Breaking News
light_mode
Beranda » Regulasi » Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Proyek Infrastruktur Dioptimalkan

Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Proyek Infrastruktur Dioptimalkan

  • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen dalam peningkatan penggunaan berbagai produk dalam negeri. Contohnya, material dan peralatan konstruksi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan bangunan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya penggunaan komponen produk dalam negeri dalam rangka menjaga roda ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

“Pembangunan infrastruktur yang menggunakan dana APBN harus menggunakan produk dalam negeri. Atau kalaupun produk dari luar, harus punya pabrik di sini,” kata Menteri Basuki dalam keterangannya, Jumat (11/3/2022).

Dari total pagu anggaran TA 2022 sebesar Rp100,6 triliun, rencana pengadaan produk dalam negeri Kementerian PUPR sebesar Rp80,48 triliun.

Pengadaan tersebut penggunaannya antara lain untuk pembangunan 37 bendungan, 21 embung, 160 km pengendali banjir dan pengaman pantai. Kemudian, 2,86 m3 /detik air baku, 9,2 km jalan tol, 354 jalan baru, 23.715 m jembatan. Lalu. 1.072 m flyover atau underpass, SPAM 1.637 liter/detik, pengelolaan sampah 21.000 KK, 8 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu. Ada pula 5.141 unit Rusun, 1.823 unit Rusus dan 101.250 unit rumah swadaya.

Optimalisasi

Sebagai upaya optimalisasi penggunaan produk dalam negeri, Kementerian PUPR terus bekerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam penyediaan e-katalog sektoral.

Hingga saat ini terdapat 141 penyedia untuk 14 etalase dengan 41 produk dan jasa, termasuk penandatanganan Kontrak Payung Katalog Elektronik (e-katalog) Sektoral pada 10 Februari 2022 dengan 41 penyedia, yang terdiri dari 31 penyedia untuk etalase produk Pekerjaan Preservasi Jalan, 9 penyedia untuk etalase Produk IPA Struktur Baja berkapasitas 5 – 40 liter/detik, dan 1 penyedia untuk etalase Produk Rumah Unggul Sistem Panel Instan (RUSPIN).

Kementerian PUPR juga melakukan penguatan regulasi terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yakni Permen PUPR No 18 Tahun 2018 Tentang Pemanfaatan aspal Buton untuk mendorong keterlibatan stakeholder lokal dalam pengelolaan MPK dalam negeri, Permen PUPR No 14 Tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Melalui Penyedia untuk meningkatkan keterlibatan dan melindungi Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) nasional, tenaga kerja konstruksi (TKK) lokal, dan pemanfaatan Material dan Peralatan Konstruksi (MPK), serta Permen PUPR No 7 Tahun 2021 tentang Pencatatan Sumber Daya Material dan Peralatan Konstruksi (SDMPK) untuk memastikan bahwa SDMPK yang digunakan dalam pekerjaan konstruksi harus telah lulus uji dan mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri.

Kemudian Surat Menteri PUPR No. PB.0101-MN/2775 (30 Desember 2020) mengenai instruksi pelaksanaan PBJ yang harus menggunakan material/bahan produk dalam negeri. Serta Surat Menteri PUPR kepada Menteri Perindustrian (8 Februari 2021) tentang permohonan dukungan mengenai pelarangan penggunaan SNI 7614:2010 pada sektor konstruksi karena Baja Batangan untuk Keperluan Umum yang tercantum dalam SNI ini tidak sesuai dengan standar mutu pekerjaan konstruksi, dan Kewajiban penggunaan SNI 2052:2017 tentang Baja Tulangan Beton serta penggunaan bahan baku baja yang sesuai standar mutu pekerjaan konstruksi. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cetak Developer Tangguh, REI Jatim Gelar Diklat

    Cetak Developer Tangguh, REI Jatim Gelar Diklat

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang anggota Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jawa Timur mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat). Kegiatan ini bertujuan mencetak developer yang tangguh dalam menghadapi tantangan kondisi ekonomi. “Diklat ini dapat membimbing kita untuk bekerja secara lebih baik. Selain mengajarkan tata cara menjadi developer yang benar, pemateri akan menyampaikan berbagai peluang bisnis properti yang ada,” […]

  • Bidik Kota Lapis Ketiga, Ini Strategi Ekspansi Metland di 2024

    Bidik Kota Lapis Ketiga, Ini Strategi Ekspansi Metland di 2024

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Metropolitan Land Tbk. (Metland) berencana melakukan ekspansi pengembangan proyek residensial di berbagai daerah termasuk di kota-kota lapis ketiga. Meski populasinya tidak terlalu besar, namun pertumbuhan ekonominya cenderung meningkat. Selain membidik kota-kota lapis ketiga, Metland juga akan menginsentifkan kolaborasi dengan pihak lain termasuk dengan investor asing. “Di kota-kota lapis ketiga kami mungkin akan […]

  • Ilustrasi Rumah MBR SLIK(Foto: Ditjen Perumahan PUPR)

    Pengembang Rumah MBR, Siap-siap Kencangkan Ikat Pinggang

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang rumah khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agaknya masih harus terus mengencangkan ikat pinggang karena pemerintah tak kunjung menetapkan harga jual baru rumah bersubsidi. Malahan, beredar kabar bahwa kebijakan tersebut baru akan terbit pada penghujung semester pertama 2022. Berdasarkan informasi dari narasumber industriproperti.com di pemerintahan, harga baru rumah bersubsidi baru akan terbit pada […]

  • HUT ke-52, REI Bantu Fasilitas Air Bersih dan Pembangunan Masjid di Golo Mori

    HUT ke-52, REI Bantu Fasilitas Air Bersih dan Pembangunan Masjid di Golo Mori

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-52 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Perhelatan ini diadakan dari 25-27 April 2024 yang diikuti hampir 1.000 orang anggota dan keluarga besar REI dari seluruh Indonesia. Beragam kegiatan digelar selama acara puncak HUT REI ke-52 […]

  • pajak properti

    INTAC: Pajak Properti Banyak dan Rumit

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Indonesian Tax Care (INTAC) mengungkap bahwa pajak terkait properti di Tanah Air jumlahnya sangat banyak dan rumit. Sedikitnya ada 13 pajak properti yang berlaku, antara lain PPh Badan Final (2,5%), BPHTB (5%) hingga PPh Bangun Guna Serah (5%). “Sistem pajak untuk properti ini cukup rumit dan cukup banyak pihak-pihak yang terkait. Di investasi […]

  • Pariwisata Jakarta

    Pacu Pariwisata Jakarta, Bank Jakarta Dukung Abang None 2025

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Jakarta berkomitmen dalam pengembangan pariwisata Jakarta sekaligus peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda di final Abang None Jakarta 2025, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat, 26 September 2025. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebutkan Abang dan None Jakarta merupakan salah satu warisan budaya Betawi yang harus dijaga kelestariannya. Kehadirannya diharapkan mampu membawa […]

Translate »
expand_less