Breaking News
light_mode
Beranda » Produk » Dibanderol Rp30 Ribuan, Schneider Electric Luncurkan Vivace E

Dibanderol Rp30 Ribuan, Schneider Electric Luncurkan Vivace E

  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menjawab kebutuhan hunian modern semakin menuntut solusi yang terintegrasi, Schneider Electric meluncurkan Vivace E. Rangkaian sakelar dan stopkontak ini sejalan dengan pergeseran cara masyarakat memaknai rumah, yang kini dipandang sebagai cerminan gaya hidup, kebutuhan emosional, dan nilai-nilai penghuninya.

“Dengan pengalaman lebih dari 190 tahun dalam inovasi kelistrikan secara global dan hampir 40 tahun dalam pengembangan bisnis sakelar, kami terus memahami evolusi kebutuhan tersebut, termasuk di Indonesia yang merupakan salah satu pasar utama kami dalam kategori stopkontak dan sakelar,” jelas President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, Martin Setiawan di Jakarta, Selasa, 29 April 2026.

Melalui Vivace E, Schneider Electric menghadirkan solusi sakelar dan stopkontak yang modern secara desain, aman dalam penggunaan, serta tetap relevan secara nilai bagi homeowner maupun developer. Vivace E kini tersedia di berbagai platform e-commerce dan distributor terdekat di seluruh Indonesia mulai dari harga Rp 30.000-an.

Selain Vivace E, Schneider Electric juga menghadirkan rangkaian sakelar dan stopkontak Leona E. Hadir dalam pilihan warna putih bersih dengan harga yang lebih terjangkau mulai dari belasan ribuan dengan kualitas andal dan harga ideal. Leona E dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian dengan tampilan modern yang minimalis dan fungsional. Dengan material yang kokoh serta instalasi yang mudah melalui sistem cakar dan baut, Leona E menjadi solusi praktis untuk berbagai kebutuhan hunian, perkantoran, hingga ruang komersial.

“Selain Vivace E, Schneider Electric juga menghadirkan lini Leona E sebagai alternatif ekonomis dengan desain minimalis modern, material kokoh, serta instalasi yang praktis, cocok untuk kebutuhan hunian, perkantoran, hingga ruang komersial,” imbuh Business Vice President Home & Distribution Schneider Electric Indonesia Ahmad Saiful.

Desain Slim Vivace E

Vivace E dikembangkan sebagai lini perangkat kelistrikan yang menggabungkan fungsi, estetika, dan perlindungan kelistrikan dalam satu kesatuan yang terintegrasi. Dengan desain yang slim, dan panel tanpa bingkai (frameless), Vivace E dirancang untuk menyatu secara visual dengan berbagai konsep interior, dengan empat pilihan warna seperti White, Black, Wine Gold, dan Light Grey yang memungkinkan fleksibilitas dalam menyesuaikan karakter ruang.

Peluncuran Schneider Vivace E

(ki-ka) Rozana Ridwan, Head of Marketing Communication Schneider Electric Indonesia; Kristo Immanuel, Film Director, Lifestyle Influencer, Public Figure; Ahmad Saiful, BVP Home & Distribution Schneider Electric Indonesia; Putu Nimita, Business Offer Manager Schneider Electric Indonesia, dalam peluncuran Vivace E. (Foto: Istimewa)

Di balik tampilannya, Vivace E dilengkapi dengan fitur safety shutter berstandar SNI dan bersertifikat International Electrotechnical Commission (IEC) dan sistem grounding yang memberikan perlindungan konsisten dalam penggunaan sehari-hari. Kualitas material dan kemudahan instalasi menjadikannya pilihan yang relevan tidak hanya bagi pemilik rumah, tetapi juga bagi pengembang properti yang menginginkan standar lebih tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta Ariya Sradha menegaskan pentingnya proses integrasi elemen teknis dalam praktik desain interior modern. “Dalam merancang sebuah hunian, detail kecil seperti sakelar dan stopkontak memiliki peran besar dalam menjaga kesatuan visual ruang,” ucapnya.

Arya melanjutkan, desain yang terlalu menonjol atau tidak selaras dapat mengganggu keseluruhan komposisi. Karena itu, pendekatan desain yang clean, slim, dan frameless menjadi pilihan utama karena memungkinkan elemen tersebut menyatu secara natural dengan berbagai konsep interior.”

Sementara itu, film director dan lifestyle influencer Kristo Immanuel menambahkan, perspektif homeowner modern semakin berkembang ke arah tersebut. Bagi keluarga modern, rumah bukan hanya soal tampilan, tetapi juga rasa aman.

“Banyak dari kita mungkin tidak selalu melihat apa yang ada di balik dinding, tapi justru di situlah kualitas perangkat kelistrikan menjadi penentu. Ketika kita tahu bahwa perangkat yang digunakan aman dan andal, itu memberikan rasa tenang dalam aktivitas sehari-hari di rumah,” katanya. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (insentif PPN DTP)

    Kabar Gembira! Insentif PPN DTP Diperpanjang Hingga Akhir Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Usulan pelaku usaha properti untuk memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga akhir Desember 2025 akhirnya dikabulkan pemerintah. “Tadi kita mendengar kabar baik, sesudah kita mendapatkan surat dari teman-teman asosiasi pengembang dari REI, HIMPERRA, APERSI, Appernas Jaya, Asprumnas dan semuanya, untuk memohon kepada pemerintah yakni Menteri Keuangan dan Menteri Koordinator […]

  • wisatawan mancanegara

    Meroket! Kunjungan Wisatawan Mancanegara Melonjak 2 Kali Lipat

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepanjang Januari – November 2023, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang mengunjungi Indonesia melonjak dua kali lipat lebih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada November 2023 sebesar 917,41 ribu. “Kunjungan wisman ini (November) menggenapkan total kunjungan pada Januari hingga November 2023 sebesar 10,41 […]

  • BTN Dukung Akses Pembiayaan Hunian untuk Insan Pers

    BTN Dukung Akses Pembiayaan Hunian untuk Insan Pers

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Dukungan Pembiayaan Perumahan bagi Wartawan di Jakarta, Selasa (8/4). Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Komdigi […]

  • Permintaan Gudang Meningkat, Surya Grand Cisoka Luncurkan Produk Baru

    Permintaan Gudang Meningkat, Surya Grand Cisoka Luncurkan Produk Baru

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Selain residensial, sub-sektor pergudangan logistik diproyeksi akan tetap bersinar di 2023. Sejumlah konsultan properti menyebutkan serapan pergudangan terus meningkat seiring lonjakan permintaan dari para pelaku usaha sejak tahun lalu. Salah satu kawasan pergudangan yang diminati adalah di Kabupaten Tangerang yang memiliki akses cukup baik ke jalan tol dan pelabuhan, termasuk memiliki lahan untuk […]

  • Begini Harapan untuk Bank Penyalur KPR Subsidi

    Begini Harapan untuk Bank Penyalur KPR Subsidi

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) selaku ujung tombak penyaluran dana bagi rumah bersubsidi telah menggandeng 38 Bank Pelaksana. Seluruh bank penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tentunya bersaing ketat untuk menggaet calon debitur . Lantas, seperti apa harapan pelaku usaha terkait kualitas pelayanan yang mestinya diberikan oleh setiap […]

  • Ilustrasi Kebijakan Fiskal

    BKF Ungkap 5 Arah Kebijakan Fiskal 2022

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan mengungkapkan lima hal yang menjadi arah kebijakan fiskal 2022. Pertama, penguatan sektor kesehatan sebagai kunci recovery dengan kesuksesan program vaksinasi, protokol kesehatan, peningkatan fasilitas kesehatan, dan obat-obatan. “Kesehatan tetap menjadi kolom pertama. Kita tahu itu adalah necessary condition,” ucap Kepala BKF, Febrio Kacaribu dalam keterangan resminya, Rabu […]

Translate »
expand_less