Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Produsen Lantai Kayu TEKA Dukung Pameran Lukis Indonesia

Produsen Lantai Kayu TEKA Dukung Pameran Lukis Indonesia

  • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG SELATAN – Produsen lantai kayu premium TEKA, PT Tanjung Kreasi Parquet Industry (TKPI), anak usaha dari PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group) melakukan kolaborasi seni dengan 10 pelukis modern dan kontemporer dengan menggelar pameran lukisan bertajuk Art Kembang Kayu dari 26 Maret – 10 April 2022 di TEKA Real Wood Flooring Gallery, Alam Sutera, Tangerang Selatan.

Ke-10 pelukis tersebut antara lain Syakieb Sungkar, Amrus Natalsya, KP Hardi Danuwijoyo, Nisan Kristiyanto, Erman Sadin, Sarnadi Adam, Indyra, Sukriyal Sadin, Chryshnanda Dwilaksana dan Revoluta S.

Direktur TKPI, Muhammad Hamdani, mengatakan pameran lukisan Art Kembang Kayu yang melibatkan 10 seniman seni rupa Indonesia tersebut merupakan langkah awal TEKA dalam mengapresiasi ide kreatif para seniman sekaligus sebagai bentuk kolaborasi interior lantai kayu dengan para seniman Indonesia.

“Bagi kami, lantai kayu atau dinding kayu bukan hanya sebuah produk melainkan sebuah karya dari keberagaman dan keunikan dari setiap pohon untuk menciptakan keindahan dari suatu ruangan,” kata Muhammad Hamdani saat pembukaan pameran lukisan tersebut, Sabtu (26/3/2022).

Melalui pameran tersebut, kata dia, para seniman memiliki alternatif baru memamerkan karyanya. Ini sekaligus memberikan ruang bagi TEKA untuk memperkenalkan produk lantai kayu premium kepada khalayak yang lebih luas di dalam negeri.

Menurut Hamdani, produk engineered floorings merek TEKA telah dikenal di lebih dari 44 negara tujuan ekspor seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada. Kemudian, Jepang, Timur Tengah, China, Korea Selatan dan sejumlah negara di Asia Tenggara. Pabrik TEKA berlokasi di Temanggung Jawa Tengah, di atas lahan seluas 17 hektar.

Apresiasi Seni

Produk parket atau lantai kayu alami tersebut telah banyak penggunaannya untuk bangunan terkenal di dalam dan luar negeri. Selain itu, telah mendapat kepercayaan dari beberapa brand global untuk penggunaan lantai kayu pada interior jaringan gerainya.

“Sejauh ini produk kami lebih dikenal di pasaran ekspor. Namun dalam beberapa tahun terakhir kami juga serius mengembangkan pasar lokal. Salah satunya ditandai dengan pembukaan TEKA Wood Flooring Gallery pertama di Alam Sutera,” ujarnya.

Selain menjadi bentuk kontribusi PT TKPI dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group) terhadap perkembangan seni lukis di Tanah Air, Hamdani juga tidak menampik jika ke depan TEKA dapat melakukan kolaborasi lebih lanjut dengan para seniman lukis nasional untuk memproduksi lantai kayu bermotif lukisan tertentu.

Kurator Art Kembang Kayu, Anna Sungkar, menyampaikan terimakasih atas dukungan penuh PT TKPI dan DSN Group dalam memajukan seni lukis nasional dengan menyediakan tempat bagi 10 pelukis untuk memamerkan karya seni mereka di TEKA Wood Flooring Gallery, Alam Sutera.

Dia mengatakan karya para seniman lukis dalam pameran kali ini sebagian besar secara kebetulan mengarah kepada karya yang berbau lirisisme. Tentu saja, banyak karya-karya di luar lirisisme yang cocok juga untuk dipadankan menjadi bagian elemen interior. Namun semuanya sangat bergantung dari situasi dan preferensi para arsitek dan pemilik rumah.

Keberagaman

Keberagaman pilihan juga mendapat perhatian dalam pameran ini. Porsinya sesuai dengan luasnya selera masyarakat yang semakin hari semakin maju daya apresiasi seninya.

“Namun pada akhirnya karya-karya lukis yang dipamerkan akan terasa cocok dengan keunikan permukaan kayu yang terdapat pada parket dan dinding kayu olahan di galeri TEKA ini,” ujar Anna Sungkar.

Suasana pameran lukisan Art Kembang Kayu
Foto; Rinaldi

Kolektor lukisan, Wina Armada menjelaskan karya-karya perupa yang hadir dalam pameran Art Kembang Kayu ini mewakili jati diri pelukisnya masing-masing. Melihat daftar para peserta pameran, menurut Wina, jelas sudah mulai menemukan DNA dan brand masing-masing. Peranan kurator Anna Sungkar akan memperjelas jejak DNA masing- masing pelukis.

“Maka pameran ini menjadi sarana yang saling melengkapi dengan penggunaan medium kemajuan teknologi. Dengan demikian, pameran ini bukan sekedar etalase karya-karya perupa. Tetapi juga merupakan sebuah unjuk eksistensi brand dari DNA masing-masing peserta pameran,” pungkas Wina Armada. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Lebaran, PUPR Kebut Pelebaran Tol Jakarta-Cikampek

    Jelang Lebaran, PUPR Kebut Pelebaran Tol Jakarta-Cikampek

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta pekerjaan pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek jalur B di Km 67 – Km 50 segera dikebut guna mendukung arus mudik Lebaran 2022. Pelebaran jalan ini sebagai antisipasi untuk ruas fungsional terbatas terutama bagi kendaraan kecil. “Jadwal pekerjaan hingga H-10 Lebaran 2022 tinggal 12 hari […]

  • Menkeu: Pembiayaan Awal Pembangunan IKN dari PEN

    Menkeu: Pembiayaan Awal Pembangunan IKN dari PEN

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa pembiayaan awal pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) diperoleh dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2022. Tujuannya agar target pembangunan IKN dapat terpenuhi, sekaligus tetap menjaga stabilitas dan sustainabilitas keuangan negara. “Kita nanti bisa mendesain untuk kebutuhan awal terutama pelaksanaan pembangunan akses dan infrastruktur IKN bisa masuk […]

  • Webinar Jaduman Mataraman Tlatah Ngawi

    REI Siap Bangun Kabupaten Ngawi, Asalkan …

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyatakan kesiapannya untuk membangun Kabupaten Ngawi. Namun, kepastian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus jelas sehingga akan menarik investor untuk berusaha di Kabupaten Ngawi. “Iya. Karena di manapun ada opportunity itu pasti kita siap dan memang pengusaha itu orientasinya bukan hanya profit. RTRW kalau […]

  • Daerah akan “Dipaksa” Percepat Pengesahan Perda RTDR

    Daerah akan “Dipaksa” Percepat Pengesahan Perda RTDR

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Salah satu poin penting di dalam Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) atau Omnibus Law Ciptaker adalah menyangkut penyelenggaraan tata ruang khususnya yang berhubungan dengan kewenangan pemerintah pusat dalam penyelenggaraan penataan ruang. Banyak kritik jika kewenangan pemerintah daerah dalam penataan ruang bakal terkikis. UUCK dituding menghapus sejumlah kewenangan pemerintah daerah (Pemda) baik provinsi maupun kabupaten/kota […]

  • Peresmian jalan penghubung BSD City-Gading Serpong

    Kolaborasi 3 Pengembang Integrasikan Kawasan Serpong

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Kolaborasi tiga pengembang di kawasan Serpong, yakni Paramount Land, Sinar Mas Land, dan Summarecon Serpong, meresmikan jalan penghubung Jalan Boulevard BSD City dan Boulevard Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten. “Akses jalan penghubung antar kawasan ini merupakan simbol sinergi tiga perusahaan pengembang terkemuka di kawasan BSD City dan Gading Serpong. Infrastruktur jalan ini akan […]

  • Dihantui Resesi Global, Bisnis Properti Tahun 2023 Masih Cerah

    Dihantui Resesi Global, Bisnis Properti Tahun 2023 Masih Cerah

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kendati resesi global mengintai, para pemangku kepentingan sektor properti optimistis bahwa industri ini masih tetap berpeluang tumbuh di tahun depan. “Krisis global menjadi tantangan bersama di tahun depan. Namun, kita tetap optimis bahwa dengan economic growth sehingga sektor properti bisa tetap bertumbuh,” tutur Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP […]

Translate »
expand_less