Wajib Tahu! 5 Masalah Eksterior Rumah yang Harus Diperbaiki Jelang Musim Hujan
- calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
- print Cetak

Ilustrasi (Foto: Magnific)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Memasuki bulan September, musim penghujan segera datang. Inilah waktu yang tepat untuk memperbaiki eksterior rumah sebelum musim hujan benar-benar datang. Perbaikan rumah bisa dimulai dari area jalan masuk hingga atap, ada sejumlah bagian rumah yang perlu diperiksa dan segera diperbaiki guna mencegah kerusakan yang lebih parah selama musim dingin.
Dengan melakukan perbaikan secara dini, berbagai risiko akibat cuaca buruk bisa dihindari. Perbaikan apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan akibat rembesan dan genangan air? Simak ulasan lengkapnya berikut ini sikutip The Spruce.
1. Bersihkan Talang Tersumbat dan Perpanjang Saluran Pembuangan Air
Sistem talang air memiliki peran penting dalam mengalirkan air lelehan selama musim penghuja. Namun, ketika daun-daun mulai berguguran, talang air dapat dengan cepat dipenuhi dan mengalami penyumbatan.
Masalah serupa juga dapat terjadi pada saluran pembuangan air atau downspout. Saluran yang terlalu pendek atau dipasang di posisi yang kurang tepat dapat membuat air justru menggenang di sekitar rumah. Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko menyebabkan air merembes hingga ke dalam rumah dan memicu banjir.
2. Perbaiki atau Ganti Genteng yang Retak, Longgar, atau Hilang
Saat memeriksa sistem talang air, luangkan waktu untuk mengecek kondisi atap rumah. Segera perbaiki genteng yang longgar maupun bagian flashing yang bermasalah. Sementara itu, genteng yang hilang atau mengalami kerusakan sebaiknya diganti agar atap kembali tertutup dengan baik sebelum permukaannya dipenuhi lapisan es dan salju.
3. Tutup Celah pada Dinding Eksterior Rumah
Air hujan tidak hanya dapat masuk ke dalam rumah melalui atap. Celah pada siding atau pelapis dinding juga dapat menjadi jalan masuk air, terutama jika material tersebut mengalami kerusakan selama musim semi dan musim panas. Langkah ini penting dilakukan sebelum kerusakan semakin parah dan menyebabkan air merembes masuk ke dalam struktur rumah.
4. Tutup Celah Kecil di Jendela dan Pintu
Celah dan retakan di sekitar jendela serta pintu dapat menjadi jalur masuk air ke dalam rumah. Pasalnya, panas dari dalam rumah dapat keluar melalui celah-celah tersebut. Lakukan penguatan ulang atau ganti di bagian yang sudah retak, menyusut, atau mulai terlepas dari permukaan.
5. Pangkas Dahan Pohon di Halaman
Pepohonan dapat menimbulkan berbagai masalah saat memasuki akhir musim panas. Ketika terjadi angin kencang, dahan yang rapuh atau sudah longgar dapat patah dan menimpa rumah, halaman, bahkan kendaraan. Untuk itu, pangkas dahan-dahan yang menjulur atau menggantung di atas area rumah. (SAN)
Penulis Sandiyu Nuryono
Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz
