Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » UMKM Finance Summit 2026 Jadi Ajang Promosi KUR Perumahan

UMKM Finance Summit 2026 Jadi Ajang Promosi KUR Perumahan

  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait promosi KUR Perumahan di ajang UMKM Finance Summit 2026, yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026. Kredit Program Perumahan (KPP) tersebut diharapkan membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak dalam rantai ekosistem perumahan.

“Program perumahan harus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMKM,” kata Menteri PKP Maruarar.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP juga memaparkan penambahan kuota KUR Perumahan dari Rp 36 triliun menjadi Rp 50 triliun. Penambahan kuota tersebut merupakan bukti kepercayaan pemerintah terhadap pelaksanaan KUR Perumahan yang dinilai berjalan baik.

Kementerian PKP terus memperkuat kolaborasi dengan sektor jasa keuangan untuk memperluas akses pembiayaan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan UMKM sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

UMKM Finance Summit 2026 mempertemukan pemerintah, pelaku UMKM, lembaga keuangan, investor, industri fintech, dan pemangku kepentingan lainnya. Kebijakan pembiayaan perumahan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan rumah layak huni, tapi juga sebagai penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Rumah yang layak dan lingkungan permukiman yang baik merupakan fondasi peningkatan produktivitas dan pengembangan usaha masyarakat.

“Kita memulai dengan niat baik, jangan sampai dibatasi oleh aturan yang dapat menghambat kebaikan untuk rakyat,” ujar Maruarar.

Menteri PKP mengatakan, keberhasilan Program 3 Juta Rumah membutuhkan sinergi lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perbankan, industri keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dukungan sektor jasa keuangan menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mendapatkan akses pembiayaan rumah secara mudah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Maruarar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan OJK terhadap pelaksanaan program prioritas nasional di bidang perumahan. Dukungan tersebut antara lain melalui penguatan ekspansi kredit perbankan sebagai dampak pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) oleh Bank Indonesia, pengawasan pengelolaan dana FLPP oleh BP Tapera, serta dukungan industri perbankan baik BUMN maupun swasta dalam penyaluran Kredit Rumah Subsidi.

Selain itu, relaksasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK turut memberikan ruang bagi kelancaran pemberian Kredit Rumah Subsidi kepada MBR. “Adanya perubahan kepemimpinan maka ada perubahan empati, simpati dan kebijakan pro rakyat seperti yang dilakukan Presiden Prabowo. Dengan kebijakan OJK yang pro rakyat, kita yakin akan dapat mewujudkan hal tersebut,” imbuh Menteri PKP.

Integrasi tersebut dilakukan dengan menjadikan data akurat Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai salah satu dasar perencanaan penyediaan hunian, menyediakan rumah layak huni sebagai motor penggerak ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, resik, indah (ASRI), serta berkelanjutan.

UMKM Finance Summit 2026

Menteri PKP bersama Kepala OJK hadir di acara UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026 (Foto: Istimewa)

Pemerintah juga terus memberikan kemudahan kepada masyarakat melalui dukungan sertifikasi tanah gratis, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga kepastian hukum atas kepemilikan hunian dapat semakin diperkuat.

Penguatan ekosistem pembiayaan tersebut menjadi penting karena pembangunan perumahan memiliki keterkaitan erat dengan berbagai sektor ekonomi. Ketika akses pembiayaan semakin mudah, masyarakat tidak hanya memiliki kesempatan memperoleh rumah layak huni, tetapi juga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan produktivitas di lingkungan tempat tinggalnya.

Kolaborasi UMKM Finance Summit 2026

UMKM Finance Summit 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, OJK, industri perbankan, fintech, asosiasi keuangan, pelaku UMKM, serta pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem pembiayaan yang inklusif.

Forum tersebut dihadiri Menteri PKP Maruarar Sirait, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi beserta jajaran, Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Staf Khusus Menteri Kiki Sidabutar, serta perwakilan kementerian/lembaga terkait.

Melalui sinergi tersebut, Kementerian PKP mendorong agar kebijakan pembiayaan perumahan dapat terus berkembang menjadi instrumen strategis untuk memperluas akses kepemilikan rumah, meningkatkan aktivitas UMKM, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar Program 3 Juta Rumah tidak hanya menghasilkan hunian yang layak dan terjangkau, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solo Ditetapkan sebagai Salah Satu Destinasi Unggulan MICE

    Solo Ditetapkan sebagai Salah Satu Destinasi Unggulan MICE

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Solo, salah satunya dengan menjadikan kota budaya di Jawa Tengah itu sebagai destinasi unggulan MICE (meeting, incentive, conference, and exhibition). “Kita melakukan dialog untuk meningkatkan MICE dan juga pengembangan batik di Kampung Laweyan agar bisa meningkatkan […]

  • Wapres Tekankan Kunci Investasi Berkelanjutan

    Wapres Tekankan Kunci Investasi Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menekankan pentingnya stabilitas ekonomi dan politik guna memastikan investasi berkelanjutan di tanah air. Sejumlah unsur seperti aspek regulasi, ketersediaan lahan dan kesiapan infrastruktur menjadi komponen penting dalam upaya menjaga stabilitas penyelenggaraan investasi. “Kestabilan ekonomi dan politik merupakan kunci keberlanjutan investasi, karena seberapa pun menariknya investasi secara nilai keekonomian, namun tanpa […]

  • PP Bank Tanah Jangan Selingkuhi Perumahan Rakyat

    PP Bank Tanah Jangan Selingkuhi Perumahan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Umum Konsorsium Nasional Perumahan Rakyat (Kornas Pera), Muhammad Joni, mengingatkan agar Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Bank Tanah tidak melenceng dari tujuan awal. RPP turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) itu bertujuan mengatasi kesulitan penyediaan lahan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dia menyebutkan, bank tanah […]

  • Investasi Sektor Perkantoran Asia Pasifik Tembus USD58,6 Miliar

    Investasi Sektor Perkantoran Asia Pasifik Tembus USD58,6 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Laporan Asia Pacific Office Market Insights February 2026 yang dikeluarkan Lembaga Konsultan Properti Colliers menunjukkan tahap selanjutnya dalam siklus pasar perkantoran tidak lagi ditentukan oleh seberapa banyak ruang kantor yang disewa perusahaan, tetapi lebih pada di mana, mengapa, dan bagaimana ruang tersebut digunakan. “Ini bukan lagi pasar yang digerakkan oleh volume. Pada 2026, […]

  • Berkiprah 32 Tahun, Delta Group Sukses Bangun 40.000 Unit Rumah

    Berkiprah 32 Tahun, Delta Group Sukses Bangun 40.000 Unit Rumah

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perusahaan properti Delta Group, merayakan ulang tahun ke-32. Selama kiprah panjangnya mengembangkan proyek perumahan, perkantoran, rumah toko (ruko) dan apartemen, Delta Group telah membangun sebanyak lebih dari 40.000 unit rumah di berbagai daerah di Indonesia. CEO Delta Group, Endang Kawidjaja mengatakan, sebagai wujud nyata perseroan menjadi mitra pemerintah dalam mendukung program perumahan rakyat, […]

  • pekerja migran

    Pekerja Migran Bakal Disiapkan 20 Ribu Rumah Subsidi

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan menyiapkan pembangunan 20 ribu unit rumah subsidi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan sebaran lokasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB),  Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan BP Tapera […]

Translate »
expand_less