Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Proyek Tol Ini Pangkas 3 Jam Perjalanan Probolinggo-Banyuwangi

Proyek Tol Ini Pangkas 3 Jam Perjalanan Probolinggo-Banyuwangi

  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (PT JPB), mengebut pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi (JPB). Tol yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) ini dapat memangkas waktu tempuh Probolinggo-Banyuwangi yang biasanya 5 jam via jalur arteri menjadi hanya sekitar 2 jam.

Per 3 Agustus 2025, Tahap I JPB mencapai 86,43% fase konstruksi. Tahap I mencakup ruas Probolinggo hingga Besuki yang terbagi dalam tiga paket pekerjaan, yaitu Paket 1 (Gending-Kraksaan), Paket 2 (Kraksaan-Paiton), serta Paket 3 (Paiton-Besuki).

Pembangunan tol ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah mewujudkan konektivitas merata di seluruh Indonesia, yang menjadi salah satu prioritas dalam agenda Asta Cita. Dengan selesainya Tahap I, kami optimis dapat mendukung penguatan ekonomi wilayah Jawa Timur sekaligus menekan kesenjangan infrastruktur antar wilayah,” kata Direktur Utama PT Jasa Marga , Rivan Achmad Purwantono, dalam keterangan persnya, Selasa, 19 Agustus 2025.

Rivan menjelaskan bahwa hingga 3 Agustus 2025 progres pembebasan lahan Tahap I telah mencapai 100%. Berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor: 9 Tahun 2022, fokus pembebasan lahan dan pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi ada pada ruas Probolinggo-Besuki. “Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi ruas Probolinggo-Besuki nantinya akan memangkas waktu perjalanan yang semula sekitar 1 jam 15 menit menjadi 30 menit dengan kecepatan rata-rata 80-100 Km/jam,” ucapnya.

“Secara keseluruhan, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 175,4 km terbagi menjadi dua Tahap Pembangunan. Tahap I yang menghubungkan Probolinggo-Besuki sepanjang 49,68 km, dan Tahap II menghubungkan Besuki-Banyuwangi sepanjang 125,72 km,” ujar Rivan.

Rivan juga menambahkan, kehadiran Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi tidak hanya akan mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, tetapi juga mendukung pertumbuhan pariwisata, pertanian, dan industri di wilayah Tapal Kuda.

Proyek ini selaras dengan visi Presiden Prabowo untuk mempercepat transformasi ekonomi melalui infrastruktur berkelanjutan.

“Jika pembebasan lahan sesuai dengan target, maka pengerjaan kontruksi untuk Segmen Gending-Paiton ditargetkan dapat selesai pada Tahun 2025, sedangkan untuk Segmen Paiton-Besuki ditargetkan selesai di tahun 2026,” kata dia.

TKDN Proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi

Menurut Rivan, dalam membangun jalan tol ini, pihaknya bersama kontraktor pelaksana serta konsultan pengawas dan konsultan pengendali mutu akan memastikan keselamatan keteknikan konstruksi, keselamatan dan kesehatan kerja, keselamatan publik hingga keselamatan lingkungan. “Kami juga menjaga TKDN dalam proyek ini, sebanyak mungkin menggunakan sumber daya setempat dalam pekerjaan, termasuk penyediaan tenaga kerja, peralatan serta bahan dalam negeri,” ungkap Rivan.

Pada pembangunan Tahap I Probolinggo-Besuki, akan disediakan tiga Gerbang Tol (GT), yakni GT Kraksaan, GT Paiton, serta GT Situbondo Barat. Selain itu, jalan tol ini juga akan memiliki tiga simpang susun, yaitu SS Kraksaan, SS Paiton, dan SS Besuki.

Tol Probolinggo-Banyuwangi secara keseluruhan akan terdiri dari tujuh seksi. Seksi 1 Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 Km, Seksi 2 Kraksaan-Paiton 11,20 Km, Seksi 3 Paiton-Besuki 25,60 Km, Seksi 4 Besuki-Situbondo 42,30 Km, Seksi 5 Situbondo-Asembagus 16,76 Km, Seksi 6 Asembagus-Bajulmati 37,45 Km, serta Seksi 7 Bajulmati-Ketapang sepanjang 29,21 Km.

Tol ini menjadi bagian penutup jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan ujung barat hingga timur pulau Jawa, memperkuat konektivitas sekaligus mempermudah mobilitas barang, jasa, dan masyarakat. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengembang rumah MBR menanti realisasi tambahan kuota FLPP

    Pancasila Dasar Pembangunan Perumahan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pancasila sebagai dasar negara juga merupakan dasar dari pembangunan perumahan di Indonesia. Aplikasi dari nilai-nilai Pancasila yang merupakan pondasinya dapat dilihat dari perumahan. “Untuk itulah saya berani mengatakan Pancasila dan perumahan itu erat. Justru aplikasinya Pancasila ya di perumahan. Kalau kita ingin membangun pondasi Pancasila dengan benar, perlu diperhatikan perumahannya. Kita perlu membangun […]

  • Permen PKP Soal Kriteria Baru Penerima Rumah Subsidi Resmi Berlaku.

    Permen PKP Soal Kriteria Baru Penerima Rumah Subsidi Resmi Berlaku

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Aturan tentang kriteria penerima rumah subsidi terbaru yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2025 Tentang  Besaran Penghasilan dan Kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah Serta Persyaratan Kemudahan Pembangunan dan Perolehan Rumah resmi berlaku. “Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 10 Permen PKP No. […]

  • Ilustrasi Apartemen Keluarga

    Tinggal di Apartemen dan Punya Bayi? Begini Tipsnya!

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Tinggal di apartemen bagi orang Indonesia memang belum menjadi kebiasaan. Apalagi bagi mereka yang sudah memiliki anak biasanya memilih rumah tapak meski harus ke pinggiran kota. Sebab, rumah tapak di Jakarta makin sulit dicari dan tentu saja dengan harga selangit. Namun, apartemen juga mulai dilirik semenjak pandemi karena dianggap memiliki fasilitas yang lengkap […]

  • Efektivitas BP3 Atasi Backlog Perumahan Masih Perlu Diuji

    Efektivitas BP3 Atasi Backlog Perumahan Masih Perlu Diuji

    • calendar_month Senin, 14 Des 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyambut baik rencana kehadiran Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3). Namun asosiasi ini masih mempertanyakan efektivitas BP3 untuk mengatasi backlog perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida menegaskan efektif atau tidaknya badan baru tersebut masih perlu dilihat dan diuji dari kemampuannya menerobos berbagai […]

  • metland cikarang

    Metland Cikarang Pasarkan Hunian Anyar, Harganya Segini

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • 0Komentar

    BEKASI – Kawasan Cikarang di Bekasi terus menunjukkan pertumbuhan pesat sebagai pusat aktivitas industri paling utama di koridor timur Jakarta. Tingginya mobilitas tenaga kerja telah mendorong permintaan terhadap hunian di daerah tersebut  meningkat. Metland Cikarang menjawab kebutuhan tempat tinggal ini dengan menawarkan kawasan perumahan berkonsep Forest Serenity in Urban City. Saat ini, Metland Cikarang sedang […]

  • perencanaan kota

    Polusi Udara dan Pentingnya Perencanaan Kota

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta –  Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP) DKI Jakarta menggelar WEBINAR URBIE #04 “Waspada Pencemaran Udara di Perkotaan” yang membahas permasalahan polusi udara di kota besar dan pentingnya perencanaan kota ke depan. “Ini menjadi satu PR (pekerjaan rumah) bagaimana perencanaan kota ke depan mengantisipasi hal-hal seperti ini,” ucap Ketua IAP DKI Jakarta Adhamaski […]

Translate »
expand_less