Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Patut Dicoba! Kreasi Tekstur Bikin Ruang Tamu Jadi Lebih Hidup

Patut Dicoba! Kreasi Tekstur Bikin Ruang Tamu Jadi Lebih Hidup

  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JakartaRuang tamu bisa diibaratkan sebagai “etalase” rumah karena di sinilah area pertama yang dilihat tamu, mencerminkan gaya personal pemilik, dan menjadi pusat estetika rumah. Sering ditemui, ruang tamu terasa datar alias kurang “hidup”. Bukan karena pilihan warna yang salah, melainkan akibat permainan tekstur yang kurang maksimal. Untuk membuat ruang tamu terasa lebih hidup, penggunaan tekstur yang tepat mampu membentuk karakter yang tepat.

Meski penggunaan warna dalam di ruang tamu mampu memberikan dampak yang instan dan langsung mencuri perhatian, namun penerapan teksur justru memiliki kekuatan lebih dalam memberikan kesan tertentu yang dinginkan. Misalnya, menghadirkan kenyamanan secara sensorik, sekaligus memberi rasa hangat dan akrab tanpa terasa berlebihan.

Sebelum tahun 2026, warna menjadi fokus utama dalam tren desain interior. Namun kini, perhatian beralih pada permainan tekstur yang tak lagi dianggap sekadar pelengkap. Contoh tekstur yang menjadi tren saat ini adalah perpaduan antara sofa beludru dengan selimut rajut tebal dengan karpet rami. Alternatif lainnya bisa juga dengan perpaduan sofa linen alami dengan meja kopi berbahan marmer.

Meskipun demikian, warna tetap memiliki peran penting dalam membangun suasana ruang tamu, namun tekstur bekerja secara halus di baliknya. Tekstur mengikat seluruh elemen agar terasa menyatu. Kehadiran tekstur inilah yang membuat warna tampil lebih hidup, tanpa meninggalkan kesan datar.

Untuk menghadirkan ruang tamu yang terasa hangat dan nyaman, dikutip Homes and Gardens, kuncinya terletak pada lapisan tekstur yang saling melengkapi. Ditambah lagi, perpaduan berbagai material, baik melalui kain maupun finishing, mampu menciptakan ruang yang terasa lebih hidup, personal dan ramah.

Pendekatan ini menekankan pentingnya keseimbangan. Contohnya, memadukan kain dengan tenunan halus bersama material yang lebih kaya seperti beludru atau bouclé akan menghasilkan kontras sekaligus kedalaman visual.

Hal tersebut dapat terlihat pada ruang tamu bergaya klasik, di mana sofa beludru lembut dipadukan dengan bantal katun tebal serta furnitur kayu yang lebih berat. Kombinasi ini menghadirkan kontras yang memperkaya tampilan ruang.

Selain itu, sentuhan material seperti kulit, elemen kayu, hingga finishing logam bernuansa hangat semakin memperkuat efek berlapis tersebut. Interaksi antara permukaan yang halus dan bertekstur inilah yang pada akhirnya menyatukan seluruh elemen, menciptakan ruang tamu yang terasa utuh dan berkarakter.

Tak Hanya Fokus pada Tampilan Ruang Tamu

Meski terlihat penting, tampilan ruang tamu bukanlah segalanya. Satu hal yang juga perlu menjadi perhatian adalah bagaimana pengalaman yang bisa dirasakan. Bayangkan bersantai di sofa beludru yang lembut, ditemani selimut rajut hangat, dengan pijakan kaki pada karpet wol yang empuk, atau menikmati waktu santai di ruang berpanel kayu. Detail-detail inilah yang menghidupkan suasana dan membuat ruang terasa lebih personal, layaknya rumah sendiri.

Oleh karena itu, menghadirkan beragam lapisan tekstur menjadi pendekatan yang bisa diimplementasikan dalam desain interior. Semakin banyak tekstur yang dipadukan, semakin kaya pula karakter ruang yang tercipta. Pendekatan ini dapat diterapkan di berbagai jenis ruangan, namun terasa paling efektif pada skema warna netral, di mana tekstur berperan penting dalam menciptakan kedalaman dan daya tarik visual.

Tekstur sejatinya jauh lebih dari sekadar menambahkan selimut empuk di atas sofa. Ada cara-cara yang lebih halus, namun justru memberi dampak besar dalam membangun karakter ruang. Bahkan ruang yang paling sederhana sekalipun menyimpan banyak peluang untuk menghadirkan tekstur. Salah satunya melalui teknik pelapisan karpet. Misalnya, memadukan karpet Persia bergaya vintage di atas karpet rami alami yang mampu memperkaya tampilan secara instan.

Disamping itu, bisa juga dengan pelapis dinding bertekstur. Ini membuat ruang tamu menjadi elemen yang kuat. Material seperti grasscloth, sutra, atau linen dapat mengubah suasana ruang secara menyeluruh. Sentuhan detail tambahan pada bagian tepi pun mampu memberikan hasil akhir yang lebih tegas dan terkonsep. Alternatif lainnya, penggunaan cat limewash menghadirkan tekstur dinding yang lebih lembut dengan nuansa yang hangat dan atmosferis.

Langkah awal yang perlu diperhatikan dalam memadukan tekstur adalah mengetahui fungsi ruang serta suasana yang ingin dihadirkan. Setiap pilihan material akan membawa karakter yang berbeda, sehingga penting untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan ruang.

Kemudian, untuk menciptakan nuansa yang lebih santai dan terasa “hidup”, penggunaan material alami bisa menjadi pilihan utama. Linen tebal, logam tanpa lapisan, kulit berkesan usang, hingga finishing kayu yang matte dengan sentuhan rustic, serta serat alami seperti jute dan sisal, mampu menghadirkan kehangatan yang kasual.

Sementara itu, untuk ruang yang ingin tampil lebih formal atau digunakan pada suasana malam, material dengan karakter lebih mewah dapat dipertimbangkan. Sutra, beludru, mohair, hingga elemen reflektif seperti cermin, kaca, dan permukaan mengilap akan memberikan kesan elegan sekaligus memperkuat atmosfer yang lebih berkelas. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja BCA, Kredit Pemilikan Rumah Tumbuh Tertinggi

    Kinerja BCA, Kredit Pemilikan Rumah Tumbuh Tertinggi

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan entitas anak mencatatkan laba bersih sebesar Rp8,1 triliun pada triwulan I-2022, tumbuh 14,6% secara tahunan (year on year/yoy). Peningkatan laba bersih di triwulan pertama tersebut didukung oleh pertumbuhan bisnis antara lain peningkatan aktivitas kredit, transaksi, serta dana giro dan tabungan (CASA). Seiring dengan pemulihan perekonomian nasional, total […]

  • Ilustrasi Rumah MBR

    Kementerian PUPR Rancang Grand Design Perumahan MBR Informal

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya mengatasi kekurangan perumahan (backlog) dan mendorong masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah layak huni. Salah satunya dengan melakukan inovasi penyediaan hunian layak bagi MBR berpendapatan tidak tetap atau informal. “Pemerintah berkomitmen untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kami harapkan dapat […]

  • Apindo Tak Menduga Terbitnya Perppu Cipta Kerja

    Apindo Tak Menduga Terbitnya Perppu Cipta Kerja

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja diluar dugaan. “Apindo yang sedang menunggu untuk dilibatkan pemerintah dalam pembahasan substantif perubahan UU Cipta Kerja sebagai tindak lanjut putusan inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi cukup surprise dengan terbitnya Perppu tersebut. Namun, dunia usaha dapat […]

  • Kuota FLPP Tahun Depan Ditambah Jadi 220 Ribu Unit

    Kuota FLPP Tahun Depan Ditambah Jadi 220 Ribu Unit

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Tahun Anggaran (TA) 2023 menambah jumlah kuota penerima bantuan pembiayaan perumahan melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Dari semula sebanyak 200 ribu unit pada tahun 2022 menjadi 220 ribu unit di tahun depan. Penambahan kuota FLPP itu seiring bertambahnya anggaran dari tahun 2022 sebesar […]

  • Pemerintah Gelontorkan Rp11 Triliun di Proyek Tol Trans Sumatera

    Pemerintah Gelontorkan Rp11 Triliun di Proyek Tol Trans Sumatera

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah telah menggelontorkan Rp 10,89 triliun pendanaan pengadaan lahan guna pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Salah satu ruas JTTS yakni Pekanbaru – Kandis – Dumai sepanjang 12 km, telah beroperasi sejak tahun 2020 lalu. “Pemerintah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi […]

  • Vasanta Group dan MCUDI Mulai Konstruksi Cluster Laguna di Shila at Sawangan

    Vasanta Group dan MCUDI Mulai Konstruksi Cluster Laguna di Shila at Sawangan

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • 0Komentar

    DEPOK – PT Pakuan Tbk, anak perusahaan dari Vasanta Group, dan PT MC Urban Development Indonesia (MCUDI), anak perusahaan dari Mitsubishi Corporation, menggelar groundbreaking Cluster Laguna di Shila at Sawangan, Depok, Kamis (4/7/2024). Tahap ini merupakan wujud komitmen kedua perusahaan sebagai pengembang untuk menyelesaikan proses pembangunan tepat waktu. Cluster Laguna yang diluncurkan pada akhir tahun […]

Translate »
expand_less