Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menperin Bertekad Percepat Target Net Zero Emissions Sektor Industri

Menperin Bertekad Percepat Target Net Zero Emissions Sektor Industri

  • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menginginkan target Net Zero Emissions (NZE) sektor industri lebih cepat dari target nasional yang dicanangkan menjadi tahun 2050. Untuk itu, Kemenperin aktif melakukan penyempurnaan untuk melaksanakan berbagai langkah strategis untuk mencapai target NZE.

“Kami ingin target NZE di sektor industri lebih cepat 10 tahun dari target NZE nasional. Hal ini memerlukan koordinasi yang baik dengan kementerian dan lembaga terkait,” katanya dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 11 Oktober 2023.

Di tengah tantangan global terkait perubahan iklim, Indonesia memerlukan tindakan tegas untuk mengurangi tingkat emisi gas rumah kaca. Upaya dekarbonisasi di Indonesia tidak hanya sebatas kewajiban global, tetapi juga langkah krusial untuk melindungi keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

“Dekarbonisasi merujuk pada proses mengurangi emisi gas rumah kaca, terutama karbon dioksida, yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil. Sebagai negara dengan populasi besar dan pertumbuhan ekonomi yang pesat, Indonesia menjadi salah satu kontributor utama emisi karbon di tingkat regional,” jelas Menperin Agus Gumiwang.

Dia menjelaskan, setidaknya ada lima hal yang membuat upaya dekarbonisasi menjadi perhatian bagi Indonesia, yaitu kebutuhan pasar atas produk hijau terus meningkat seiring kesadaran green lifestyle dari konsumen untuk menggunakan produk yang rendah karbon. Kemudian, adanya kerentanan akibat perubahan iklim dan bencana yang mengakibatkan gagal panen dan krisis air yang mengganggu pasokan bahan baku industri.

Selain itu, adanya regulasi negara tujuan ekspor Indonesia yang mewajibkan praktik berkelanjutan seperti CBAM (Carbon Boarder Adjustment Mechanism) dan EUDR (EU Deforestation Regulation). Berikutnya, telah berdirinya pasar karbon nasional dan menggeliatnya pasar modal dan investasi yang mengadopsi aspek keberlanjutan terutama dekarbonisasi.

“Hal yang kelima adalah kontribusi terhadap komitmen negara dalam konvensi internasional, antara lain Persetujuan Paris, Konvensi Stockholm, dan Konvensi Minamata,” ujarnya. Oleh karena itu, dari kelima hal tersebut, langkah-langkah dekarbonisasi menjadi semakin penting, khususnya untuk sektor industri.

Tingkat Emisi GRK

Tingkat emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sektor industri di Indonesia dari tahun 2015-2022 sebesar 8-20% dibandingkan dengan total emisi GRK nasional. Sementara jika dilihat dari sumber emisi sektor industri tahun 2022, komponen emisi dari kategori penggunaan energi di industri menyumbang 64%, emisi dari limbah industri 24%, dan proses produksi dan penggunaan produk atau Industrial Process And Product Use (IPPU) sebesar 12%. “Untuk itu, perlu dilakukan upaya dekarbonisasi yang masif dan terstruktur,” imbuh Menperin.

Pada tahun 2022, upaya dekarbonisasi telah berhasil menurunkan emisi GRK sebesar 53,9 juta ton CO2e. Emisi baseline Business as Usual (BaU) tanpa aksi mitigasi adalah sebesar 292,0 juta ton CO2-ekuivalen dan emisi aktual (industri telah melakukan aksi mitigasi) adalah 238,05 juta ton CO2-ekuivalen.

Di samping itu, target penurunan emisi GRK untuk komponen IPPU pada tahun 2030 sebesar 7 juta ton CO2e, sementara realisasi penurunan emisi IPPU pada tahun 2022 telah mencapai 7,138 juta ton CO2e atau 102% dari target tersebut.

“Hal ini menunjukkan optimisme bahwa upaya dekarbonisasi di sektor industri bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dicapai. Oleh karena itu, apabila target Net Zero Emissions secara nasional dicapai pada tahun 2060, maka kita harus berkomitmen untuk dapat mencapai target NZE di sektor industri lebih cepat, yaitu pada tahun 2050,” tegas Agus. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengertian properti industri

    Awal 2026, 1.236 Industri Masuki Fase Produksi Awal

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat per 15 Januari 2026, terdapat 1.236 perusahaan industri dijadwalkan mulai berproduksi pada 2026. Rencana produksi itu diperkirakan mampu menyerap 218.892 tenaga kerja serta nilai infestasi sektor industri pengolahan nonmigas sebesar Rp551,88 triliun. “Kapasitas produksi baru yang mulai beroperasi pada 2026 menjadi faktor penting dalam menjaga pasokan industri, memperkuat struktur […]

  • Gedung DPR (Foto: Adang Sumarna)

    Baru Realisasi 25%, Padahal Anggaran BPIW Tahun Depan Naik 12%

    • calendar_month Selasa, 8 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi anggaran Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga 4 Juni 2021 telah mencapai Rp 38,65 miliar atau 25,96 persen dari total anggaran 2021 sebesar Rp 148,89 miliar. Sekretaris Jendral Kementerian PUPR sekaligus juga Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPIW Mohammad Zainal Fatah memaparkan dengan pagu anggaran 2021 […]

  • SCG Indonesia

    SCG Indonesia Cetak Penjualan Rp6,21 T

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – SCG Indonesia mencetak pendapatan dari penjualan sebesar Rp6,21 triliun (US$433 juta). Pendapatan tersebut meningkat 18 persen secara tahunan terutama dari unit bisnis kemasan atau SCGP (yang didominasi oleh FajarPaper dan Intan Group) dan penjualan ekspor dari Thailand. “Kami berharap angka ini dapat terus tumbuh pada 2022, melalui penguatan penjualan domestik, serta mendorong penjualan […]

  • pesona kahuripan guru

    Pesona Kahuripan Dukung Program Rumah Berkualitas untuk Guru

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • 0Komentar

    BOGOR – Pesona Kahuripan 10, salah satu perumahan yang dibangun oleh Pesona Kahuripan Group dipilih menjadi lokasi utama peluncuran Program Rumah untuk Guru Indonesia. Hal ini cukup bersejarah bagi developer yang fokus pada pengembangan rumah bersubsidi tersebut. Peluncuran Program Rumah untuk Guru Indonesia dilakukan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN bersama Kementerian Perumahan […]

  • Iuran Tapera Tuai Protes Masyarakat, Ketum REI Komentar Begini

    Iuran Tapera Tuai Protes Masyarakat, Ketum REI Komentar Begini

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) sekaligus President FIABCI Indonesia, Joko Suranto menghadiri pertemuan para pelaku industri properti se-dunia atau FIABCI World Real Estate Congress di Singapura dari 27-31 Mei 2024. Dalam pertemuan itu, dia sempat bertemu langsung dengan Menteri Pembangunan Nasional Singapura Indranee Thurai Rajah, dan berdiskusi mengenai cara negara jiran tersebut […]

  • Pelaksanaan Program Sejuta Pohon REI di Semarang

    REI Gelar Program Sejuta Pohon di Kota Semarang

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • 0Komentar

    Semarang – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) kembali mewujudkan komitmen pelestarian lingkungan melalui Program Sejuta Pohon. Penanaman pohon fukugi (Garcinia subelliptica) dilakukan sebagai rangkaian kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) XIV REI Jawa Tengah yang berlokasi di Perumahan Graha Padma, Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Selasa, 17 September 2024. Program Sejuta Pohon merupakan kegiatan yang digagas Dewan Pengurus […]

Translate »
expand_less