Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » IFEX 2024 Hadirkan 1.000 Produk Furnitur dan Kerajinan Indonesia

IFEX 2024 Hadirkan 1.000 Produk Furnitur dan Kerajinan Indonesia

  • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2024 segera digelar dari 29 Februari hingga 3 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Ditargetkan, lebih dari 115 negara akan hadir pada IFEX 2024.

Hingga saat ini Jumat (23/2), data negara yang telah melakukan registrasi IFEX didominasi oleh Australia, China, India, Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Malaysia, Belanda, dan Filipina.

“Negara-negara di Asia, Afrika, dan Timur Tengah saat ini merupakan emerging markets yang menjadi target buyers pada pameran IFEX nanti,” kata Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur dalam keterangannya.

IFEX 2024 akan menggunakan seluruh hall di JIExpo Kemayoran dengan tambahan area Gambir Expo sebagai area baru pameran IFEX. Penambahan area IFEX 2024 ini disebabkan oleh antusias para peserta sehingga menambah area dengan total luasan area 65 ribu meter persegi.

Tahun ini, IFEX juga diikuti lebih dari 500 peserta pameran baik dari dalam maupun luar negeri. IFEX 2024 menargetkan 13.000 pengunjung hadir selama 4 hari penyelenggaraan IFEX

“Perluasan area pameran ini tentunya berkat antusiasme dari pelaku industri furnitur dan kerajinan di Indonesia sehingga setiap tahun kami memperluas area pameran,” ujar Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung.

Dukungan Pemerintah

Lebih lanjut, Abdul Sobur menyebutkan HIMKI tetap optimis dengan tumbuhnya industri furnitur dan kerajinan meski memasuki tahun pemilu 2024. Hal itu ditopang pertumbuhan perekonomian di Indonesia yang akan tetap tumbuh 4,9 persen hingga 5,0 persen. Target pertumbuhan itu perlu didorong dengan dukungan pemerintah terhadap ekspor pada industri padat karya seperti furnitur dan kerajinan.

“Tahun 2024 merupakan tahun transisi pemerintahan, tentunya banyak hal yang kita harapkan di pemerintahan baru saat ini seperti dukungan terhadap industri furnitur dan kerajinan agar tetap tumbuh dan bersaing di kancah global,” ujar Abdul Sobur.

Di tahun ini, pameran IFEX akan menampilkan berbagai macam produk unggulan dan tentunya unik dari Indonesia. Ciri khas yang unik dan menggambarkan budaya Indonesia inilah yang tetap akan menjadi nilai lebih pada pameran IFEX. Sekitar 1.000 produk dari berbagai macam bahan seperti wooden, rattan, bamboo, leather, fabrics, art and craft, dan pottery akan tersaji selama empat hari penyelenggaraan pameran.

Tidak hanya menampilkan berbagai macam produk, acara ini menampilkan rangkaian program seperti pada tahun-tahun sebelumnya seperti seminar dan buyers & exhibitors nite sebagai ajang koneksi para peserta dan pengunjung yang hadir.

Selain itu, untuk memudahkan para buyers, IFEX juga menyiapkan fasilitas penunjang seperti mushola, medical room, free shuttle bus, cafetaria, dan lain-lain.

“Pameran ini juga menyediakan International Buyers Lounge yang bisa digunakan untuk berjejaring bersama exhibitors IFEX 2024,” jelas Daswar Marpaung.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan melakukan registrasi pada Indonesia International Furniture Expo 2024, kunjungi https://ifexindonesia.com/ atau instagram @ifex_id. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalisasi Pengaruhi Pertumbuhan Pembiayaan Properti

    Digitalisasi Pengaruhi Pertumbuhan Pembiayaan Properti

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan kredit properti, PT Bank Cental Asia (BCA) Tbk BCA terus melakukan akselerasi kinerja dengan memanfaatkan teknologi digital. Upaya itu pun membuahkan hasil yang menggembirakan. Lihat saja, kinerja penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BCA yang tumbuh cukup baik. Sejak optimalisasi layanan melalui digital, portofolio KPR BCA meningkat signifikan […]

  • Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit dan Laba Bersih di Triwulan I

    Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit dan Laba Bersih di Triwulan I

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencetak laba bersih secara konsolidasi sepanjang triwulan I-2022 mencapai Rp10 triliun atau tumbuh hingga 70 persen (year on year/yoy). Kinerja yang baik tersebut didorong oleh pertumbuhan kredit yang secara konsolidasi naik 8,93 persen (yoy) menjadi Rp1.072,9 triliun. Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi mengungkapkan dalam tiga bulan pertama […]

  • magnum estate

    Kolaborasi Magnum Estate Ajak Pengusaha Swiss Investasi di Indonesia

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Magnum Estate International, perusahaan realestat terkemuka di Indonesia, turut berpartisipasi pada World Economic Forum (WEF) 2025 di Davos, Swiss. Pengembang ini juga menghadiri Indonesia Night 2025 di Garden Hall, Morosani Schweizerhof Hotel, sebuah jamuan yang sangat kental dengan nuansa budaya Indonesia, Rabu (22/1) lalu. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) […]

  • Beli Hunian di TOD, Dapat Bonus Kompor Listrik dari BTN

    Beli Hunian di TOD, Dapat Bonus Kompor Listrik dari BTN

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mendukung penuh kemandirian energi nasional melalui Gerakan Satu Juta Kompor Induksi dengan menggandeng lima pengembang besar yang mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD). Nantinya, seluruh hunian di kelima proyek TOD milik para pengembang tersebut yang dibiayai Bank BTN akan memperoleh bonus kompor induksi (energi listrik). Direktur Utama […]

  • Harga Tak Naik, REI Desak Perizinan Rumah MBR Dipermudah

    Harga Tak Naik, REI Desak Perizinan Rumah MBR Dipermudah

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • 0Komentar

    Semarang – Pengembang kembali menyuarakan desakan penyesuaian harga jual rumah subsidi karena biaya produksi yang kian melambung. Apabila pemerintah bergeming tidak menaikkan harga jual rumah subsidi, paling tidak pengembang meminta adanya terobosan di bidang perizinan. “Kondisi ini terpaksa kami utarakan. Perlu ada terobosan dalam menghadapi situasi kenaikan harga material bangunan dan kenaikan BBM. Sedangkan pemerintah […]

  • Ini Tantangan Perkotaan di Masa Depan

    Ini Tantangan Perkotaan di Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Wilayah perkotaan di masa mendatang menghadapi tantangan seputar perubahan iklim serta problem kemacetan. Pemanfaatan ruang di wilayah perkotaan dapat lebih optimal melalui pembentukan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pembangunan berorientasi Transit Oriented Development (TOD). “Beberapa tantangan ke depan wilayah perkotaan seperti adaptasi iklim, kemacetan, pemanfaatan ruang yang tidak optimal, dan lain-lain. Terlaksananya TOD […]

Translate »
expand_less