Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Diskon PPN untuk Properti Inden Bakal Pacu Penjualan

Diskon PPN untuk Properti Inden Bakal Pacu Penjualan

  • account_circle Sandiyu nuryono
  • calendar_month Jum, 7 Jan 2022

Jakarta – Perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk properti hingga Juni 2022 dipercaya dapat meningkatkan penjualan properti. Apalagi jika diskon PPN tersebut juga berlaku untuk properti inden.

“Yang lebih menarik menurut saya, diskon ini berlaku untuk properti inden. Artinya, properti yang masih dibangun bisa mendapatkan insentif ini. Aturan sebelumnya walaupun diskonnya besar tapi hanya berlaku untuk properti yang ready stock,” jelas Senior Associate Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto dalam acara Virtual Media Briefing Q4 2021, Kamis, 5 Januari 2021.

Ferry menjelaskan, sektor apartemen akan sangat terbantu penjualannya jika beleid tersebut dapat berlaku untuk properti inden. Pasalnya, apartemen memiliki stock inden yang cukup banyak di tahun ini.

“Kalau bisa berlaku untuk inden properti ini akan sangat membantu untuk penjualan terutama apartemen. Apartemen ini secara umum ready stock tidak terlalu banyak, tapi stock indennya lumayan banyak. Jadi, ini bisa memicu penjualan paling tidak sampai bulan Juni 2022,” imbuh Ferry.

Seperti diketahui, insentif PPN DTP yang akan diperpanjang hingga Juni 2022 hanya sebesar 50 persen untuk penyerahan rumah tapak atau rumah susun baru dengan harga jual paling tinggi Rp2 miliar. Sementara penyerahan rumah tapak dan rumah susun dengan harga jual di atas Rp2 miliar hingga Rp5 miliar, insentif PPN DTP-nya sebesar 25 persen.

Secercah Harapan

Memasuki tahun 2022, sektor properti masih menghadapi sejumlah tantangan. Namun, sejumlah kalangan meyakini tahun ini menjadi titik awal industri properti kembali bangkit.

“Di akhir tahun itu ada secercah harapan. Ada indikasi-indikasi bahwa properti itu akan membaik. Walaupun memang kita tidak bisa berharap terlalu banyak untuk tahun 2022 karena yang jelas tantangannya masih berat dan besar. Terutama faktor eksternal dan faktor internal dari industri properti itu sendiri,” urai Ferry.

Salah satu indikasinya, lanjut Ferry, adalah beberapa sektor properti sudah mulai banyak melakukan kegiatan transaksi. Selain itu, indikator makro juga memperlihatan tren yang positif.

“Kita berharap dengan adanya indikator makro, kemudian juga ada indikasi-indikasi di beberapa sektor sudah mulai banyak kegiatan transaksi. Artinya, memang kita masih jauh dari peak. Ini baru start to recover. Tahun 2022 masih banyak PR-nya. Terutama kalau kita lihat dari sisi internal, beberapa sektor memang mengalami kelebihan suplai. Sementara dari sektor eksternal, masih ada sedikit uncertainties,” kata Ferry.

Pada sektor apartemen misalnya, jumlah penjualan masih bisa lebih tinggi lagi daripada tahun 2021. Hal ini karena kondisi ekonomi yang semakin membaik di tahun ini dan masih bisa lebih baik lagi pada tahun depan.

Selama Q4-2021 sebanyak 2.218 unit apartemen dari 6 proyek telah rampung dan diserahterimakan oleh pengembang. Total unitnya pada tahun 2021 mencapai 4.325 unit, naik 60 persen ketimbang tahun 2020.

Pasokan Melimpah

Adapun pada subsektor perkantoran, tujuh gedung kantor akan selesai di tahun 2022 dan menambah pasokan baru sekitar 350,000 m2 di CBD Jakarta. Begitu juga di luar CBD, 7 gedung kantor akan selesai dan menambah sekitar 200,000 m2.

Data Colliers menyebutkan, tingkat hunian CBD tercatat 78,4 persen, turun sekitar lima persen ketimbang 2019. Di luar CBD, tingkat hunian tercatat 79,2 persen, turun sekitar 3 persen daripada tahun 2019. Tingginya jumlah pasokan baru pada tahun 2022 akan kembali memicu penurunan tingkat hunian.

“Tahun 2022, kita masih dihantui oleh banyaknya suplai yang masuk. Tahun 2023 mungkin sudah mulai agak bergerak lagi. Tentunya dengan asumsi bahwa proyeksi ekonomi kita akan jauh lebih baik dari sekarang ini,” tutup Ferry. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Dekorasi Natal

    Hindari Lakukan Hal Ini saat Dekorasi Natal

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Mendekorasi rumah saat menyambut hari Natal sangat menyenangkan dan mengasyikkan. Namun, jangan sampai dekorasi Natal yang salah malah merusak momen khidmat perayaan hari Natal Sobat iPro. “Jika Anda menantikan Natal sepanjang tahun, Anda akan mudah terbawa suasana dan menghias setiap sudut rumah Anda. Aturan dasarnya adalah jangan berlebihan karena akan terlihat norak jika […]

  • Sambut HUT ke-74, BTN Kembali Gelar Anugerah Jurnalistik dan Foto

    Sambut HUT ke-74, BTN Kembali Gelar Anugerah Jurnalistik dan Foto

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali menggelar Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN untuk menyemarakkan perayaan Hari Ulang Tahun ke-74. Total hadiah yang disediakan di ajang tersebut senilai Rp174 juta. Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN tersebut menjadi ajang apresiasi kepada para rekan jurnalis yang terus […]

  • pemulihan ekonomi

    Presiden Jokowi: Pemulihan Ekonomi Indonesia Relatif Masih Kuat

    • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menilai bahwa pemulihan ekonomi Indonesia relatif masih kuat. Berbagai indikator seperti realisasi pendapatan negara yang didorong oleh tumbuhnya pendapatan pajak, angka optimisme konsumen, hingga indeks manufaktur menunjukkan angka yang menggembirakan. “Kita lihat realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.764 (triliun), ini tumbuh 49 […]

  • Landscape Jakarta, ilustrasi Penataan Ruang (Foto: ADH) IAP

    IAP dan DPMPTSP DKI Jakarta Kolaborasi Ciptakan Prototipe Portal Panduan Investasi

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle Adi Guru Mahendra
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguschandra memaparkan soal pentingnya big data spasial dalam pengambilan keputusan dan kebijakan tata ruang. “Ada atau tidak ada rencana tata ruang, ijin harus diberikan, KKPR, perlu kajian, kalau kajian tanpa data itu sekumpulan pemerhati kota yang di medsos,” ujar […]

  • Obituari A. Edwin Kawilarang, Mengenang Jejak Ketua Umum REI Era 1995 – 1998

    Obituari A. Edwin Kawilarang, Mengenang Jejak Ketua Umum REI Era 1995 – 1998

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Aplikasi percakapan di grup WhatsApp (WAG) ‘Sahabat REI’, pada Minggu, 29 November 2020 kemarin, tiba-tiba riuh. Ucapan duka silih berganti mengalir dari anggota grup. Semuanya senada mengutarakan kehilangan atas kepergian salah satu putra terbaik REI, A. Edwin Kawilarang yang tutup usia Minggu, 29 November 2020, pukul 11.10 WIB di Siloam Hospitals TB Simatupang, […]

  • Paradise Indonesia menargetkan pertumbuhan double digit tahun depan.

    Performa Moncer, Paradise Indonesia Pasang Target Tinggi Tahun Depan

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Kinerja apik dicatatkan PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP:IJ) sepanjang tahun 2024 dengan perolehan total pendapatan Rp878,1 miliar, naik 6% dari periode yang sama sebelumnya. Untuk tahun depan, perseroan menargetkan pertumbuhan 10-20%. “Target pertumbuhan untuk 2025, kita targetkan antara 10% sampai 20%,” ucap Chief Corporate Services Officer INPP, Diana Solaiman di Jakarta pada […]

Translate »
expand_less