Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Lagi, Dua Investor Baru Bangun Hunian di IKN Nusantara

Lagi, Dua Investor Baru Bangun Hunian di IKN Nusantara

  • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengatakan dua investor baru telah mengantongi letter to proceed atau Surat Izin Prakarsa Proyek (SIPP) untuk membangun hunian bagi Aparat Sipil Negara (ASN) di IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Kedua investor nasional tersebut adalah Konsorsium PT Perintis Triniti Properti Tbk (Konsorsium Triniti) dan PT Nindya Karya.

Kepala OIKN, Bambang Susantono menyebutkan Konsorsium Triniti dan Nindya Karya sudah mendapatkan SIPP untuk membangun hunian ASN bersama dengan tiga investor sebelumnya. Konsorsium Triniti menanamkan modal Rp1,8 triliun untuk mengerjakan tujuh tower, sedangkan Nindya Rp1,42 triliun untuk membangun delapan tower.

“Dengan adanya tambahan dua investor untuk membangun hunian ASN diyakini dapat mempercepat pembangunan IKN Nusantara sehingga tahun depan para ASN dapat mulai pindah,” kata Bambang dalam keterangannya, Jumat (31/3).

Skema bisnis untuk kedua investor tersebut adalah Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), sehingga akan ada pembagian risiko antara pemerintah dan investor beserta insentif dan penalti pada pelaksanaannya.

“Dipastikan dengan skema KPBU, negara sama sekali tidak dirugikan,” terang Bambang.

Untuk diketahui, kedua investor ini akan membangun hunian ASN di wilayah yang berbeda. Konsorsium Triniti membangun di wilayah West Residence WP1A-1 dan Nindya membangun di wilayah West Government WP1A-1.

Tiga investor sebelumnya yang telah mendapat surat izin prakarsa adalah PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon), Konsorsium Nusantara (RBN CCFG) dan Korean Land and Housing Corporation (KLHC). Ketiga investor ini ditargetkan menuntaskan pekerjaannya pada 2024.

Bambang menjelaskan, kebutuhan hunian ASN di IKN Nusantara sangat banyak yakni akan ada 16.990 ASN di tahun 2024 dan akan terus bertambah setiap tahunnya. Oleh karena itu, peluang investasi di hunian ASN masih sangat terbuka lebar kepada investor yang berminat.

Sesuai Rencana

Berbagai kegiatan pembangunan di kawasan IKN Nusantara saat ini terus berlangsung, dengan fokus pembangunan di kawasan inti. Hingga sekarang kegiatan pembangunan IKN sudah mencapai sekitar 23 persen.

“Tentu saja berbagai kegiatan pembangunan seperti bendungan dan penyediaan air baku progres-nya sudah 80 hingga 90 persen,” kata Deputi bidang Sarana dan Prasarana OIKN, Silvia Halim.

Dia menambahkan, semua progres pembangunan yang tengah dilakukan masih on the track sehingga Otorita IKN optimis bahwa pembangunan dapat selesai sesuai dengan rencana.

Mengusung konsep Future Smart Forest City, pembangunan IKN Nusantara akan dilakukan di atas lahan seluas 256.000 hektar. Di tahap awal 2022-2024, akan fokus pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluas 1.600 hektar atau 25 persen dari total luas KIPP sekitar 6.600 hektar. Sisanya, 5.000 hektar lagi akan dipertahankan sebagai area hijau. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seperti Ini Komposisi Hunian Berimbang Baru!

    Seperti Ini Komposisi Hunian Berimbang Baru!

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • 0Komentar

    Terbitnya aturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja mengubah konstelasi aturan main dalam banyak sektor, termasuk juga dalam industri properti. Berangkat dari hal tersebut redaksi industriproperti.com akan membedah masing–masing regulasi turunan UU Cipta Kerja yang berkelindan dengan industri properti. Jakarta – Ketentuan soal hunian berimbang adalah salah satu aturan yang berpengaruh […]

  • Ini Masukan Masyarakat Adat Kaltim untuk Jokowi Soal IKN

    Ini Masukan Masyarakat Adat Kaltim untuk Jokowi Soal IKN

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejumlah tokoh masyarakat adat Kalimantan Timur (Kaltim) menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Selain pernyataan dukungan, ada sejumlah aspirasi tokoh masyarakat adat yang disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo. “Kita telah menerima pernyataan dukungan tokoh masyarakat adat Kaltim terkait pembangunan IKN. Ada sejumlah masukan yang sangat berharga. Mulai dari pentingnya […]

  • Terkendala PBG, Stimulus PPN DTP Jadi Kurang Efektif

    Terkendala PBG, Stimulus PPN DTP Jadi Kurang Efektif

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) menjadi stimulus yang diharapkan membantu penyerapan properti oleh pasar di tengah kondisi pandemi saat ini. Namun, kebijakan PPN DTP yang diperpanjang hingga Juni 2022 nanti dinilai akan sulit efektif diterapkan di lapangan, sehingga memengaruhi hasil capaiannya. Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Ignesjz Kemalawarta menilai […]

  • GrahaLaras Sentul

    GrahaLaras Sentul Lengkapi Fasilitas Kawasan

    • calendar_month Sabtu, 4 Mar 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perumahan GrahaLaras Sentul dikembangkan PT Kesuma Agung Selaras (PT KAS). PT KAS melihat fasilitas dalam sebuah perumahan sangat penting, karena akan menunjang aktivitas warga. Sehingga akan menjadi ruang interaksi sosial yang bermanfaat dalam membangun kehidupan di GrahaLaras Sentul. Setelah mengoperasikan Masjid Alfatih, dijadwalkan pada September 2023 mendatang pengembang tersebut juga akan meresmikan penggunaan […]

  • Momentum Pemulihan Properti Terganjal Aturan PBG

    Momentum Pemulihan Properti Terganjal Aturan PBG

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemangku kebijakan diharapkan dapat menjaga momentum pemulihan sektor properti di tahun 2022. Pelaku usaha meminta adanya sinkronisasi penerapan kebijakan dari tingkat pusat ke daerah agar optimisme pemulihan properti bisa terealisasi. “Pemerintah jangan membuat kebijakan yang seolah-olah bagus. Tapi kenyataannya, penerapan di lapangan tidak bisa berjalan baik,” tegas Chief Executive Officer Indonesia Property Watch […]

  • REI Gali Potensi Pariwisata Kabupaten Kerinci

    REI Gali Potensi Pariwisata Kabupaten Kerinci

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Jambi, pagi ini dijadwalkan akan melakukan audiensi dengan Bupati Kerinci Adirozal. Selain untuk memperkenalkan diri, agenda pertemuan itu juga akan membahas potensi pariwisata serta sektor properti penunjang industri pariwisata di daerah tersebut. “Hari ini DPD REI Jambi beraudiensi dengan Bupati Kerinci dalam rangka memperkenalkan […]

Translate »
expand_less