Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Interior Rumah Bisa Naik Kelas Lewat Detail Simpel Ini

Interior Rumah Bisa Naik Kelas Lewat Detail Simpel Ini

  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Sering dianggap sepele, ternyata detail kecil dapat memberikan dampak yang signifikan dalam rumah. Sebut saja, pemilihan sakelar dan stop kontak kini tak bisa lagi diabaikan meski acap kali dianggap sebagai detail kecil di dalam rumah. Keduanya memiliki peran penting dalam menjaga kesatuan visual dan memastikan tidak ada gangguan dalam komposisi ruang.

“Dalam merancang sebuah hunian, detail kecil seperti sakelar dan stopkontak memiliki peran besar dalam menjaga kesatuan visual ruang,” ucap Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta Ariya Sradha dalam acara Peluncuran Produk Vivace E: The Evolution of Elegance and Functionality di Jakarta belum lama ini.

Arya menambahkan, desain yang terlalu menonjol atau tidak selaras dapat mengganggu keseluruhan komposisi. Untuk itu, pendekatan desain yang clean, slim, dan frameless menjadi pilihan utama karena memungkinkan elemen tersebut menyatu secara natural dengan berbagai konsep interior.

Sejalan dengan itu, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama di balik estetika dan pengalaman ruang. Risiko korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran, serta potensi sengatan listrik atau kesetrum, masih menjadi ancaman yang sering terjadi di rumah. Hal ini menegaskan bahwa penggunaan perangkat kelistrikan yang andal merupakan kebutuhan dasar untuk melindungi penghuni sehari-hari.

BPBD DKI Jakarta mencatat bahwa lebih dari 60% kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Hal ini, menjadikannya salah satu penyebab utama kebakaran di wilayah Jakarta dalam dua tahun terakhir. Fakta ini menegaskan bahwa standar keamanan tidak hanya bergantung pada panel distribusi, tetapi juga pada kualitas perangkat kelistrikan yang digunakan sehari-hari, termasuk sakelar dan stopkontak sebagai titik akhir instalasi listrik di rumah.

Menurut President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste Martin Setiawan, kebutuhan hunian modern kini semakin menuntut solusi yang terintegrasi. Hal tersebut sejalan dengan hunian modern di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran akan kualitas, keamanan, dan estetika ruang.

“Konsumen tidak lagi memilih antara desain atau keamanan, mereka menginginkan keduanya dalam satu solusi yang seimbang. Dengan pengalaman lebih dari 190 tahun dalam inovasi kelistrikan secara global dan hampir 40 tahun dalam pengembangan bisnis sakelar, kami terus memahami evolusi kebutuhan tersebut, termasuk di Indonesia yang merupakan salah satu pasar utama kami dalam kategori stopkontak dan sakelar,” urai Martin.

Vivace E, Jawaban Kebutuhan Detail Rumah

Menjawab kebutuhan tersebut, Vivace E hadir sebagai representasi dari “The Evolution of Elegance and Functionality.” Huruf ‘E’ merepresentasikan Evolution, menandai perkembangan perangkat kelistrikan rumah yang kini tidak hanya berfungsi sebagai elemen teknis, tetapi juga bagian dari desain interior modern.

Launching Vivace E

Putu Nimita, Business Offer Manager Schneider Electric Indonesia memberikan penjelasan mengenai lini produk Vivace E. (Foto: Istimewa)

Vivace E dikembangkan sebagai lini perangkat kelistrikan yang menggabungkan fungsi, estetika, dan perlindungan kelistrikan dalam satu kesatuan yang terintegrasi. Dengan desain yang slim, dan panel tanpa bingkai (frameless), Vivace E dirancang untuk menyatu secara visual dengan berbagai konsep interior, dengan empat pilihan warna seperti White, Black, Wine Gold, dan Light Grey yang memungkinkan fleksibilitas dalam menyesuaikan karakter ruang.

Di balik tampilannya, Vivace E dilengkapi dengan fitur safety shutter berstandar SNI dan bersertifikat International Electrotechnical Commission (IEC) dan sistem grounding yang memberikan perlindungan konsisten dalam penggunaan sehari-hari. Kualitas material dan kemudahan instalasi menjadikannya pilihan yang relevan tidak hanya bagi pemilik rumah, tetapi juga bagi pengembang properti yang menginginkan standar lebih tinggi.

Melalui Vivace E, Schneider Electric menghadirkan solusi sakelar dan stopkontak yang modern secara desain, aman dalam penggunaan, serta tetap relevan secara nilai bagi homeowner maupun developer. Vivace E kini tersedia di berbagai platform e-commerce dan distributor terdekat di seluruh Indonesia mulai dari harga Rp 30.000-an. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirut BTN Definitif Harus Paham Masalah Perumahan

    Dirut BTN Definitif Harus Paham Masalah Perumahan

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan dapat menempatkan figur yang benar-benar paham masalah pembiayaan perumahan untuk posisi Direktur Utama (Dirut) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Setidaknya, sudah dua kali berturut-turut, kursi orang nomor satu di Bank BTN diisi bukan dari internal perseroan. “Selama ini Dirut BTN yang ditunjuk kurang mengerti masalah […]

  • Pemda NTT Diminta Tinjau Ulang Nilai BPHTB

    Pemda NTT Diminta Tinjau Ulang Nilai BPHTB

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Nusa Tenggara Timur (NTT) berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) setempat untuk meninjau ulang besaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk rumah subsidi. Bobby Thinung Pitoby, Ketua DPD REI NTT mengatakan penurunan BPHTB akan sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki […]

  • Program 3 juta rumah masuk proyek strategis nasional (PSN).

    Realisasi Program Sejuta Rumah Q2-2022 Capai 278.725 Unit

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi Program Sejuta Rumah hingga kuartal II (Q-2) tahun 2022 mencapai 278.725 unit. Pembangunan perumahan ini dapat meningkatkan perekonomian nasional sekaligus memenuhi kebutuhan rumah yang layak di seluruh wilayah Indonesia. “Progres pembangunan rumah yang termasuk dalam Program Sejuta Rumah per 31 Mei 2022 ini mencapai angka 278.725 unit,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian […]

  • Tol Cisumdawu Beroperasi, Metland Optimalkan Potensi Properti di Kertajati

    Tol Cisumdawu Beroperasi, Metland Optimalkan Potensi Properti di Kertajati

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Peresmian tol Cisumdawu (Cileunyi – Sumedang – Dawuan) diharapkan dapat mempermudah dan memperlancar konektivitas menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Sebagai pihak swasta pertama yang membangun properti komersial sebagai sarana penunjang dan pelengkap aktivitas Bandara Kertajati, PT Metropolitan Land Tbk (Metland) menyambut positif upaya pemerintah tersebut. Metland telah mengoperasikan Hotel Horison Ultima Kertajati. […]

  • RAPBN 2023 Dukung Pembiayaan IKN

    RAPBN 2023 Dukung Pembiayaan IKN

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan akan terus mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur, termasuk yang berlokasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dukungan ini sebagaimana tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2023. “Kita akan menggunakan instrumen belanja pusat dan daerah untuk bisa mendukung berbagai program prioritas nasional dan juga dari […]

  • BRIS Diminta Perkuat Pembiayaan ke Sektor Properti

    BRIS Diminta Perkuat Pembiayaan ke Sektor Properti

    • calendar_month Minggu, 13 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Merger tiga anak usaha syariah dari bank pelat merah diharapkan dapat lebih mendukung ekspansi layanan sistem keuangan syariah di Indonesia. Tak terkecuali dukungan yang diharapkan bagi sektor properti. “Kami berharap bank syariah hasil merger ketiga anak usaha bank BUMN dapat mengayomi dan mendukung kemajuan sektor properti. Apalagi, seperti kita ketahui, sektor properti menjadi […]

Translate »
expand_less