BP Tapera Percepat Realisasi Tenor FLPP 40 Tahun
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- print Cetak

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho (Foto: BP Tapera)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar rapat koordinasi guna percepatan realisasi tenor FLPP 40 tahun. Perubahan skema itu akan diberlakukan bagi pembiayaan kredit rumah tapak maupun rumah susun (rusun) umum.
Untuk rumah tapak, skema yang dibahas mempertahankan tingkat bunga 5 persen. Sedangkan skema yang akan diberlakukan untuk rusun subsidi menggunakan bunga 6 persen dengan porsi pendanaan 75:25.
BP Tapera mendorong pemberlakuan satu skema terlebih dahulu agar kebijakan tersebut dapat secepatnya diterapkan. “Saat ini kita menawarkan single skema saja. Tenornya diperpanjang sampai 40 tahun, dari rumah tapak maupun rusun,” papar Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, dalam keterangan pers yang dikutip Rabu, 2 September 2026.
Berdasarkan data BP Tapera, realisasi penyaluran FLPP hingga 31 Agustus 2026 mencapai 139.945 unit dengan nilai penyaluran sekitar Rp 17,41 triliun.
Tenor FLPP 40 Tahun Harus Tepat Sasaran
Staf Ahli Bidang Sistem Pembiayaan, Pencegahan Korupsi, dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian PKP, Budi Permana, menjelaskan pentingnya kolaborasi dan kejelasan timeline agar kebijakan tersebut segera dapat dinikmati masyarakat.
“Kita juga perlu timeline-nya, supaya kita juga punya ukuran, sehingga kita bisa menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa kebijakan ini bisa segera diimplementasikan,” kata Budi.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur Kementerian Keuangan, Kementerian PKP, OJK, Perumnas, Danantara, serta sejumlah bank penyalur FLPP. (BRN)
Penulis Oki Baren
Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren
