Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Sinar Mas Land Hadirkan Layanan Virtual Assistant di BSD City

Sinar Mas Land Hadirkan Layanan Virtual Assistant di BSD City

  • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Sinar Mas Land terus mentransformasi BSD City sebagai integrated smart digital city. Hal ini diupayakan dalam berbagai aspek, salah satunya melalui pengembangan layanan pelanggan berbasis interactive chat response bernama Sinar Mas Land Virtual Assistant (SILVIA). Layanan ini mulai beropreasi sejak 22 Juli 2022 guna membantu kebutuhan para konsumen di kota mandiri tersebut.

Operasionalnya dilakukan secara digital sehingga layanan pelanggan SILVIA tersedia setiap hari Senin sampai dengan Minggu selama 24 jam untuk pilihan layanan yang telah disesuaikan dengan tren transaksi yang paling banyak dibutuhkan oleh pelanggan meliputi program promosi terbaru, informasi Nomor Objek Pajak (NOP), informasi cara bayar tagihan air dan IPL, informasi Persyaratan Izin Perbaikan/Renovasi/PBG, informasi persyaratan Akta Jual Beli (AJB), informasi produk properti dan sebagainya.

Chief Transformation Officer Sinar Mas Land, Mulyawan Gani menjelaskan transformasi BSD City menjadi integrated smart digital city dilakukan tidak hanya secara fisik, tetapi juga dengan penyediaan layanan berbasis digital seperti SILVIA. Fitur tersebut dikembangkan sebagai interactive chat response yang cepat tanggap terhadap kebutuhan konsumen serta kemudahan dalam bertransaksi.

“SILVIA dirancang untuk segera menangkap pertanyaan pelanggan dan secara otomatis menyediakan solusi yang paling tepat. Kami harap upaya menghadirkan pelayanan terdepan ini dapat meningkatkan bisnis perusahaan serta loyalitas para konsumen,” ujar Mulyawan dalam keterangannya.

SILVIA dapat diakses melalui Official WhatsApp Business Account Sinar Mas Land nomor 0881-688-8000. SILVIA dilengkapi dengan program Natural Language Processing (NLP) yang membantu bot untuk menganalisis, memahami, dan memperoleh makna bahasa manusia dengan cara yang cerdas. Melalui metode NLP ini, respon SILVIA akan berperilaku seperti ‘manusia’ sehingga pengalaman digital pelanggan akan terasa lebih personal.

Ke depan, ujar Mulyawan, SILVIA akan terus dikembangkan sehingga menjadi layanan pelanggan virtual yang semakin cerdas dengan cara memindai kata kunci yang paling sering muncul pada percakapan. Kata kunci ini nantinya akan digunakan sebagai pedoman SILVIA dalam memberikan tanggapan yang sesuai dengan kebutuhan para konsumen.

Kemudian, apabila pertanyaan atau masalah yang dihadapi di luar dari pola kata kunci, maka pelanggan akan dialihkan langsung ke Customer Service. SILVIA saat ini melayani township BSD City dan akan dikembangkan ke township lainnya sesuai kebutuhan konsumen.

Upaya Sinar Mas Land dalam menghadirkan pelayanan digital yang interaktif telah diawali sejak 2021 melalui layanan Customer Care melalui aplikasi OneSmile, yang mengintegrasikan berbagai fitur untuk mengoptimalkan kemudahan bagi warga BSD City. Kehadiran digital platform ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk dapat terus meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi pelanggan dalam beraktivitas sehari-hari.

Di tahun yang sama, perusahaan juga telah menghadirkan layanan konsumen Sinar Mas Land Customer Care dengan fitur Drive-Thru Services Appointment dimana penghuni dapat membuat perjanjian melalui aplikasi OneSmile untuk kemudian mendapatkan layanan tanpa turun dari kendaraan atau drive-thru. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Hotel di Asia Pasifik Diprediksi Melambat, Ini Penyebabnya

    Investasi Hotel di Asia Pasifik Diprediksi Melambat, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perusahaan manajemen investasi dan realestat komersial global terkemuka, Jones Lang LaSalle (JLL) menyebutkan investasi hotel di Asia Pasifik diprediksi melambat sebesar 14% secara tahunan menjadi US$10,1 miliar pada 2023 dibanding tahun sebelumnya akibat berbagai faktor eksternal. Menurut laporan bertajuk “Hotel Investment Highlights Asia Pacific” yang baru-baru ini dipublikasikan oleh Hotels & Hospitality Group […]

  • Ilustrasi Pembelian Rumah Tapak

    Serapan Rumah Tapak Terus Berlanjut

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyerapan rumah tapak di kawasan Jabodetabek (Jakarta – Bogor – Tangerang – Depok – Bekasi) masih terus berlanjut sepanjang 2021. Bersama dengan subsektor pergudangan logistik dan pusat data, rumah tapak terbukti tangguh di masa sulit seperti saat ini. “Ini periode yang menantang bagi sebagian besar pasar properti di Jabodetabek. Namun demikian, beberapa sektor […]

  • Majalah REI

    Majalah REI Edisi Februari 2023

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • 0Komentar

    Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Meski dihantam pandemi Covid-19, namun dua tahun terakhir ini sektor properti masih resilience (mampu bertahan dan pulih kembali). Bahkan jika dibandingkan dengan sektor usaha lain, industri properti nasional relatif lebih baik dan tidak terlalu terpuruk. Terlebih di subsektor residensial khususnya rumah tapak (landed house). Isu resesi global […]

  • Untuk membangun kota masa depan, strategic foresight diperlukan

    Strategic Foresight, Navigasi Pembangunan Kota Masa Depan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Untuk membangun kota masa depan, strategic foresight diperlukan sehingga mampu memenuhi tuntuan sebuah kota sebagai pusat produktivitas dan pertumbuhan, ruang hidup yang adil, tangguh, dan manusiawi. Namun kota masa depan menghadapi sejumlah tantangan, seperti komplektivitas yang dihadapi saat ini berupa perubahan iklim, tekanan demografis disrupsi teknologi, dan dinamika sosial-politik. “Maka perlu transformasi fundamental. […]

  • Omnibus Law dan Momentum Kebangkitan Properti

    Omnibus Law dan Momentum Kebangkitan Properti

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • 0Komentar

    Oleh: Drs. Ikang Fawzi, MBA Kontribusi sektor realestat terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional masih sangat rendah yakni 2,79% pada 2019 (data resmi Badan Pusat Statistik). Persentase tersebut masih jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di ASEAN. Di Malaysia misalnya, kontribusi sektor realestatnya terhadap PDB mencapai 20,6%, Singapura mencapai 23,5%, serta Thailand hampir 10%. Banyak faktor […]

  • Ilustrasi Pasar Perkantoran Asia Pasifik

    Permintaan Ruang Kantor Asia Pasifik Bakal Melonjak di 2022

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Laporan terbaru Cushman & Wakefield berjudul “Catch ’22 – Asia Pacific Commercial Real Estate Outlook 2022” menyebutkan, permintaan ruang kantor diperkirakan akan meningkat lebih lanjut menjadi 6,7 juta m2 di kawasan Asia Pasifik. Permintaan ruang kantor kembali meningkat sekitar 7,7 juta m2 pada tahun 2023. “Meskipun penerapan kondisi kerja yang fleksibel kemungkinan akan […]

Translate »
expand_less