Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » BTN Dukung Akses Pembiayaan Hunian untuk Insan Pers

BTN Dukung Akses Pembiayaan Hunian untuk Insan Pers

  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Dukungan Pembiayaan Perumahan bagi Wartawan di Jakarta, Selasa (8/4).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Komdigi Meutya Viada Hafid, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, serta disaksikan oleh Komisioner BP Tapera Bapak Heru Pudyo Nugroho, Direktur Consumer and Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Hendry Ch Bangun, dan Sekretaris Dewan Pers Saefudin.

Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya wartawan, sebagai bagian dari program rumah nasional. Dalam kerja sama ini, dialokasikan 1.000 unit rumah untuk wartawan yang akan disalurkan melalui skema pembiayaan Tapera dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera oleh BTN.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan program ini merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap profesi wartawan yang selama ini berada di garda depan dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas lembaga untuk memastikan program ini tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Kerja sama ini sangat penting, terutama untuk mendukung wartawan yang selalu menyuarakan kebenaran dan demokrasi,” ujarnya.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap profesi wartawan melalui program rumah subsidi. Dia menilai langkah ini sebagai bentuk nyata keberpihakan negara terhadap profesi yang berperan penting dalam menjaga demokrasi.

“Wartawan adalah salah satu elemen penting yang selalu mendukung proses demokrasi dan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.

Meutya juga mengapresiasi kebijakan kenaikan batas maksimal penghasilan penerima subsidi di Jabodetabek hingga Rp13 juta untuk yang telah menikah dan Rp12 juta untuk yang lajang. Keputusan tersebut dinilainya akan membuka akses lebih luas bagi wartawan untuk memiliki rumah.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menyampaikan program ini menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan akses hunian subsidi bagi kelompok profesi yang selama ini belum tersentuh secara khusus. Hingga awal April 2025, BP Tapera bersama mitra pelaksana telah menyalurkan lebih dari 89.000 unit rumah subsidi, dengan ketersediaan rumah mencapai 142.000 unit secara nasional.

“Setelah mengalokasikan pembiayaan bagi guru, tenaga kesehatan, TNI, POLRI, dan pekerja informal, kini giliran wartawan yang menjadi sasaran program. Kami berharap skema yang sama dapat membantu para insan pers untuk memiliki rumah pertama mereka, dengan tetap memperhatikan prinsip tepat sasaran dan sesuai ketentuan pemerintah,” kata Heru.

Sekretaris Dewan Pers Saefudin berharap nantinya dapat ditentukan kriteria wartawan yang berhak mengikuti program ini agar tepat sasaran. “Kami akan bekerja sama dengan BPS (Badan Pusat Statistik) untuk 1.000 unit rumah yang disediakan wartawan,” ujarnya. Berdasarkan data PWI, terdapat sekitar 25.000 wartawan bersertifikat yang tersebar di seluruh Indonesia.

Skema Pembiayaan

Direktur Consumer BTN, Hirwandi Gafar, menambahkan  penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal dari Program Rumah untuk Wartawan, sebuah kolaborasi lintas sektor yang diharapkan dapat membantu para tenaga kerja di bidang media untuk memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

“Melalui kolaborasi ini, kita dapat memberikan sebanyak 1.000 unit rumah subsidi kepada wartawan di seluruh Indonesia. Sasaran program ini adalah wartawan yang memenuhi kriteria penerima KPR subsidi sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Hirwandi.

Dia menekankan bahwa data yang sudah tersusun secara by name by address memberikan kepastian bagi perbankan dalam menyalurkan pembiayaan secara tepat sasaran. BTN menyediakan kemudahan pengajuan KPR melalui aplikasi bale by BTN, sebuah platform digital yang memungkinkan proses pengajuan dilakukan secara mudah, cepat, dan transparan.

Dari sisi pasokan (supply), BTN terus bekerja sama dengan para pengembang agar kebutuhan rumah wartawan dapat segera terpenuhi.

Adapun skema pembiayaan yang digunakan dalam program ini mencakup suku bunga tetap 5% selama tenor pinjaman maksimal 20 tahun, uang muka minimal 1% dari harga rumah, serta Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta. Skema pembiayaan ini menggunakan dana FLPP untuk wartawan non-PNS, dan dana Tapera bagi peserta aktif Tapera.

Wartawan harus memenuhi kriteria sebagai MBR yakni belum memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah, serta memiliki penghasilan tidak lebih dari Rp7 juta (belum menikah) atau Rp8 juta (sudah menikah).

Khusus di wilayah Jabodetabek, batas penghasilan dapat diperluas hingga Rp13 juta untuk yang sudah menikah dan Rp12 juta untuk yang belum menikah, sesuai kebijakan afirmatif yang diberlakukan untuk mendorong kepemilikan hunian vertikal. Proses verifikasi akan dilakukan secara menyeluruh agar program ini tepat sasaran. (MRI)

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • intiland tierra

    Intiland Hadirkan Hunian Eksklusif Tierra Residence di Surabaya

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengembang properti PT Intiland Development Tbk atau Intiland menghadirkan Tierra Residence, sebuah pengembangan perumahan di kawasan superblok modern Tierra, Surabaya Barat. Dibangun di lahan seluas 1,5 hektar, Tierra Residence dirancang dengan lingkungan yang hijau, teduh, dan asri untuk gaya hidup yang seimbang dan berkualitas. Berlokasi di Surabaya Barat, Tierra Residence dikelilingi berbagai pusat […]

  • pembangunan cluster morizono

    GPI dan Sumitomo Forestry Mulai Pembangunan Cluster Morizono

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • 0Komentar

    DEPOK – PT Graha Perdana Indah (GPI) dan Sumitomo Forestry Indonesia resmi memulai pembangunan Cluster Morizono di Gardens at Candi Sawangan, Depok. Prosesi seremoni groundbreaking proyek tersebut digelar pada Minggu, 22 September 2024. Presiden Direktur Sumitomo Forestry Indonesia, Fumihide Nakatsu mengatakan dengan dimulainya groundbreaking Cluster Morizono, maka proses pembangunan kawasan hunian ini akan dipercepat. Cluster ini […]

  • Kunjungan Turis Asing Melonjak 14 Persen, , Bagaimana Tingkat Hunian Hotel

    Kunjungan Turis Asing Melonjak 14 Persen, Bagaimana Tingkat Hunian Hotel?

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pusat Statistik mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 1,31 juta kunjungan pada Mei 2025. Apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya (m-to-m) terjadi peningkatan sebesar 12,15%. Sedangkan dibandingkan dengan bulan Mei 2024 (y-to-y), jumlah kunjungan wisman naik 14,01%. “Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang periode Januari–Mei 2025 sebesar 5,63 juta kunjungan. […]

  • Menteri Perumahan, Komunitas, dan Pemerintah Daerah Robert Jenrick bersama dengan Politisi Bolosver Mark Fletcher dan Pemilin Bolsover District Council Steve Fritchley dalam peluncuran Pogram First Homes (Foto: Derbyshire Times)

    Luncurkan Program First Homes, Pemerintah Inggris Beri Diskon Minimal 30%

    • calendar_month Minggu, 6 Jun 2021
    • 0Komentar

    Setelah menjadi perdebatan pada tahun 2019, Partai Konservatif Inggris akhirnya menepati janji politiknya untuk meringankan pembelian rumah pertama bagi masyarakat, melalui program The First Homes. Diluncurkan pada 4 Juni 2021, pembeli rumah pertama di Inggris dapat membeli rumah dengan harga hingga setengah dari seharusnya. Melalui program ini, pembeli rumah pertama mendapatkan diskon minimal 30 persen […]

  • Dinilai Salah Kaprah, Pengembang Minta Revisi Permen LHK Nomor 4/2021

    Dinilai Salah Kaprah, Pengembang Minta Revisi Permen LHK Nomor 4/2021

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penerapan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 4 Tahun 2021 dinilai memicu ekonomi biaya tinggi terhadap pembangunan hunian bersubsidi. Pengembang berharap agar aturan itu dapat menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). “Permen LHK 4/2021 itu sangat mengganggu. Harusnya, Permen LHK […]

  • Kementerian PUPR Rehabilitasi Pasar Rakyat di Jawa Tengah

    Kementerian PUPR Rehabilitasi Pasar Rakyat di Jawa Tengah

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur. Salah satunya dengan merehabilitasi pasar rakyat menjadi pusat perdagangan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan estetik sehingga menghapus kesan kumuh. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, rehabilitasi pasar bertujuan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat. […]

Translate »
expand_less