Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Geliatkan Ekonomi Rakyat, Program Pendampingan Desa Wisata Diluncurkan

Geliatkan Ekonomi Rakyat, Program Pendampingan Desa Wisata Diluncurkan

  • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Program Pendampingan Desa Wisata untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengelola desa wisata. Upaya ini sekaligus ditujukan untuk menggeliatkan ekonomi rakyat. Ditargetkan akan ada 244 desa wisata maju di 2024.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam acara “Rapat Koordinasi dan Kick Off Pendampingan Desa Wisata” di Pullman Hotel, Kamis (20/1/2022), mengatakan, desa wisata memiliki kekuatan yang besar untuk membangun Indonesia sehingga mendorong terwujudnya kebangkitan ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja.

“Tentu pondasi utamanya adalah sumber daya manusia, karenanya hari ini kita mulai pendampingan SDM desa wisata,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam siaran persnya, Jumat (21/1/2022).

Dalam program ini, Kemenparekraf tidak berjalan sendiri, namun berkolaborasi dengan 16 komunitas dan 20 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah di Tanah Air. Program pendampingan ini merupakan salah satu wujud kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu yang didasarkan atas kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini adalah para pengelola desa wisata.

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, dari hasil kunjungannya ke-75 desa wisata selama tahun 2021, dia mendengar langsung aspirasi masyarakat akan kebutuhan pendampingan dan peningkatan kapasitas SDM.

“Saya melihat kebutuhan masyarakat adalah peningkatan SDM, bukan hanya digitalisasi untuk bisa berjualan produk ekonomi kreatif, tapi bagaimana SDM ini bisa memberikan suatu pengalaman yang menarik dan kenangan terindah dalam kunjungan wisatawan ke desa wisata,” kata Sandiaga.

Karena itu diharapkan melalui pendampingan ini para pengelola desa wisata benar-benar dapat memberikan pelayanan yang baik bagi wisatawan.

Sandiaga ingin desa wisata dapat menyambut wisatawan sama seperti ketika para pelancong datang ke destinasi wisata unggulan. Antara lain dengan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE yang terintegrasi ke aplikasi PeduliLindungi.

Selain itu kenyamanan dan keamanan yang sama dengan di hotel ketika mereka menginap di homestay desa wisata. Tidak perlu mewah, kata Sandiaga, tetapi sesuai dengan standardisasi yang ada.

“Di tahun 2021, saat pariwisata mengalami banyak tantangan, kunjungan wisatawan desa wisata berdasarkan data justru meningkat 30 persen. Oleh karena itu harus kita gunakan momentum ini untuk mendukung pemulihan ekonomi,” ujar Menparekraf.

Pendampingan Serentak

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Wisnu Bawa Tarunajaya, menjelaskan, program pendampingan dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 28 Februari 2022.

Para pendamping yang mewakili komunitas akan live in selama 2 minggu di desa wisata untuk memberikan pendampingan yang akan difokuskan pada tahapan coaching, supervisi, monitoring, evaluasi, dan pelaporan.

“Jadi mereka akan melakukan pendampingan secara serentak di 87 desa wisata yang tersebar di 22 provinsi,” kata Wisnu.

Terdapat dua modul yan menjadi dasar pendampingan, yakni modul Sadar Wisata yang meliputi Sapta Pesona, pelayanan prima dan CHSE, serta modul Pengembangan Potensi Produk Pariwisata yang meliputi exploring, packaging dan presentation.

Menurut Wisnu, nantinya pengelola desa wisata dapat belajar bagaimana mengeksplorasi, mengemas dan mempresentasikan produk wisata unggulan desa wisatanya.

Program pendampingan ini merupakan tidak lanjut dari berbagai program pelatihan yang telah berjalan sejak 2021. Mulai dari pelatihan kompetensi, gerakan sadar wisata, maupun gerakan usaha kreatif. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • p3rsi

    Tarif Air Bersih Rusun di Jakarta Melonjak Tinggi, P3RSI Minta Ditunda

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menunda kenaikan tarif air bersih di rumah susun (rusun) yang melonjak hampir 71%. Kenaikan itu dinilai sangat tinggi dan tanpa sosialisasi kepada warga rusun. Ketua DPP P3RSI, Adjit Lauhatta menegaskan kenaikan tarif air bersih dari Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya […]

  • Gubernur Riau: Sektor Properti Pacu Perekonomian Daerah

    Gubernur Riau: Sektor Properti Pacu Perekonomian Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Gubernur Riau Syamsuar berharap sektor industri realestat dapat menjadi pemicu upaya pemulihan ekonomi daerah. Saat ini perekonomian di daerah tengah mengalami kelesuan seiring menurunnya kinerja sektor perkebunan sawit sebagai salah satu komoditas unggulan di Provinsi Riau. “Saya berharap agar sektor properti bisa menjadi pemicu kebangkitan kembali ekonomi daerah. Untuk itu, perlu adanya kerja sama […]

  • Ketua BKTKP PII Soelaeman Soemawinata pada Sekolah Semanggi

    Sekolah Semanggi Gali Potensi Jakarta Kota Global

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – IAP Jakarta bersama BKTKP PII dan EAROPH Indonesia menggelar Sekolah Semanggi. Pembukaan Sekolah Semanggi Perencanaan Kota dan Wilayah diadakan di Universitas Tarumanegara, Jakarta, Jumat, 8 November 2024, bertepatan dengan World Town Planning Day. Kegiatan yang diadakan secara daring dan diikuti 150 orang profesional, praktisi properti  dan mahasiswa yang diadakan selama seminggu kedepan. Ketua Ikatan […]

  • Tahap 1 Habis Sehari, Progress Group Luncurkan EcoScape Residences Tahap 2

    Tahap 1 Habis Sehari, Progress Group Luncurkan EcoScape Residences Tahap 2

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • 0Komentar

    SERPONG SELATAN – Kawasan Serpong Selatan, Tangerang Selatan, kini menjadi sunrise area untuk pengembangan properti khususnya residensial di wilayah Serpong. Selain berbatasan langsung dengan Ciputat, Pamulang, Cisauk, dan Pondok Aren, Serpong Selatan juga terbilang dekat dengan Jakarta. Tak heran jika sederet pengembang papan atas dan berskala besar sudah eksis di kawasan tersebut. Salah satunya Progress […]

  • prospek properti

    Paruh Kedua, Prospek Properti Copy-Paste Semester I

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Prospek properti Tanah Air di Semester II/2022 diprediksi akan tak jauh berbeda dengan 6 bulan pertama tahun ini. Upaya untuk mem-booster kinerja sektor properti paruh kedua tahun ini memerlukan usaha yang tinggi. “Semester II ini kecenderungannya akan tetap meng-copy apa yang terjadi di Semester pertama karena memang untuk membangkitkan Semester II ini akan […]

  • backlog perumahan

    Atasi Backlog, Wapres Tekankan Peran Penting Sektor Swasta

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat,  pemerintah membuat Program Sejuta Rumah (PSR). Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), hingga 30 September 2021, telah terbangun 763.127 unit rumah di seluruh Indonesia. Namun, angka backlog perumahan atau kesenjangan antara ketersediaan dan kebutuhan perumahan masih cukup tinggi. Angkanya mencapai tidak kurang dari […]

Translate »
expand_less