dengan menerbitkan dua seri obligasi yang total nilainya mencapai Rp500 miliar. Obligasi seri A dengan kisaran kupon 6,75 -7,25% dengan tenor obligasi 3 tahun.

Kemudian, seri B dengan kisaran kupon sebesar 6,95% – 7,50% dengan tenor 5 tahun. Kedua penawaran obligasi tersebut diharapkan tuntas pada kuartal I-2025 karena kini masih dalam tahap bookbuilding.

Proyek Baru Paradise Indonesia

Beberapa proyek yang bakal digarap tahun depan, antara lain23 Paskal – Extension Bandung, 23 Mall Semarang dan mixed-use di Balikpapan dan Makassar yang akan dibiayai oleh dana obligasi. Untuk proyek mall seperti 23 Paskal – Extension yang saat ini masih dalam perluasan pembangunan juga direncanakan akan beroperasi pada tahun 2025.

Sementara proyek lainnya yang sedang berjalan adalah 23 Semarang, serta proyek-proyek pengembangan mixed-use di Balikpapan dan Makassar.

Selain itu, dana oblgasi juga digunakan untuk penyelesaian proyek Apartemen Antasari Place. Antasari Place, direncanakan akan memulai proses serah terima pada bulan Desember 2024. Serviced apartment dan area ritel di Antasari Place juga diperkirakan akan diluncurkan pada tahun 2025.

Selain membukukan total pendapatan Rp878,1 miliar, naik 6% dari periode yang sama sebelumnya. INPP juga mencatatkan laba bersih yang meningkat tajam. Tercatat, Laba bersih Perusahaan juga meningkat signifikan sebesar 121% YoY dengan total Rp342,6 miliar per September 2024. Salah satu kontributor terbesar pertumbuhan kinerja ini adalah pendapatan berulang (recurring income) yang berada di tingkat 90%. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Summarecon Mutiara Makassar resmikan SMCC

    Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan 3 Venue Baru

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk menghadirkan tiga venue terbaru untuk melengkapi fasilitas kawasan di wilayah timur Indonesia, yakni Summarecon Mutiara Makassar. Ketiga fasilitas tersebut adalah Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMCC), Plataran Makassar Venues and Dining, serta Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Mutiara Makassar. “SMCC hadir untuk memenuhi kebutuhan MICE (meeting, incentive, convention, dan […]

  • investasi real estat

    Investasi Real Estat Komersial Asia Pasifik Tembus USD27,3 Miliar

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Volume investasi menunjukkan pertumbuhan tahunan untuk ketiga kalinya secara beruntun pada Q2 2024. Hal ini menandakan bahwa investasi real estat komersial di wilayah APAC mulai pulih dari penurunan pada tahun 2023. “Investasi real estat komersial di Asia Pasifik naik 2% secara tahunan (YoY) pada Q2 2024 menjadi USD27,3 miliar, menandai pertumbuhan kuartalan ketiga […]

  • Industri MICE Indonesia Masuk 10 Besar Asia Pasifik

    Industri MICE Indonesia Masuk 10 Besar Asia Pasifik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) Indonesia menempati peringkat 10 besar se-Asia Pasifik berdasarkan International Congress and Conventions Association (ICCA). Sementara di dunia, industri MICE Indonesia menempati posisi ke-37 dan posisi ke-4 untuk kawasan ASEAN. Posisi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar, namun masih perlu terus meningkatkan daya saing. “Kami percaya melalui […]

  • Tim Serap Aspirasi: Usulan REI Komprehensif

    Tim Serap Aspirasi: Usulan REI Komprehensif

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Tim Serap Aspirasi Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja menyatakan bahwa usulan yang diajukan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia terkait aturan turunan beleid tersebut sudah lengkap. “Draf usulannya tebal sekali dan sudah sangat komprehensif. Namun, perwakilan dari Tim Serap Aspirasi akan tetap mengadakan pertemuan dengan tim kecil dari REI. Jangan sampai […]

  • asuransi properti

    Industri Properti Sokong Pendapatan Premi Asuransi Umum

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri properti yang mulai menggeliat di paruh pertama tahun ini menjadi penyokong utama pertumbuhan lini usaha properti asuransi umum. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, premi lini usaha properti tumbuh sebesar 36,4% pada Triwulan II/2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan sebesar itu paling tinggi ketimbang lini usaha lainnya pada bisnis asuransi […]

  • Ilustrasi Pasar Porperti Jakarta

    Ini Sebab Pasar Properti Jakarta Tetap Prospektif

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur ditengarai tak akan berpengaruh terhadap penurunan pasar properti Jakarta. Apalagi pemindahan ibukota akan terjadi secara bertahap. Untuk tahap awal, fokus pemindahan pada sektor pemerintahan terlebih dulu sehingga dampak terhadap bisnis properti di Jabodetabek tidak akan terjadi seketika. “Bisnis properti di wilayah Jabodetabek tetap akan memiliki […]

Translate »
expand_less