Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Penjualan Turun 12%, SCG Tetap Bukukan Laba Bersih

Penjualan Turun 12%, SCG Tetap Bukukan Laba Bersih

  • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Produsen semen asal Thailand, Siam Cement Group (SCG), mengumumkan penjualan sepanjang tahun 2023 sebesar 14,5 juta dollar AS, atau turun 12% (year on year/yoy). Penurunan penjualan itu terutama karena turunnya harga produk kimia dan pengecualian penjualan SCG Logistics. Kendati terjadi penurunan penjualan, SCG tetap membukukan laba bersih sebesar 750 ribu dollar AS, atau naik sebesar 21% (yoy).

Pertumbuhan laba bersih ini terutama kaerna keuntungan dari penyesuaian nilai wajar investasi pada paruh pertama 2023. Selain itu, pendapatan dari operasi di luar Thailand, termasuk penjualan ekspor dari Thailand, mencapai 6,2 juta dollar AS untuk tahun fiskal 2023. Jumlah tersebut setara 43% dari total pendapatan.

“Pendapatan operasional SCG tahun fiskal 2023 tetap tangguh. Meskipun terdampak perlambatan ekonomi global, termasuk perlambatan di China dan Asia Tenggara,” tutur President & CEO SCG, Thammasak Sethaudom, dalam siaran persnya, yang dikutip Selasa, 13 Februari 2024.

SCG telah merumuskan strategi untuk mempercepat bisnis di tahun 2024, khususnya dalam mengakselerasi bisnis hijau secara agresif yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan masyarakat rendah karbon. Dengan anggaran investasi sebesar 1,2 juta dollar AS, produsen material bangunan ini mendorong inovasi hijau dan peralihan ke energi bersih melalui ekspor semen rendah karbon ke pasar Amerika Serikat, pembangunan kompleks petrokimia di Vietnam yang akan menyediakan polimer berkualitas tinggi untuk pasar global.

Pasar ASEAN Pulih

Perseroan optimistis bahwa pasar ASEAN akan membaik secara bertahap, terutama Indonesia dan Vietnam. SCG menetapkan investasi sebesar 1,2 juta dollar AS untuk memimpin bisnis hijau yang mendorong pertumbuhan masyarakat rendah karbon. Alokasi investasi antara lain dalam inovasi hijau, energi bersih, dan pengurangan emisi gas rumah kaca, yang memiliki potensi signifikan untuk permintaan dan pertumbuhan. Hal ini sebagaimana tercermin dalam penjualan produk SCG Green Choice pada tahun 2023 yang menyumbang 54% dari total penjualan.

SCG juga mempercepat pengembangan Produk & Layanan Bernilai Tambah Tinggi (HVA) untuk diversifikasi dan memenuhi kebutuhan pelanggan dengan cepat.

SCGC (SCG Chemicals) siap mempercepat pengembangan produk hijau dan Produk & Layanan Bernilai Tambah Tinggi (HVA), dengan tujuan meningkatkan pangsa pasar sebagai respons terhadap tingginya permintaan pasar. Penjualan HVA naik menjadi 39% dibandingkan tahun lalu, secara substansial mendukung kemampuan bersaing perusahaan saat pasar pulih tahun 2023, inovasi polimer hijau unggulan SCGC, SCGC Green Polymer, mencapai 218.000 ton penjualan yang merupakan peningkatan 56% dari tahun sebelumnya.

Proyeksi tahun 2030, SCGC akan memproduksi 1 juta ton polimer hijau. SCGC pun berinvestasi dalam produksi acetylene black, bahan konduktif untuk baterai kendaraan listrik, melalui joint venture  dengan Denka.

SCG Cement and Green Solution berhasil mengelola biaya energinya secara efektif, melalui peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif mencapai 40% pada tahun 2023 dan akan terus bertambah seterusnya. Untuk tahun 2024, bisnis ini siap untuk meningkatkan produksi dan pengiriman solusi sebagai respons terhadap pemulihan pasar Thailand, termasuk proyek-proyek properti dan konstruksi.

Semen Rendah Karbon

Penjualan semen rendah karbon meningkat 15% dari tahun sebelumnya. Tahun ini, pengembangan generasi kedua semen rendah karbon dengan menambahkan 5% pengurangan emisi karbon dari generasi pendahulunya. Lini bisnis ini pun akan memperluas ekspor ke pasar Amerika Selatan dan Malaysia.

Per 31 Desember 2023, total aset SCG mencapai 25,5 juta dollar AS. Sebesar 11,7 juta dollar AS merupakan total aset SCG di ASEAN di luar Thailand atau setara 46% dari total aset konsolidasi SCG.

Penjualan sepanjang Q4 2023 mencapai 239 ribu dollar AS, naik 4% (yoy) utamanya dari peningkatan ekspor ke Indonesia. Di Indonesia, SCG menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui beragam inisiasi. Salah satunya dengan penyelenggaran ESG Symposium 2023 Indonesia yang merupakan ekstensi dari acara yang sama seperti di Thailand.

SCG bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat dalam penanaman pohon secara massal di Hari Menanam Pohon Indonesia. Ini merupakan bentuk dukungan Gerakan Nasional untuk Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai, yang menekankan komitmen SCG terhadap restorasi ekologi dan pencapaian emisi nol bersih. Di bidang sosial, SCG menandatangani perjanjian kerja sama Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat dengan lima desa di Kabupaten Sukabumi. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • BP Tapera: Industri Perumahan Masih Menjanjikan di Tahun Depan

    BP Tapera: Industri Perumahan Masih Menjanjikan di Tahun Depan

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski tetap diperlukan kewaspadaan, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) optimistis industri perumahan khususnya perumahan subsidi masih menjanjikan di tahun depan. Hal itu didasari beberapa indikator positif yang bisa memacu program perumahan nasional. Komisioner BP Tapera, Adi Setianto mengatakan beberapa indikasi positif di tahun 2023 antara lain pertama secara year to date […]

  • Kementerian PUPR Gandeng Kejaksaan RI Pantau Pembangunan IKN

    Kementerian PUPR Gandeng Kejaksaan RI Pantau Pembangunan IKN

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melibatkan Kejaksaan RI untuk memantau sejumlah proyek pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN), di Provinsi Kalimantan Timur. “Kementerian PUPR memiliki banyak pekerjaan dengan jadwal yang padat. Kita mengupayakan semua pekerjaan selesai sesuai target dan harus memberikan manfaat langsung pada masyarakat dengan memperhatikan kualitas dan estetika,” tutur Inspektur […]

  • J&T Cargo Ikut Dukung Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia

    J&T Cargo Ikut Dukung Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2024 sukses digelar dari 29 Februari hingga 3 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Selama pameran berlangsung, penyelenggara mengajak J&T Cargo sebagai official logistic partner untuk menghadirkan solusi kebutuhan pengiriman produk mebel dan kerajinan, baik untuk dalam negeri maupun ke luar negeri. “IFEX 2024 memahami kebutuhan logistik […]

  • Sang Pemikir Hunian MBR Itu Telah Tiada

    Sang Pemikir Hunian MBR Itu Telah Tiada

    • calendar_month Sabtu, 15 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Duka menyelimuti sektor perumahan khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Profesor Budi Prayitno, pengajar Departemen Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada (UGM) tutup usia, Sabtu, 15 Mei 2021. “Kabarnya, Mas Budi kelelahan dan terkena serangan jantung. Beliau adalah sosok yang sederhana dan santun. Tapi pemikirannya sangat kritis, terutama menyangkut isu perumahan […]

  • City Hub Commercial Summarecon Serpong

    Summarecon Serpong Raup Penjualan Properti Komersial Rp300 M

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Summarecon Serpong sukses memasarkan City Hub Commercial yang berlokasi di Jalan Utama Boulevard Gading Serpong senilai Rp300 miliar. Kesuksesan penjualan City Hub Commercial semakin menaikkan kelas Summarecon Serpong selaku pengembang kawasan kota terpadu Gading Serpong dengan nilai investasi yang tinggi. “Dari 18 unit produk komersial City Hub Commercial tipe Graha seharga Rp15 miliar hingga […]

  • Rusun ASN BBWS Serayu Opak (Foto: Dok PUPR)

    Pembangunan Rusun ASN BBWS Serayu Opak Yogjakarta sudah 92%

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan rumah susun (rusun) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) progresnya sudah mencapai 92,4%. Hal ini diutarakan oleh Direktur Jendral Perumahan Khalawi Abdul Hamid saat meninjau pembangunan rumah susun di Yogyakarta pada hari Minggu, 6 Juni 2021. “Rusun bagi ASN sekarang […]

Translate »
expand_less