Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kunjungan Turis Asing Melonjak 14 Persen, Bagaimana Tingkat Hunian Hotel?

Kunjungan Turis Asing Melonjak 14 Persen, Bagaimana Tingkat Hunian Hotel?

  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Badan Pusat Statistik mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 1,31 juta kunjungan pada Mei 2025. Apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya (m-to-m) terjadi peningkatan sebesar 12,15%. Sedangkan dibandingkan dengan bulan Mei 2024 (y-to-y), jumlah kunjungan wisman naik 14,01%.

“Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang periode Januari–Mei 2025 sebesar 5,63 juta kunjungan. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 7,44 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (c-to-c),” tulis Berita Resmi BPS dikutip Selasa, 1 Juli 2025.

Dalam Laporan BPS tersebut dijelaskan pula jumlah kunjungan wisman cenderung menurun dari Januari hingga Maret 2025, kemudian kembali meningkat sejak April dan Mei 2025. Pada Januari 2025, tercatat 1,16 juta kunjungan. Jumlah ini menurun menjadi 1,02 juta kunjungan pada Februari dan semakin turun menjadi 984,77 ribu kunjungan pada Maret. Pada April dan Mei, angka ini meningkat menjadi 1,16 juta kunjungan dan 1,31 juta kunjungan.

Berdasarkan jenis pintu masuk, jumlah kunjungan wisman pada Mei 2025 yang melalui pintu masuk utama sebanyak 1,16 juta kunjungan dan pintu masuk perbatasan sebanyak 145,78 ribu kunjungan. Jumlah kunjungan yang melalui pintu masuk utama didominasi oleh wisman dengan moda angkutan udara yang berkontribusi sebesar 81,11 persen, sedangkan wisman dengan moda angkutan laut dan darat masing-masing hanya sebesar 15,83 persen dan 3,06 persen.

Meningkatnya jumlah kunjungan wisman pada Mei 2025 bila dibandingkan bulan yang sama tahun lalu (y-on-y) terlihat di hampir semua kelompok kebangsaan. Kunjungan wisman kelompok kebangsaan Timur Tengah mengalami peningkatan tertinggi sebesar 35,39 persen, diikuti wisman asal Asia selain ASEAN sebesar 20,75 persen dan wisman asal ASEAN yang mengunjungi Indonesia naik sebesar 17,79 persen. Di sisi lain, kelompok kebangsaan Amerika mengalami penurunan sebesar 1,30 persen.

Tingkat Hunian Hotel

BPS juga mencatat, tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Indonesia pada Mei 2025 mencapai 37,06 persen. Nilai ini naik 0,31 poin dibandingkan bulan sebelumnya (m-to-m) tetapi turun 5,19 poin dibandingkan bulan Mei 2024 (y-on-y).

TPK hotel dapat dibedakan menjadi TPK hotel bintang dan TPK hotel nonbintang. TPK hotel bintang pada Mei 2025 mencapai 48,28 persen. Secara spasial, TPK hotel bintang tertinggi tercatat di Provinsi Bali, yaitu sebesar 58,10 persen, diikuti oleh DI Yogyakarta dan Kalimantan Selatan, masing-masing sebesar 53,94 persen dan 52,69 persen. Sementara itu, TPK hotel bintang terendah tercatat di Provinsi Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Kepulauan Bangka Belitung, masing-masing sebesar 22,38 persen; 23,11 persen; dan 23,56 persen. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Rumahnya Roboh, Ciputra Group Siap Tanggung Jawab

    Dua Rumahnya Roboh, Ciputra Group Siap Tanggung Jawab

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Managing Director Ciputra Group, Harun Hajadi mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab terkait robohnya dua unit rumah di klaster DaVinci, CitraLand Bandarlampung, Provinsi Lampung. “Sebagai pengembang Perumahan CitraLand Bandarlampung, kami bertanggung jawab sepenuhnya atas kejadian ini. Kami juga akan merelokasi rumah yang ambruk itu ke lokasi lain dan tidak akan melakukan pembangunan rumah di […]

  • Kementerian PKP Butuh Rp36 Triliun Bangun 50 Ribu Rusun Subsidi Tahun Depan

    Kementerian PKP Butuh Rp36 Triliun Bangun 50 Ribu Rusun Subsidi Tahun Depan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggaran Program Perumahan dan Kawasan Permukiman Tahun 2027 diprioritaskan bagi pelaksanaan Program BSPS sebesar Rp57,29 triliun dengan target 2 juta unit rumah, serta pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah senilai Rp36,62 triliun dengan target 50.000 unit atau 412 tower. Sementara itu, kebutuhan anggaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Tahun Anggaran […]

  • Ini 10 Pasal UU Rusun yang Terdampak UUCK

    Ini 10 Pasal UU Rusun yang Terdampak UUCK

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Undang-undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja yang berlaku sejak 2 November 2020 memberikan dampak pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun. Setidaknya ada 10 pasal dalam UU Rusun yang terdampak UUCK. “Pasal-pasal yang terdampak Undang-Undang Cipta Kerja dari Undang-Undang No 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, misalnya Pasal 16 ayat 2 […]

  • Rumah.com dan REI Property Expo Targetkan 10.000 Pengunjung

    Rumah.com dan REI Property Expo Targetkan 10.000 Pengunjung

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pameran virtual bertajuk Rumah.com dan REI Property Expo yang berlangsung dari tanggal 18 September hingga 18 Oktober 2021 menargetkan 8.000 – 10.000 pengunjung. Antusiasme pengunjung pun terlihat dengan jumlah pengunjung mencapai 1.000 orang pada hari ketiga pameran. “Target kita sebetulnya untuk event ini 8.000 sampai 10.000 pengunjung untuk yang benar-benar mengisi data berupa […]

  • Sektor Jasa Keuangan Diminta Kawal Perekonomian Nasional

    Sektor Jasa Keuangan Diminta Kawal Perekonomian Nasional

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo mengajak pelaku industri jasa keuangan untuk menjaga sektor jasa keuangan dan perekonomian Indonesia agar inklusif dan berkelanjutan ditengah situasi geopolitik yang masih belum kondusif. Kepala Negara juga menyampaikan optimismenya bahwa ekonomi Indonesia di tahun 2024 tetap akan bertumbuh secara baik. “OJK harus terus memperkuat inklusi dan literasi keuangan. Ini catatan […]

  • Jakarta Setiabudi Internasional Pasarkan Empat Proyek Residensial

    Jakarta Setiabudi Internasional Pasarkan Empat Proyek Residensial

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSI) saat ini sedang mengembangkan dan memasarkan 4 proyek residensial secara bersamaan. Untuk memacu penjualan proyek-proyek tersebut, perusahaan properti nasional itu menggandeng dan memberikan apresiasi kepada para agen properti. Andre Utama, Deputy Director Sales & Marketing Divisi Residensial JSI menjelaskan situasi pasca pandemi Covid-19, telah memacu para developer […]

Translate »
expand_less