Breaking News
light_mode
Beranda » Proyek » Revitalisasi Kawasan, Telaga Kahuripan Investasi Lebih dari Rp100 Miliar

Revitalisasi Kawasan, Telaga Kahuripan Investasi Lebih dari Rp100 Miliar

  • account_circle Muhammad Rinaldi
  • calendar_month Jum, 12 Agu 2022

BOGOR – PT Kuripan Raya, pengembang kota mandiri (township) Telaga Kahuripan, Bogor, melakukan revitalisasi atau penataan ulang kawasan seluas 750 hektar tersebut untuk mendongkrak investasi properti. Penataan ulang dikerjakan sejak 2021 dengan investasi lebih dari Rp100 miliar. Revitalisasi dilakukan untuk menghadirkan konsep hunian modern dan harmonis dengan alam.

“Kini kami hadir dengan wajah baru yang memadukan fasilitas infrastruktur yang komplit dengan suasana alam yang masih terjaga hijau di area koridor Selatan Jakarta-Parung Bogor. Ini yang menjadi selling point kami pasca penataan ulang,” ungkap Richie Laseduw, Chief Marketing Officer PT Kuripan Raya dalam sebuah diskusi media di Bogor, Rabu (10/8/2022).

Konsep green nature dipilih Telaga Kahuripan dengan menawarkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang luas. Adanya potensi alam seperti hamparan taman yang sangat luas dan danau-danau alami merupakan kekuatan dasar yang dijadikan kekuatan alam dalam pengembangan Telaga Kahuripan.

“Konsep properti hijau menjadi keunggulan Telaga Kahuripan karena dari 750 hektar lahan, yang saat ini sudah dikembangkan baru sekitar 30% saja,” papar Richie.

Dengan konsep ini, menurutnya, Telaga Kahuripan tidak hanya menawarkan investasi properti kepada konsumen, tetapi juga investasi jangka panjang yakni kesehatan dan kenyamanan bagi keluarga penghuni.

Lebih lanjut Richie menjelaskan, selain jalan tol Depok-Antasari (Desari) yang menghidupkan akses di koridor selatan Jakarta dari mulai Lebak Bulus hingga Telaga Kahuripan, Pemerintah juga telah membangun jalan arteri Bojong Gede-Kemang (Bomang). Keberadaan akses tersebut membuat aksesibilitas kawasan ini menjadi semakin menarik.

“Kehadiran akses-akses tersebut sangat mendukung penjualan kami,” ungkapnya.

Saat ini sedang dikembangkan Cluster Aluna seluas 26 hektar dengan tiga subcluster. Unit yang dipasarkan mulai Rp1,3 miliar dan menyasar kelompok milenial. Richie menyebutkan, ada beberapa pilihan tipe rumah yang ditawarkan, dimana seluruhnya mengusung konsep hunian sehat dengan ruang terbuka dan pencahayaan optimal.

Menjaga Alam

Di diskusi yang sama, Pakar Tata Kota Yayat Supriyatna berpendapat guna mendongkrak investasi, Telaga Kahuripan perlu melakukan rebranding kawasan dan menjadikan township ini sebagai wilayah penyangga ekonomi baru di Kabupaten Bogor.

Dia menilai, Telaga Kahuripan memiliki lokasi yang menguntungkan, karena akses yang terhubung langsung dengan pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong dan pusat ekonomi di Kota Bogor. Menariknya lagi, kawasan ini masuk ke dalam struktur jaringan jalan tol JORR.

Rebranding ini tentunya akan menciptakan kawasan baru yang prospektif dan strategis jika direalisasikan secara nyata, karena aksesibilitas menjadi lebih mudah dan akan terasa lebih dekat kemana-mana,” papar Yayat.

Menurutnya, masa depan kawasan hunian Telaga Kahuripan ini sangat menjanjikan karena memiliki dua simpul akses. Selain bisa menjadi destinasi wisata karena unggul dari sisi konsep bentang alam, infrastruktur kawasan ini juga memiliki prospek ekonomi.

“Kawasan ini berpotensi menjadi kawasan pusat bisnis atau CBD baru bernuansa alam di wilayah Bogor Barat, karena infrastrukturnya sudah terencana. Pembangunan jalan juga sudah dipetakan dan masuk dalam jaringan infastruktur tata ruang Jabodetabek. Tempat ini cocok untuk tempat kerja dan healing sekaligus karena alamnya masih terjaga,” jelas Yayat.

Sebagai pembeda dari CBD lain, dia menyarankan agar CBD Telaga Kahuripan tersebut nantinya tetap menjaga kontur alam dan nuansa hijau seperti kondisi saat ini, tanpa mengabaikan aspek kepentingan sebagai sebuah kawasan bisnis.

Sementara itu, Arsitek Thoat Fauzi menyarankan agar Telaga Kahuripan tidak hanya mengedepankan konsep lingkungan secara keseluruhan tapi juga memerhatikan fungsi hunian yang sehat. Hal itu sesuai dengan tagline pengembang Telaga Kahuripan yakni “Kembali ke Alam Indonesia”. Di cluster tertentu, menurutnya, konsep rumah yang dihadirkan harus benar-benar mengadopsi nuansa resor.

Dijelaskan, konsep hunian yang ditawarkan di kawasan ini mempunyai desain menarik. Karena setiap unit memiliki sirkulasi udara sangat baik, ditambah lagi nuansa alami Telaga Kahuripan dan RTH yang sangat luas.

“Pandemi telah menggeser preferensi penghuni dalam memilih hunian. Tidak lagi berdasarkan style atau trend tetapi lebih berorientasi pada hunian sehat dengan unsur alam,” papar Thoat.

Desain rumah sehat mengedepankan bukaan yang tepat dan optimal untuk menghadirkan pencahayaan dan penghawaan alami yang berkualitas. Pada akhirnya, jelas Thoat, hunian yang mendukung kesehatan penghuni mutlak harus berdampingan dengan alam.

“Alam ternyata sangat memengaruhi manusia baik dari sisi kognitif, psikologi dan fisik. Di sini pentingnya interaksi langsung ruang dengan alam,” pungkasnya. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Penataan Ruang di Pantai Lariti di Nusa Tenggara Barat (Foto: Istimewa) RDTR

    Dirjen Tata Ruang: RDTR Berkaitan Erat dengan Perizinan Berusaha

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle Adi Guru Mahendra
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor bersama Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), bertempat di Fairmont Hotel, Jakarta pada hari Selasa 31 Agustus 2021. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Kerja Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bagian […]

  • BCA Expoversary 2024 Digelar, Tawarkan Promo dan Bunga Rendah

    BCA Expoversary 2024 Digelar, Tawarkan Promo dan Bunga Rendah

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    TANGERANG – Merayakan ulang tahun ke-67, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar BCA Expoversary 2024 di ICE BSD City, Tangerang, dari tanggal 29 Februari hingga 3 Maret 2024. Selama gelaran pameran, BCA menghadirkan penawaran bunga spesial kredit pemilikan rumah (KPR) 2,6% fixed 1 tahun, serta bunga spesial dan promo kredit kendaraan bermotor (KKB) […]

  • Hapus Diskriminasi, Biden Luncurkan Kebijakan Perumahan Etnik Minoritas

    Hapus Diskriminasi, Biden Luncurkan Kebijakan Perumahan Etnik Minoritas

    • calendar_month Jum, 4 Jun 2021
    • account_circle Danielbgurning
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Amerika Serikat Joe Biden menetapkan kebijakan peningkatan aksesibilitas etnik minoritas untuk kepemilikan rumah dan pengembangan usaha kecil di kantong-kantong kelompok tersebut. Kebijakan itu ditempuh sebagai tindakan konkret memperingati Tulsa Race Massacre (Pembantaian Ras Tulsa).  Laman resmi Kantor Kepresidenan Amerika Serikat, whitehouse.gov, menyatakan bahwa Pemerintah AS berupaya untuk mengurangi backlog dari sisi kepemilikan […]

  • REI DKI Belajar Pengembangan IKN ke Sejong City

    REI DKI Belajar Pengembangan IKN ke Sejong City

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2024
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bisa mencontoh pembangunan Sejong City. Hanya dalam tempo satu dekade di kota administratif definitif kedua setelah Seoul, Korea Selatan, ini telah berdiri bangunan megah dan berpenghuni 300 ribu warga. Hal ini didapat dari hasil studi banding REI DKI Jakarta ke Sejong City, pada 20 Februari 2024 kemarin. […]

  • BNPB Bahas Konsep Hunian Korban Bencana

    BNPB Bahas Konsep Hunian Korban Bencana

    • calendar_month Kam, 17 Des 2020
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Wilayah Indonesia yang berada pada posisi ring of fire (daerah rawan letusan gunung berapi dan gempa bumi) menimbulkan tantangan terkait penanganan pasca bencana terutama masalah pengadaan hunian pengganti bagi para korban bencana. Sejumlah aspek teknis terkait penyediaan hunian layak bagi para korban bencana menjadi fokus perhatian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Kualitas material […]

  • Lama Ditunggu, Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi Dimulai

    Lama Ditunggu, Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi Dimulai

    • calendar_month Sen, 12 Sep 2022
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Tol Jagat Kerthi Bali memulai pelaksanaan pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Provinsi Bali sepanjang 96,84 kilometer. Peletakan batu pertama (groundbreaking) dilakukan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Bali I Wayan Koster di Pekutatan, Jembrana, Sabtu (10/9/2022). Menteri Basuki mengatakan […]

Translate »
expand_less