Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Ingin Rumah Tetap Kekinian? Jauhi 6 Warna Lantai Ini

Ingin Rumah Tetap Kekinian? Jauhi 6 Warna Lantai Ini

  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Saat renovasi rumah, banyak perhatian tertuju pada bagaimana memilih warna dinding sesuai atau menentukan furnitur yang tepat. Padahal, lantai justru menjadi elemen dasar yang paling menentukan suasana ruangan. Salah pilih warna, dampaknya bisa terasa lama karena lantai bukan bagian yang mudah untuk diganti.

Desainer interior asal Amerika Serikat Brittny Button menyebut ada beberapa warna lantai yang kerap membuat rumah terlihat cepat usang bahkan tampak kurang berkelas. Warna-warna ini sejatinya pernah populer, namun kini justru terasa kurang tepat diterapkan sebagai lantai rumah.

Salah satunya adalah abu-abu pudar atau weathered gray. Warna ini sempat mendominasi hunian era tahun 2010-an, terutama pada lantai vinyl bermotif kayu. Namun, menurut Button, abu-abu dengan nuansa dingin sering membuat ruangan terasa hambar dan tampak tidak alami. Pola yang berulang juga membuat lantai terlihat “palsu”, terutama saat digunakan di area luas.

“Papan kayu imitasi berbahan vinil abu-abu terlihat murahan dan bisa sedikit melengkung saat diinjak,” ungkap Button dikutip dari The Spurce, Selasa, 6 Januari 2025.

Warna lainnya yang sebaiknya dihindari adalah putih mengilap. Meski tampak bersih dan modern di foto, lantai putih glossy justru menyulitkan dalam keseharian. Pasalnya, debu, remah makanan, hingga bekas kaki akan langsung terlihat jelas. Untuk itu, Button menyarankan menggunakan warna krem lembut atau putih bertekstur agar tampilan tetap terang tanpa terlihat cepat kotor.

Warna hitam atau sangat gelap juga masuk daftar yang perlu dipertimbangkan ulang. Alih-alih menyamarkan debu yang menempel di lantai, warna ini justru memperlihatkan setiap helai rambut dan serat kain yang terjatuh. Pilihan cokelat gelap dengan serat kayu alami dinilai lebih aman.

Lantai Merah Terlalu Dominan

Sementara itu, warna kayu cherry bernuansa merah dinilai terlalu dominan untuk hunian modern. Warna ini sulit dipadukan dengan palet warna populer saat ini dan lebih cocok untuk rumah bergaya klasik. Hal serupa berlaku untuk warna bernuansa oranye, yang kerap memberi kesan biasa saja.

Terakhir, warna kayu pinus kekuningan juga dianggap kurang tepat. Sebab, pantulan warna kuningnya dapat mengubah tampilan warna lain di dalam ruangan, ditambah lagi dapat membuat warna putih di sekitarnya terlihat kusam.

Button menekankan, pemilihan alas rumah ini sebaiknya tidak hanya mengikuti tren. Warna netral dengan undertone seimbang dan tekstur alami akan lebih tahan lama, mudah dipadukan, dan membuat rumah tetap terasa relevan seiring waktu. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • REI Optimistis Tahun 2023 Rumah Bersubsidi Capai Target

    REI Optimistis Tahun 2023 Rumah Bersubsidi Capai Target

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI)  optimistis realisasi pembangunan rumah bersubsidi di tahun 2023 bakal mencapai target. Optimisme itu karena adanya perubahan regulasi terkait penyediaan rumah khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Optimisme pengembangan rumah bersubsidi karena kami yakin regulasi di tahun depan bakal semakin membaik. Hal ini seiring terbitnya surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian […]

  • Ilustrasi Rumah Singapura

    Cetak Rekor! Harga Rumah di Singapura Melejit 10,6 Persen

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kenaikan harga rumah di Singapura mencetak rekor tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Kenaikannya mencapai 10,6 persen sepanjang 2021 atau naik signifikan ketimbang kuartal kedua tahun 2010 yang mencapai angka 5,3 persen. “Melihat lonjakan harga pada kuartal keempat, ini menjelaskan mengapa pemerintah memberlakukan pembatasan properti karena mereka telah melihat data dan melihat […]

  • Psst! BTN Relaksasi Aturan KPR Subsidi untuk Pegawai Kontrak

    Psst! BTN Relaksasi Aturan KPR Subsidi untuk Pegawai Kontrak

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk merelaksasi aturan kebijakan akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi untuk calon debitur berstatus pekerja kontrak. Pelonggaran aturan berupa penghapusan ketentuan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bertujuan menggenjot penyaluran KPR Bersubsidi dari bank pelat merah. “Informasi yang kami terima, Bank BTN memberikan pelonggaran aturan relaksasi akad KPR Bersubsidi untuk […]

  • Giatkan ESG, Paramount Land Berbagi Kacamata untuk Siswa dan Guru

    Giatkan ESG, Paramount Land Berbagi Kacamata untuk Siswa dan Guru

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • 0Komentar

    GADING SERPONG – Paramount Land berkomitmen menerapkan program lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan atau ESG (Environmental, Social and Governance) di dalam setiap program kerja perusahaan. Salah satunya di bidang sosial dan lingkungan, Paramount Land sejak 2014 secara aktif dan berkelanjutan menjalankan aktivitas corporate social responsibility (CSR) yang berfokus pada tiga pilar yakni pendidikan, kesehatan, […]

  • Kenali Aplikasi SiPetruk, Masa Depan Pengawas Rumah Subsidi (1)

    Kenali Aplikasi SiPetruk, Masa Depan Pengawas Rumah Subsidi (1)

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • 0Komentar

    Pengembang hunian bersubsidi harus melek teknologi digital jika tidak ingin ketinggalan kereta. Pengajuan pembiayaan rumah subsidi kini mengandalkan sistem aplikasi terkomputerisasi besutan Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP). Guna mengedukasi para pengembang, berikut ini industriproperti.com menyajikan serial liputan tentang pola alur pembelian rumah subsidi mulai dari aplikasi SiKasep, SiKumbang, hingga nanti pemberlakuan SiPetruk. […]

  • Hutama Karya Fungsionalisasi Tol Pekanbaru-Bangkinang Akhir 2021

    Hutama Karya Fungsionalisasi Tol Pekanbaru-Bangkinang Akhir 2021

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) tengah merampungkan pembangunan tahap I Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), salah satunya yaitu ruas Tol Pekanbaru – Bangkinang sepanjang 40 km. Tahapan konstruksi proyek tol koridor Pekanbaru – Padang (254 km) telah mencapai 74 persen dan ditargetkan dapat fungsional akhir tahun 2021. “Proyek Tol Pekanbaru – Bangkinang saat ini sudah […]

Translate »
expand_less