Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Unit Sentral PFI, Inovasi Penyediaan Rumah MBR Informal

Unit Sentral PFI, Inovasi Penyediaan Rumah MBR Informal

  • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Salah satu inovasi penyediaan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) berpendapatan tidak tetap atau informal adalah dengan pembentukan Unit Sentral Private Finance Initiative (PFI). Demikian ucap Inspektur VI Kementerian PUPR Moch. Yusuf Hariagung dalam disertasinya di Program Doktor Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI).

“Unit sentral PFI yang diusulkan akan memiliki beberapa fungsi yaitu, memfasilitasi teknis penyusunan dokumen persiapan proyek, penjaminan proyek, bentuk dukungan pemerintah terhadap proyek, bentuk koordinasi dukungan pemerintah untuk Pemda setempat, asistensi proses pengadaan bagi pihak swasta, dan memfasilitasi koordinasi antara stakeholder dan calon investor,” jelas Yusuf dalam keterangan resminya, Minggu, 10 April 2022.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Kementerian PUPR mendorong masyarakat khususnya MBR untuk memiliki hunian layak. “Pemerintah berkomitmen untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Basuki.

Yusuf menjelaskan, Unit Sentral PFI merupakan suatu komite di bawah Dewan Pengarah, yaitu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Menteri Keuangan, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai Penanggung Jawab Pelaksana Kegiatan.

Unit sentral PFI tersebut mengintegrasikan Direktorat Perencanaan dan Persiapan (Bappenas), Direktorat Pengelolaan Dukungan Pemerintah (Kementerian Keuangan), dan Direktorat Penjamin Infrastruktur (PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia) dalam suatu organisasi ramping (lean organization) dalam hal perencanaan dan penyiapan proyek investasi infrastruktur perumahan.

Pemerintah melalui Kementerian PUPR hanya mampu memenuhi 30 persen atau sekitar 400.000 unit per tahun dari kebutuhan infrastruktur perumahan rakyat. Angka ini masih jauh dari kebutuhan rumah sebesar 1.46 juta unit pertahun di Indonesia.

Pendanaan Alternatif

Untuk itu, Yusuf mengatakan dibutuhkan adanya pendanaan alternatif dari pihak swasta maupun badan usaha untuk mendukung upaya mengatasi backlog. Salah satu skema pendanaan alternatif yang cocok untuk i Indonesia adalah PFI. Keberadaan unit sentral dalam kelembagaan proyek PFI merupakan solusi untuk mengintegrasikan proses birokrasi yang panjang dalam pelaksanaan investasi infrastruktur di Indonesia.

Harapannya, lewat skema ini, penyediaan rumah susun melalui PFI dapat mencapai 200.000 unit pertahun. Kemudian, dengan  peningkatan  investasi  swasta  sebanyak  30 persen.  Angka ini menambah kontribusi penyediaan unit rumah sebanyak 33,4 persen dari kebutuhan yang ada.

Yusuf mengatakan rumah susun sewa merupakan bentuk perumahan yang paling tepat bagi MBR berpenghasilan tidak tetap. Hal ini untuk menghindari risiko gagal bayar ke depannya.

Adapun Dekan FTUI Prof. Dr. Heri Hermansyah berharap skema PFI ini dapat mendorong pihak swasta berinvestasi di sektor penyediaan perumahan. Ia mengatakan, Inggris dan Australia telah memakai skema ini untuk mengatasi backlog. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • PBG Terkatung-katung, Perizinan Properti Terancam Lockdown

    PBG Terkatung-katung, Perizinan Properti Terancam Lockdown

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelayanan publik terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) masih terkatung-katung sejak Agustus 2021 silam sehingga perizinan properti terancam lockdown. Pemerintah bersama pemangku kepentingan berupaya mengurai permasalahan pelayanan publik di sektor industri properti. “Kami berharap ada solusi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mendorong percepatan penerbitan Peraturan Daerah (Perda) Retribusi PBG. Produk hukum di level daerah […]

  • Rencana Induk Destinasi Pariwisata Sulut dan Babel Tuntas

    Rencana Induk Destinasi Pariwisata Sulut dan Babel Tuntas

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyusunan Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIDPN) atau integrated tourism master plan (ITMP) Manado-Likupang (Sulawesi Utara), dan Bangka Belitung telah tuntas dan akan segera berlaku. Rampungnya rencana induk kedua pariwisata di kedua provinsi itu diharapkan mampu mendorong kebangkitan ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Saya mengapresiasi setinggi-tingginya karena kita sudah lama menunggu ITMP. Berkat […]

  • BP Tapera Optimistis Kinerja 2023 Capai Target

    BP Tapera Optimistis Kinerja 2023 Capai Target

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kinerja Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah sesuai target. Pada 2022, realisasi penyaluran dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) BP Tapera mencapai 226 ribu unit senilai Rp 25,15 triliun atau sesuai target yang dicanangkan. Sementara per September 2023, realisasi penyaluran dana FLPP mencapai 166.883 unit senilai Rp 18,91 triliun. Sampai akhir […]

  • Ilustrasi Pekerja Informal (Foto: Adang Sumarna)

    Bank Dunia Tuding KPR Subsidi Tak Efisien, Tapi BP2BT Juga Gagal

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Dunia dalam laporannya bertajuk “Indonesia Public Expenditure Review 2020: Spending For Better Results” mengevaluasi program pembiayaan perumahan di Indonesia. Dalam laporan tersebut, Bank Dunia menyebut bahwa program pembiayaan perumahan yang digunakan untuk memenuhi target kepemilikan rumah dan hunian tidak efisien. Pasalnya, subsidi yang digunakan mahal dalam hal biaya fiskal dimuka dan hutang […]

  • Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima berpose dengan latar belakang Danau Toba dan pulau Samosir di kejauhan

    Tol akan Permudah Akses ke Danau Toba

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta –  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah menyelesaikan  pembangunan Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat sepanjang 143,25 km. Kehadiran tol ini akan meningkatkan konektivitas di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) serta mempermudah akses wisatawan, khususnya dari Kota Medan menuju Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP) […]

  • RS Permata Keluarga Summarecon Bekasi

    RS Permata Keluarga Kini Hadir di Summarecon Bekasi

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Warga Kota Bekasi yang membutuhkan layanan kesehatan berkualitas kini bisa mengunjungi RS Permata Keluarga di Summarecon Bekasi. Fasilitas kesehatan delapan lantai yang berlokasi di kawasan Bekasi Central Business District (CBD) ini menyediakan pelayanan kesehatan modern yang mengusung teknologi mutakhir dan tenaga medis berkompeten. “Kehadiran Rumah Sakit (RS) Permata Keluarga di kawasan Bekasi CBD turut […]

Translate »
expand_less