Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » REI: Perumahan Harus Jadi Prioritas Pemerintahan Mendatang

REI: Perumahan Harus Jadi Prioritas Pemerintahan Mendatang

  • account_circle Muhammad Rinaldi
  • calendar_month Jum, 9 Feb 2024

JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyatakan bahwa pengentasan backlog perumahan nasional tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa yang telah terbukti tidak efektif. Hal itu didasarkan fakta kalau setiap tahun terjadi penambahan kebutuhan backlog mencapai 800.000 unit rumah, sementara kemampuan pengembang membangun hanya sekitar 450.000 hingga 500.000 unit rumah per tahun, dengan rincian 250.000 rumah bersubsidi dan 200.000 rumah komersial (non-subsidi).

“Artinya, cara-cara yang biasa dilakukan selama ini ternyata tidak akan mampu untuk mengatasi backlog yang angkanya sudah 12,7 juta unit. Bahkan untuk memenuhi akumulasi penambahan kebutuhan rumah setiap tahun sebanyak 800.000 unit saja belum dapat teratasi. Oleh karena itu, idealnya setiap tahun harus mampu dibangun 3 juta unit rumah,” tegas Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut CEO Buana Kassiti Group itu, persoalan perumahan harus dijadikan prioritas oleh pemerintahan mendatang, karena kalau tidak dikelola dengan serius berpotensi menjadi “bom waktu” di suatu waktu nanti. Terlebih pada tahun 2035, hampir 66 persen penduduk indonesia atau sekitar 304 juta jiwa akan tinggal di perkotaan. Situasi itu butuh penangganan yang tepat, sehingga jumlah penduduk yang tidak memiliki rumah tidak terus membengkak.

“Saat ini jumlah penduduk Indonesia yang tidak punya rumah sudah sekitar 20 persen dan berpotensi terus bertambah. Karena itu, REI menyarankan agar sektor perumahan ini betul-betul diurus, bahkan dijadikan sebagai program strategis pemerintah,” ungkapnya.

Sektor perumahan diyakini dapat menghasilkan dampak besar seperti menyerap tenaga kerja yang besar karena bersifat padat karya, mengungkit pertumbuhan ekonomi nasional, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), serta bisa membantu menekan angka stunting di Indonesia.

REI berpendapat, ketika para calon presiden dan wakil presiden bicara tentang upaya mencapai kesejahteraan rakyat, maka seharusnya salah satu yang dibahas adalah mengenai upaya-upaya untuk memenuhi hunian yang layak. Karena tempat tinggal yang layak adalah salah satu indikator kesejahteraan rakyat.

“Kami berkomitmen kuat untuk selalu mendukung program perumahan yang dijalankan pemerintah saat ini dan pemerintah mendatang karena searah dengan tujuan REI dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat lewat pembangunan rumah berkualitas yang layak huni,” kata Joko.

Gaung Propertinomic

REI secara proaktif terus mengaungkan pentingnya sektor perumahan ini dikelola secara baik kepada seluruh calon presiden dan calon wakil presiden yang berkontestasi pada Pemilu 2024. Hal itu dilakukan melalui ruang diskusi maupun lewat media massa. REI bahkan memiliki acara khusus di salah satu televisi nasional yang membahas tentang Propertinomic.

“Itu semua merupakan upaya kami untuk menyadarkan dan menumbuhkan pemahaman kepada semua pihak termasuk para kontestan di Pemilu 2024 tentang pentingnya pemenuhan rumah bagi masyarakat. Harus diingat bahwa penyediaan tempat tinggal layak adalah perintah konstitusi yang harus kita taati dan capai,” tegas Joko Suranto.

Propertinomic merupakan paradigma baru yang merujuk kepada posisi strategis sektor properti sebagai kekuatan utama dalam membangkitkan perekonomian negara.Propertinomic mengubah cara melihat sektor properti dari hanya sebuah indikator dalam pertumbuhan ekonomi menjadi faktor pengungkit.

Ada empat fokus utama propertinomic yang harus disentuh oleh pemerintahan mendatang. Pertama, penguatan institusi atau kelembagaan. Yakni perlunya satu kementerian khusus yang mengurusi perumahan dan perkotaan sebagai integrator kebijakan yang fokus. Selama ini, sektor properti diurusi oleh 6 kementerian/lembaga berbeda yang memiliki agenda masing-masing.

“Kedua adalah fokus kebijakan. Kalau ada kementerian khusus, maka berarti ada prioritas dan keberpihakan, sehingga hambatan koordinasi lintas kementerian/lembaga yang selama ini sering terjadi dapat lebih cepat dikonsolidasikan,” jelasnya.

Ketiga, memaksimalkan anggaran perumahan. Seperti diketahui, alokasi anggaran untuk sektor perumahan masih sangat kecil, yaitu 0,4 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Posisi itu menunjukkan sektor perumahan belum menjadi prioritas di negara berpenduduk terbesar keempat di dunia ini.

Ditegaskan Joko, anggaran perumahan sebenarnya tidak an sich hanya bersumber dari APBN, tetapi pemerintah dapat mencari dana-dana pendampingan yang jumlahnya cukup besar.

“Sebenarnya subsidi perumahan itu dananya tidak hilang, karena anggaran subsidi berubah menjadi barang (rumah) yang punya nilai (value). Tentu ada dampak ekonomi yang ditimbulkan, dan dananya akan kembali sebagai dana bergulir,” paparnya.

Keempat dengan mendorong sektor perumahan menjadi program strategis nasional (PSN). Dengan menjadikan sektor perumahan sebagai PSN, maka sektor ini akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal itu akan mempercepat penyediaan perumahan nasional. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SOSIALISASI PERATURAN PELAKSANA UNDANG-UNDANG CIPTA KERJA

    SOSIALISASI PERATURAN PELAKSANA UNDANG-UNDANG CIPTA KERJA

    • calendar_month Sel, 5 Jan 2021
    • account_circle adminpro
    • 0Komentar
  • Bidik Hunian Milenial, Hipmi Ajak REI Kolaborasi

    Bidik Hunian Milenial, Hipmi Ajak REI Kolaborasi

    • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Kalangan milenial masih menjadi magnet bagi pasar perumahan. Demi menangkap peluang pasar ini, pelaku usaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI). “Kami tertarik untuk menggarap perumahan bagi konsumen dari kalangan milenial. Pengusaha anggota Hipmi yang menggarap, tentunya dengan bantuan atau dukungan […]

  • Sodetan Ciliwung, Upaya Pemerintah Kendalikan Banjir Jakarta

    Sodetan Ciliwung, Upaya Pemerintah Kendalikan Banjir Jakarta

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Upaya penanganan banjir di DKI Jakarta harus secara menyeluruh mulai dari hulu hingga ke hilir. Setelah pembangunan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi di sisi hulu telah tuntas, maka pada bagian hilir Pemerintah tengah menyelesaikan sodetan Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT). “Sebentar lagi akan selesai. Mungkin April sudah selesai,” ujar Presiden saat […]

  • J&T Cargo Ikut Dukung Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia

    J&T Cargo Ikut Dukung Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia

    • calendar_month Sab, 9 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2024 sukses digelar dari 29 Februari hingga 3 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Selama pameran berlangsung, penyelenggara mengajak J&T Cargo sebagai official logistic partner untuk menghadirkan solusi kebutuhan pengiriman produk mebel dan kerajinan, baik untuk dalam negeri maupun ke luar negeri. “IFEX 2024 memahami kebutuhan logistik […]

  • Sandiaga Pastikan Kesiapan Ajang F1PowerBoat di Danau Toba

    Sandiaga Pastikan Kesiapan Ajang F1PowerBoat di Danau Toba

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Persiapan ajang Kejuaraan Dunia Formula 1 F1PowerBoat yang akan berlangsung di Danau Toba, Balige, Sumatera Utara pada 24 – 26 Februari 2023 mendatang berlangsung baik. Untuk itu, persiapan sarana dan prasarana dikoordinasi langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga selaku Ketua Panitia Pelaksana Pusat F1PowerBoat Lake Toba serta koordinasi yang difasilitasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman […]

  • nexa bali

    Ini Dua Proyek Properti Premium Besutan NEXA di Bali

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – NEXA International Brands, perusahaan realestat global dengan spesialisasi pada properti hunian dan hotel premium, mengumumkan pengembangan dua proyek prestisiusnya di Bali yakni Royal Oasis Collection dan Tampak Siring Resort. Sebelumnya, pengembang ini telah membangun lebih dari 12 proyek berkualitas di Asia Tenggara. Natalia Kamyshan, Global PR NEXA mengatakan Royal Oasis Collection merupakan proyek […]

Translate »
expand_less