Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Penjualan Properti Residensial Kontraksi, Harga Melambat Naik, Ini Kata Bank Indonesia

Penjualan Properti Residensial Kontraksi, Harga Melambat Naik, Ini Kata Bank Indonesia

  • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Bank Indonesia (BI) dalam Survei Harga Properti Residensial (SHPR) memaparkan bahwa harga properti residensial di pasar primer pada triwulan III 2024 tumbuh terbatas. Dalam Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan III 2024 terlihat pertumbuhan sebesar 1,46% (year-on-year/yoy). Angka tersebut lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar 1,76%(yoy).

“Pertumbuhan IHPR yang terbatas tersebut disebabkan oleh perlambatan harga seluruh tipe rumah. Perlambatan harga terutama pada rumah tipe besar dari 1,47% (yoy) pada triwulan II 2024 menjadi tumbuh 1,04% (yoy) pada triwulan III 2024,” tulis Survei Harga Properti Residensial kuartal III 2024 yang dirilis BI, Selasa 26 November 2024.

Sedangkan, harga rumah tipe kecil dan menengah masing-masing melambat dari 2,09% (yoy) menjadi 1,97% (yoy) dan dari 1,45% (yoy) menjadi 1,33% (yoy). Jika dilihat secara spasial, sebanyak 18 kota yang diamati, tujuh kota mengalami perlambatan IHPR secara tahunan pada triwulan III 2024.

Perlambatan paling dalam terjadi di Kota Pontianak dari 5,40% (yoy) pada triwulan II 2024 menjadi 3,34% (yoy), diikuti Kota Padang yang melambat dari 2,55% (yoy) menjadi 1,35% (yoy). Sementara itu, harga rumah di beberapa kota mengalami peningkatan, dengan kenaikan paling tinggi di Kota Pekanbaru yang tumbuh dari 1,69% (yoy) menjadi 2,47% (yoy), diikuti Kota Bandung dari 0,89% (yoy) menjadi 1,16% (yoy), dan Kota Medan dari 0,86% (yoy) menjadi 1,11% (yoy).

Penjualan Properti Residensial Anjlok

Dalam SHPR juga dimuat penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan III 2024 yang secara tahunan menunjukkan penurunan. Pada triwulan III 2024 penjualan properti residensial terkontraksi 7,14% (yoy), setelah pada triwulan sebelumnya tumbuh 7,30% (yoy).

Penurunan penjualan rumah terjadi pada tipe rumah kecil dan menengah masing-masing terkontraksi 10,05% (yoy) dan 8,80% (yoy). Sementara tipe besar masih tumbuh, namun melambat dari 27,41% (yoy) menjadi 6,83% (yoy).

Sementara jika dibandingkan triwulan sebelumnya, penjualan rumah juga mengalami kontraksi. Penjualan rumah primer pada triwulan III 2024 terkontraksi 7,62% (qtq) melanjutkan kontraksi triwulan sebelumnya yang sebesar 12,80% (qtq).

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revisi Berkali-kali dalam Setahun, Permen ATR/BPN No. 9 Tahun 2025 tantang hak atas tanah Bisa Bikin Bingung

    Revisi Berkali-kali dalam Setahun, Permen Hak Atas Tanah Bisa Bikin Bingung

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Terbitnya Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nomor 9 Tahun 2025 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 5 Tahun 2025 Tentang Pelimpahan Kewenangan Penetapan Hak Atas Tanah Dan Kegiatan Pendaftaran Tanah membawa sejumlah perubahan penting. “Jika dibandingkan dengan Permen ATR/BPN Nomor 5 Tahun […]

  • Teknologi Properti Inovatif Dongkrak Efisiensi Operasional.

    Teknologi Properti Inovatif Dongkrak Efisiensi Operasional

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Penanganan yang kurang optimal dan tidak efisien dalam pengelolaan properti masih sering ditemukan, seperti dalam hal pemeliharaan peralatan pada bangunan, proses keuangan dan akuntansi, sumber daya manusia, serta aktivitas Kesehatan, Keselamatan, Kerja dan Lingkungan (K3L). “Tantangan-tantangan ini umum terjadi tidak hanya di hunian apartemen, tetapi juga di gedung perkantoran dan bangunan komersial lain,” […]

  • Perbankan Mesti Adaptasi Perubahan Teknologi Transaksi Keuangan

    Perbankan Mesti Adaptasi Perubahan Teknologi Transaksi Keuangan

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri perbankan harus secepatnya beradaptasi menyikapi perubahan gaya hidup terutama terkait penggunaan teknologi transaksi keuangan dan pengelolaan aset masyarakat. Pasalnya, tantangan di sektor keuangan baik di Indonesia maupun secara global karena adanya kegiatan transaksi antarnegara menjadi sangat tidak terbatas (borderless). “Perubahan-perubahan demografi, globalisasi, dan juga teknologi, serta semakin terjadinya mobilitas capital antarnegara akan menjadi […]

  • Permintaan apartemen servis kini lebih untuk hunian keluarga dan rekreasi.

    Peralihan Minat Apartemen Servis, dari Kepentingan Bisnis ke Hunian Keluarga dan Rekreasi

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Tren permintaan terhadap apartemen servis tengah mengalami perubahan menjadi akomodasi untuk pelanggan yang ingin rekreasi menghabiskan waktu bersama keluarga di akhir pekan. Sebelumnya, permintaan terhadap apartemen servis lebih banyak untuk urusan bisnis. “Banyak apartemen servis yang dikelola oleh operator internasional mengalami peningkatan hunian yang moderat,” ungkap Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto […]

  • Ris Sabariah Soelaeman Tutup Usia

    Ris Sabariah Soelaeman Tutup Usia

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Ibu Ris Sabariah binti H Munawar istri dari Bapak Soelaeman Soemawinata, ibu dari Siti Zeta Amani, pukul 13.47 WIB di RS EMC Alam Sutera. Demikian bunyi pesan di WhatsApp Group Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia, Senin, 19 September 2022. Sontak, seisi kantor Sekretariat DPP REI, langsung menghentikan […]

  • Menkeu: Penerimaan Negara Tahun 2023 Tembus Rp2.443,6 Triliun

    Menkeu: Penerimaan Negara Tahun 2023 Tembus Rp2.443,6 Triliun

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan penerimaan negara dalam APBN Tahun 2023 mencapai Rp 2.443,6 triliun. Angka itu naik ketimbang APBN Tahun 2022 sebesar Rp 2.436,9 triliun. Pertumbuhan itu akibat adanya kenaikan penerimaan negara dari sektor perpajakan sebesar Rp 2.016,9 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 426,3 triliun. “Ini pertama […]

Translate »
expand_less