Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Terpetakan Lengkap, Pulau Maitara Sisakan Persoalan Tanah

Terpetakan Lengkap, Pulau Maitara Sisakan Persoalan Tanah

  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pulau Maitara, Maluku, secara administrasi termasuk pulau yang sudah lengkap terpetakan, baik kawasan hutan maupun areal penggunaan lain (APL). Meskipun begitu, beberapa masyarakat masih memiliki persoalan tanah yang masuk ke dalam kawasan hutan. Alhasil, masyarakat tidak bisa memanfaatkan tanahnya secara optimal.

“Sekarang ini yang jelas kalau memang sudah ada pemanfaatan, manfaatkan dan jaga dengan baik sambil diproses pelepasan kawasan hutannya. Pulau Maitara sebagai Pulau Lengkap dalam artian ATR/BPN bahwa semua bidang sudah terpetakan, itu saya kira bisa kita jadikan modal untuk mengangkat masalah ini ke pemerintah pusat. Itu kan semacam pernyataan bahwa ini Pulau Lengkap, namun masih terkendala dengan pendaftaran tanah masyarakat yang berada dalam kawasan hutan,” ujar Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Surya Tjandra dalam keterangan resminya, Jumat, 27 Aprli 2022.

Pulau Maitara, yang merupakan bagian dari Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara telah dicanangkan menjadi Pulau Reforma Agraria sejak tahun 2021. Pencanangan berlansung atas dasar kesepakatan bersama antara Kantor Pertanahan Kota Tidore Kepulauan dan Pemerintah Kota Tidore

Kepulauan dengan pelaksanaan penataan aset, penataan akses, hingga infrastruktur di Pulau Maitara. Selain itu, kegiatan pemberdayaan masyarakat juga telah berlangsung di lokasi Pulau Reforma Agraria ini.

Pemerintah Daerah

Kehadiran Kementerian ATR/BPN dalam hal ini bertujuan agar masyarakat memiliki sertipikat Hak atas Tanah yang dapat dijadikan sebagai modal usaha. Surya Tjandra menuturkan, akan terus berupaya untuk menyelesaikan tumpang tindih antara penguasaan masyarakat dengan kawasan hutan.

“Buat saya, Pulau Maitara sudah lengkap sebetulnya. Dan kelengkapan itulah yang sebagai modal untuk memperjuangkan apa yang menjadi harapan masyarakat,” lanjut Surya Tjandra.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Maluku Utara, Abdul Aziz menyampaikan bahwa Kementerian ATR/BPN membutuhkan bantuan pemerintah daerah untuk membuat permohonan pelepasan kawasan hutan tersebut.

“Dalam kesempatan ini saya mohon dibantu oleh Wali Kota untuk diproses. Sebaiknya nanti melalui Kepala Kantor Pertanahan Kota Tidore Kepulauan untuk mempersiapkan bahan komunikasi dengan kementerian/lembaga terkait,” tuturnya. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • rei mkpi

    REI Ingatkan Iklim Investasi Terganggu Gara-gara Ini

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di tengah situasi ekonomi yang sedang kurang baik saat ini termasuk pelemahan daya beli masyarakat, Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia atau DPP REI menyayangkan masih terjadinya aksi dan tekanan yang menganggu iklim investasi properti di Tanah Air. Situasi yang tidak kondusif ini dikhawatirkan bakal menurunkan minat untuk berinvestasi dan memperburuk perekonomian nasional. Kepala […]

  • Duta Putra Land Pasarkan Klaster Melrose, Harga Mulai Rp1,9 Miliar

    Duta Putra Land Pasarkan Klaster Melrose, Harga Mulai Rp1,9 Miliar

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski memasuki tahun politik, sejumlah analis dan pelaku usaha optimis pasar properti pada 2024 tetap tumbuh. Hal ini bisa diprediksi karena adanya berbagai faktor pendukung, salah satunya kemudahan insentif bebas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang disiapkan pemerintah jelang penutupan tahun 2023. Associate Director Research & Consultancy Services Leads Property, Martin […]

  • rusun

    Pacu Penyediaan, Skema Baru Rusun Subsidi Segera Terbit

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah menyusun skema baru rumah susun (rusun) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di kawasan perkotaan. Sebab, penyediaan hunian vertikal bersubsidi dalam beberapa tahun terakhir dinilai tidak menarik. “Selama lima tahun terakhir, negara baru mampu membiayai sekitar 200 unit rumah susun subsidi. Dengan skema baru ini, kita ingin […]

  • Pasar Membaik, Paramount Land Hadirkan Hunian Mewah New Menteng

    Pasar Membaik, Paramount Land Hadirkan Hunian Mewah New Menteng

    • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah sukses memasarkan Menteng Village di 2015, Paramount Land kembali menghadirkan New Menteng, hunian mewah dan berukuran luas. Berada di lokasi sangat strategis dan eksklusif di Gading Serpong, hunian ini dbanderol dari harga Rp4,9 miliar hingga Rp10,5 miliar per unit (termasuk PPN). M. Nawawi, Direktur Marketing & Sales Paramount Land mengatakan sektor properti […]

  • Kawasan Summarecon Crown Gading

    Summarecon Crown Gading Hadirkan Beragam Fasilitas Baru

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk melengkapi kawasan Summarecon Crown Gading dengan meluncurkan beragam fasilitas penunjang guna menghidupkan kawasan properti terpadu berskala kota. “Kehadiran beragam fasilitas di kawasan Summarecon Crown Gading menjadi bukti komitmen kami untuk menghidupkan kawasan tersebut. Kehadiran fasilitas ini diharapkan akan menjadikan Summarecon Crown Gading sebagai destinasi unggulan terbaru seperti pengembangan lain […]

  • Maroko Jajaki Peluang Kerja Sama Ekraf

    Maroko Jajaki Peluang Kerja Sama Ekraf

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Maroko menjajaki peluang kerja sama sektor industri ekonomi kreatif (ekraf). Dalam pertemuan dengan Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Ouadiâ Benabdellah, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno juga membahas peluang kerja sama penyelenggaraan event internasional. Menparekraf berharap kerja sama ini nantinya akan mempererat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di sektor pariwisata dan ekraf. “Mudah-mudahan […]

Translate »
expand_less