Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Tekan Urban Sprawling, ATR/BPN Giatkan Konsolidasi Tanah

Tekan Urban Sprawling, ATR/BPN Giatkan Konsolidasi Tanah

  • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) semakin menggiatkan konsolidasi tanah pada tahun 2021 ini. Apalagi, dengan pengalaman konsolidasi tanah selama lebih dari 30 tahun, sejak konsolidasi tanah di Renon pada tahun 1980an, hingga saat ini Kementerian ATR/BPN telah merangkum banyak kisah sukses maupun kegagalan dari konsolidasi tanah, termasuk juga melihat tantangan dari konsolidasi tanah di tahun – tahun mendatang.

“Sekarang program-program Konsolidasi Tanah memang banyak di Kawasan non-perkotaan. For the future, masalah perkotaan harus ditata ulang,” pungkas  Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto pada saat Bimbingan Teknis Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan yang diselenggarakan di Hotel Westin, Senin 29 Maret 2021.

Untuk mengurai masalah pertanahan di perkotaan ini, maka konsolidasi lahan menjadi hal yang penting. “Konsolidasi Tanah seperti kunci Inggris. Banyak menyelesaikan masalah yang rumit dan kompleks,” kata Himawan yang meyakini bahwa konsolidasi lahan akan menjadi alat dalam penyelesaian persoalan pertanahan di perkotaan.

Apalagi, mengingat kondisi perkembangan kota di Indonesia, konsolidasi lahan di tengah kota diyakini oleh Kementerian ATR/BPN untuk dapat menekan perkembangan kota yang melebar tak beraturan (urban sprawl). “Karena pembangunan permukiman kita banyak landed, permukiman kita banyak urban sprawling. Makanya perlu pengembangan vertikal. Konsolidasi Tanah merupakan tools untuk itu”, kata Himawan.

Adapun konsolidasi tanah di perkotaan juga diarahkan untuk dapat mempercepat pembangunan hunian vertikal di tengah kota. Dengan harapan, bila pemanfaatan tanah yang effisien di tengah kota akan dapat menekan urban sprawling. Namun demikian, untuk dapat mensukseskan konsolidasi tanah vertikal ini, dibutuhkan sinergi dari seluruh aktor pengembangan. “Tantangan ke depan itu Konsolidasi Tanah Vertikal, dan perannya bukan hanya internal BPN, atau bahkan pemerintahan, ada peran eksternal, yaitu developer (pengembang),”ujar Himawan yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama Perum Perumnas pada tahun 2007 silam.

Namun demikian, Himawan juga menyebut adanya perbedaan pemanfataan tanah antara pengembang swasta dengan Pemerintah. Menurut Sekjen ATR/BPN tersebut, pemanfaatan tanah oleh Pemerintah ditujukan untuk memberi keadilan sosial dan pemanfaatan tanah yang berkelanjutan. Hal ini berbeda dengan pemanfataan tanah oleh pengembang swasta yang ditujukan untuk mengejar keuntungan.

“Terkait Pengembangan Pertanahan yang ada di BPN saat ini, kalau developer swasta kan memanfaatkan tanah semaksimal mungkin untuk profit. Kalau Pengembangan Pertanahan (land development) di pemerintah tentu tidak hanya itu, tetapi bagaimana menjamin ketersediaan tanah untuk masa depan, menjamin keadilan sosial dan manfaat yang berkelanjutan dari tanah,” ujar Himawan sembari membagi pengalamannya sebagai pengembang maupun saat ini sebagai birokrat.

Pada kesempatan tersebut, Himawan juga mengutarakan pentingnya Bank Tanah bagi pembangunan di Indonesia. “Terkait Bank Tanah yang Peraturan Pemerintahnya akan terbit sebentar lagi, orang sering bertanya: Pak, sudah ada BPN, buat apa Bank Tanah? Di Cina negara tidak ambil pusing, negara memiliki seluruh tanahnya. Di Singapura juga, 90% tanah dimiliki negara. Orang kalau butuh tanah tinggal datang ke SLA (Singapore Land Authority), tinggal bayar sewa, selesai.” Kata Himawan.

“BPN tidak bisa. BPN hanya bisa mencatat, memberikan registrasi, mendaftarkan, mengatur dan meregulasi, tetapi tidak bisa membeli dan menggunakan tanah sendiri. Makanya perlu Lembaga Bank Tanah itu.” Pungkas Himawan menekankan pentingnya Bank Tanah.

Adapun berdasarkan catatan redaksi industriproperti.com, Bank Tanah adalah badan baru yang dibentuk berdasarkan Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Namun demikian, hingga artikel ini ditulis, belum ada aturan turunan terkait Bank Tanah tersebut. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Sanctuary Collection

    The Sanctuary Collection Mulai Pembangunan Orchard Riviera

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • 0Komentar

    SENTUL – The Sanctuary Collection menggelar acara groundbreaking Klaster Orchard Riviera, sebagai bentuk komitmen menjadikan proyek hunian tersebut sebagai ikon baru gaya hidup mewah di kawasan Sentul Selatan. Seremoni groundbreaking berlangsung pada Senin (9/12), yang menandai dimulainya pembangunan klaster premium tersebut. Klaster Orchard Riviera merupakan proyek skala internasional, hasil kolaborasi antara Perennial Holdings Private Limited, […]

  • Rumah

    Berkah, Puan Maharani Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr.(H.C) Puan Maharani menekankan negara memiliki tanggung jawab untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi warga negara. Dirinya menyampaikan saat acara Penyerahan Bantuan Stimulan Penyediaan Rumah Swadaya Individu Prasejahtera di Dusun Joho, Desa Giriwono, Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa, April 2022. “Rumah itu harus nyaman dan […]

  • BP Tapera Ambil Alih Layanan KPR FLPP Tahun Depan

    BP Tapera Ambil Alih Layanan KPR FLPP Tahun Depan

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Mulai awal tahun depan pelayanan Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) akan beralih sepenuhnya dari PPDPP kepada Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Saat ini BP Tapera masih menyiapkan seluruh instrumen pendukung agar proses pengambilalihan pembiayaan rumah bersubsidi dapat terlaksana dengan baik. “Jadi FLPP tahun depan sudah beralih ke […]

  • Soelaeman Soemawinata Terpilih Jadi Ketua BK-TKP PII, Ini Targetnya!

    Soelaeman Soemawinata Terpilih Jadi Ketua BK-TKP PII, Ini Targetnya!

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Soelaeman Soemawinata terpilih menjadi Ketua Badan Kejuruan Teknik Kewilayahan dan Perkotaan (BK-TKP) Persatuan insinyur Indonesia (PII) periode 2023-2026 dalam Konvensi BK-TKP PII Tahun 2023 yang diadakan di Hotel Ambhara, Jakarta, Kamis (13/7). Dia menggantikan Ketua BK-TKP PII sebelumnya, Lana Wiyananti. Pelantikan dan pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PII Pusat, Danis H Sumadilaga. […]

  • JF3 Fashion Festival 2026

    JF3 Fashion Festival 2026 Dihadiri 50 Desainer Dunia

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • 0Komentar

    Jakarta — JF3 Fashion Festival 2026 yang digelar di Fashion Tent, Summarecon Mall Kelapa Gading akan menghadirkan lebih dari 50 desainer dan brand dari Indonesia, Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Eropa. Di tengah perubahan industri fashion yang semakin cepat, JF3 Fashion Festival 2026 hadir bukan hanya sebagai ruang presentasi koleksi, tetapi sebagai platform yang menghubungkan […]

  • Minat Investasi di IKN Naik Pesat

    Minat Investasi di IKN Naik Pesat

    • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Minat investasi di Ibu Kota Negara (IKN) meningkat signifikan setelah dilakukannya jajak pasar atau (market sounding) oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. “Setelah jajak pasar, minat investor memang berkembang luar biasa. Investor yang menghubungi kami, tepatnya 39 kali lipat dari area yang memang kami siapkan untuk investasi pada tahap pertama. Saya garis bawahi, tahap […]

Translate »
expand_less