Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Performa Properti Residensial Tak Tertahan Pasca Pemilu, Ini Alasannya

Performa Properti Residensial Tak Tertahan Pasca Pemilu, Ini Alasannya

  • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) sering kali menimbulkan kekhawatiran akan mempengaruhi performa sektor properti. Namun, tidak demikian untuk properti residensial yang memiliki resiliensi tinggi terhadap kondisi pemilu.

“Dari result riset yang kami miliki untuk sektor residensial misalnya sektor residensial ini termasuk sektor yang punya resiliensi tinggi, punya daya tahan tinggi,” kata Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat dalam Press Conference Jakarta Property Highlight H2 2023 secara virtual pada Rabu, 21 Februari 2024.

Syarifah menjelaskan, properti residensial ini memiliki dua tipe konsumen, yaitu end user dan investor yang dapat mempengaruhi performa. Dari kedua tipe konsumen tersebut, tahun politik tidak mempengaruhi jalannya proses transaksi properti residensial.

“Untuk end user sebenarnya mendominasi pasar kita saat ini. End user ini sangat tidak tergantung dengan tahun politik, Jadi, tetap berjalan, tetap bertransaksi meskipun di tengah tahun politik,” urainya.

Bahkan, Syarifah melihat di tahun 2014 lalu dari data yang dimiilkinya, penjualan unit-unit hunian vertikal justru mengalami angka yang cukup baik dan terjadi peningkatan yang cukup tinggi jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jadi memang agak tidak terpengaruh dengan proses-proses yang terjadi di tahun politik untuk pembeli dengan tipe end user,” imbuhnya.

Sebaliknya, jika melihat pembeli dengan tipe investor, mereka akan melihat dulu bagaimana potensinya ke depan dan menghitung seberapa besar prospeknya untuk menginvestasikan dana di sektor residensial. Tipe konsumen ini diprediksi pula memiliki radar yang lebih growth apakah investasi menguntungkan dalam sektor residensial ataupun komersial.

Sektor Perkantoran

Sementara untuk sektor perkantoran, Syarifah memandang akan terjadi koreksi jika berkaca pada kondisi yang sama di tiga tahun pemilu sebelumnya, yakni di tahun 2019, 2014 dan 2009.

“Saya melihat bahwa di 2019, 2014 dan 2009 tidak bisa dipungkiri ada koreksi jika menggunakan variabel reviewnya adalah tingkat okupansi,” ujarnya.

Pada masa itu, tingkat okupansi perkantoran mengalami koreksi di kisaran 2-3%. Meski mengalami koreksi, performa sektor perkantoran akan kembali ke kondisi semula dalam waktu yang tidak lama.

“Dari historical data yang kami miliki saya melihat bahwa paling cepa satu semester performa ini akan bangkit kembali seperti performa positifnya tahun sebelumnya,” tutup Syarifah. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sektor properti masih membutuhkan waktu untuk recovery di tahun 2025.

    Prospek Sektor Properti 2025: Masih Butuh Waktu Recovery

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor properti masih membutuhkan waktu untuk bangkit di 2025. Konsultan Properti Colliers Indonesia memprediksi dua sektor properti, yakni komersial dan apartemen memerlukan waktu yang lebih lama lagi untuk recovery dibandingan sektor lainnya. “Kalau kita bicara mengenai prospek properti tentu masih butuh waktu yang cukup panjang terutama untuk sektor kantor komersial dan juga sektor […]

  • Optimalkan Insentif PPN, KAS Group Gandeng Arebi Pasarkan Graha Laras Sentul

    Optimalkan Insentif PPN, KAS Group Gandeng Arebi Pasarkan Graha Laras Sentul

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • 0Komentar

    BOGOR – Pengembang properti PT Kesuma Agung Selaras (KAS Group) bersinergi dengan para agen properti yang tergabung dalam Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) untuk memasarkan produk unit siap huni (ready stock) yang ada di proyek Graha Laras Sentul (GLS), Bogor, Jawa Barat. I Wayan Madik Kesuma, Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras menyatakan sinergi […]

  • Pinjol Marak, Hambat Masyarakat Beli Rumah

    Pinjol Marak, Hambat Masyarakat Beli Rumah

    • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Dunia usaha properti kembali mendapat tantangan yang sangat berat karena pengetatan persyaratan pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) seiring maraknya praktik pinjaman online (pinjol). Akibat maraknya gempuran pinjol, masyarakat kian sulit membeli rumah karena tidak lolos saat mengajukan pinjaman KPR. “Bahkan, saking ketatnya, banyak pengajuan KPR yang tertolak. Kalau dulu, pengajuan KPR ditolak karena […]

  • KKPR

    KKPR Sulit Diperoleh, Menteri ATR/BPN Lakukan Langkah Ini

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menyebut, permasalahan yang terjadi di daerah adalah sulitnya mendapatkan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR). “Permasalahan yang ada saat ini di lapangan khususnya di daerah-daerah adalah sulitnya mendapatkan KKPR,” kata Menteri Hadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 18 Januari 2023. Lebih jauh Menteri […]

  • Pemilu Berlangsung Aman, Ketua Umum REI Sambut Positif

    Pemilu Berlangsung Aman, Ketua Umum REI Sambut Positif

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka unggul dalam perhitungan cepat (quick count) yang diumumkan sejumlah lembaga survei. Meski tetap menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun kemenangan tersebut direspons positif oleh para pengusaha properti. Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto mengatakan kemenangan Prabowo-Gibran […]

  • Menkominfo Johnny G. Plate mengikuti Pertemuan Tingkat Menteri G20 Bidang Digital Tahun 2021 (Foto: Dok. Kemkominfo)

    Menkominfo Dorong Negara G20 Kembangkan Smart City

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memaparkan pengembangan program smart city di Indonesia. Menkominfo mendorong negara anggota G20 untuk mengembangkan program smart city (kota pintar) untuk menciptakan kota-kota yang mampu membantu masyarakat hidup lebih berkelanjutan dan produktif. “Terdapat 6 pilar yang menjadi dasar pelaksanaan program pengembangan smart city di Indonesia yakni: (i) […]

Translate »
expand_less