Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Tingkat Hunian Perkantoran di Jakarta Tunjukkan Tren Positif

Tingkat Hunian Perkantoran di Jakarta Tunjukkan Tren Positif

  • account_circle Muhammad Rinaldi
  • calendar_month Sen, 27 Feb 2023

JAKARTA – Pencabutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diharapkan menjadi sinyal positif terhadap perbaikan performa subsektor perkantoran di area Central Business District (CBD) Jakarta.

Meski begitu, seiring dengan munculnya potensi resesi global, tingkat kewaspadaan konsumen juga turut kembali menguat dan berimplikasi pada tertahannya ekspansi dari perusahaan global.

Berdasarkan laporan Jakarta Property Highlight terbaru dari Knight Frank Indonesia, tingkat okupansi atau hunian perkantoran CBD Jakarta di semester II-2022 perlahan mengalami peningkatan di angka 74,1% dengan sektor logistik menjadi penyumbang okupansi yang paling agresif terutama di akhir tahun 2022.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa per semester kedua tahun lalu, terdapat dua pasokan gedung baru yang menambah stok ruang perkantoran menjadi 6,9 juta meter persegi.

Syarifah Syaukat, Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia menyebutkan stok perkantoran yang masih akan terus bertambah di tengah kondisi ekonomi yang masih dalam proses pemulihan memberikan tantangan berkelanjutan untuk sektor perkantoran di Jakarta.

“Namun, tercatatnya peningkatan okupansi akibat dari ekspansi sektor logistik yang agresif di akhir tahun 2022 turut memberikan secercah harapan untuk pertahanan sektor perkantoran CBD Jakarta ke depannya,” kata Syarifah dalam paparan risetnya dikutip Senin (27/2).

Hingga saat ini harga sewa gedung perkantoran di Jakarta masih stagnan dan cenderung melemah hingga 6%, meski begitu ada tren positif dimana terdapat sejumlah proyek gedung perkantoran baru yang memiliki harga sewa cenderung lebih tinggi seperti gedung berkonsep ramah lingkungan yang akan menambah pasokan subsektor perkantoran ke depannya. Tiga dari 5 gedung perkantoran yang akan hadir hingga 2025 merupakan gedung berkonsep green building.

Lebih jauh lagi, laporan Jakarta Property Highlight menyebutkan bahwa selain sektor logistik, terdapat beberapa sektor lain yang juga cukup potensial dalam mendorong pertumbuhan tingkat okupansi di sektor perkantoran di semester kedua tahun 2022. Sektor-sektor tersebut antara lain adalah sektor information technology (IT), fintech, mining, insurance, agrobusiness, automotive, oil and gas, energy, healthcare, dan trading.

Willson Kalip, Country Head Knight Frank Indonesia menyebutkan meski masih dalam masa yang challenging, namun serapan tahunan ruang perkantoran yang kembali positif setelah tercatat negatif di tahun lalu menjadi indikasi bahwa seluruh pemangku kepentingan berupaya untuk pivoting toward opportunities untuk memperbaiki performa sektor perkantoran CBD Jakarta.

“Tahun ini diharapkan perbaikan dapat terus berlanjut positif,” ujarnya. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • emisi karbon

    3R, Upaya Mencapai Karbon Net-Zero Properti

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor properti dan konstruksi saat ini bertanggung jawab atas hampir 40% penggunaan energi akhir dan proses-terkait emisi karbon dioksida (CO2). Mengurangi emisi dengan langkah 3R dapat menjadi salah satu cara mencapai karbon net-zero pada properti. “Bagaimana kita mencapai karbon net-zero pada properti? Mengurangi emisi adalah jalan yang paling jelas untuk diambil. Global Status […]

  • Tren Hunian Hijau Makin Diminati Milenial

    Tren Hunian Hijau Makin Diminati Milenial

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Permintaan terhadap produk properti terlebih hunian yang menawarkan lingkungan hijau dan asri di masa setelah pandemi (post-pandemic) terus meningkat. Sebagian besar permintaan datang dari para generasi milenial yang ingin tinggal di hunian sehat dan memiliki aksesibilitas tinggi. “Permintaan apartemen saat ini mulai meningkat terutama di masa menuju fase endemi ini kebutuhan terhadap hunian […]

  • penghargaan

    Deretan Tokoh Nasional Penerima Penghargaan Atas Kontribusinya di Industri Properti

    • calendar_month Kam, 27 Jul 2023
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) memberikan apresiasi kepada 25 tokoh nasional yang memiliki peran besar dalam mendukung kemajuan industri properti di Tanah Air dalam penghargaan Wira Bhakti Praja Utama. “Apresiasi untuk bapak ibu sekalian yang telah mendukung dan berkontribusi terhadap kemajuan bisnis sektor properti selama ini dan semoga ini tetap bisa kita teruskan […]

  • Berkembang Pesat, Villa Kencana Cikarang Pasarkan Unit Komersial

    Berkembang Pesat, Villa Kencana Cikarang Pasarkan Unit Komersial

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    CIKARANG – Berdiri di atas lahan seluas sekitar 100 hektar di Cikarang, Bekasi, Perumahan Villa Kencana Cikarang yang dikembangkan Arrayan Group berkembang cukup pesat. Jumlah penghuni yang terus meningkat juga mendorong geliat aktivitas ekonomi di kawasan perumahan tersebut. Perumahan Villa Kencana Cikarang dibangun tahun 2016 dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2017. Proses […]

  • Pendaftaran BAST Lewat SiKumbang Diusulkan Diperpanjang

    Pendaftaran BAST Lewat SiKumbang Diusulkan Diperpanjang

    • calendar_month Sab, 20 Mar 2021
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Salah satu kewajiban Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang tercantum Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 103/PMK.010/2021 adalah mendaftarkan BAST (Berita Acara Serah Terima) melalui aplikasi SiKumbang. Pendaftaran BAST periode sebelum diberlakukannya beleid tersebut paling lambat pada 31 Agustus 2021 melalui aplikasi SiKumbang. “Terhadap rumah tapak dan unit hunian rumah susun yang telah diserahkan sebelum […]

  • Kompak! REI, Apersi dan Himperra Minta SBUM Segera Cair

    Kompak! REI, Apersi dan Himperra Minta SBUM Segera Cair

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2021
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Belum diterbitkannya dana Subsidi Bantuan Muka (SBUM) untuk program pembiayaan rumah bersubsidi menimbulkan kerisauan bagi para pengembang. Untuk itu, tiga asosiasi pengembang, yakni Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), dan Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) mendesak segera dituntaskannya penerbitan SBUM. Masih tertundanya SBUM juga […]

Translate »
expand_less