Breaking News
light_mode
Beranda » Produk » Awali Tahun 2022, Summarecon Luncurkan Klaster Leonora

Awali Tahun 2022, Summarecon Luncurkan Klaster Leonora

  • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Awal tahun 2022, unit usaha PT Summarecon Agung Tbk, yaitu Summarecon Serpong menghadirkan Klaster Leonora. Lokasinya berada di Distrik Melody, kawasan Symphonia yang merupakan kawasan terbaru dari Summarecon Serpong seluas 200 hektar yang telah dikembangkan

Adanya klaster Leonora ini melengkapi tiga klaster sebelumnya yang telah hadir di kawasan Symphonia, yaitu klaster Martinez, Agnesi dan Baroni.

Summarecon Serpong menghadirkan konsep green and smart living di klaster Leonora. Harapannya dapat menjawab keinginan pasar akan hunian ramah lingkungan dan sehat.

Executive Director Summarecon Serpong, Magdalena Juliati mengatakan Klaster Leonora akan mulai dipasarkan kepada konsumen properti baik end-user atau juga yang ingin berinvestasi pada tanggal 19 Februari 2022. Adapun penjualan dilakukan dengan sistem  online dan akan dibuka perdana sebanyak 78 unit.

“Kami banyak mendapatkan permintaan atas hunian yang sehat dan dapat memfasilitasi banyak kegiatan dalam waktu bersamaan, hal ini mendorong kami untuk terus menggali ide agar dapat menjawab permintaan pasar, dan pada akhirnya terwujud dalam Klaster Leonora,” ujar dia dalam keterangan resminya yang diterima oleh redaksi industriproperti.com

Lebih lanjut, terdapat berbagai fitur – fitur baru yang ada pada klaster Leonora ini dihadirkan untuk menjawab tren dan aktivitas para keluarga muda. Salah satunya ialah fitur attic floor atau ruang di lantai atas.

Calon penghuni pun juga akan menikmati gaya hidup sehat berkat desain arsitektur yang memberikan manfaat sirkulasi udara dan pencahayaan alami menciptakan semangat Healthy Living.

“Selain itu, sejalan dengan tagline dari kawasan ini yaitu “Embrace The Future with Nature Lifestyle”, kluster Leonora akan dilengkapi fitur teknologi pintar yang berwawasan lingkungan, mulai dari solar panel, smart home system hingga smart glass yang akan semakin memberikan kepraktisan bagi penghuninya,” ujar Magdalena.

Di samping itu, Magdalena katakan Klaster Leonora menawarkan rumah dengan keistimewaan the real attic, pemanfaatan ruang di bagian atap yang fleksibel dan optimal. Berbagai kegiatan seperti ruang bekerja, perpustakaan mini, ruang yoga, studio mini, hingga tempat belajar anak bisa memanfaatkan ruang tersebut.

“Kluster juga dilengkapi infrastruktur termasuk fiber optic internet, smart home system mulai dari Indoor & Outdoor CCTV, Smart Socket, Smart Switch, hingga Door Sensor menambah keistimewaan rumah ini,” sambung Magdalena.

Sebagai informasi, kluster Leonora tersedia dalam dua pilihan tipe yaitu lebar 6 panjang 12 meter dengan LB mulai dari 80-125 m2 dan lebar 7 panjang 12 meter dengan LB mulai dari 92 – 144 m2 dengan pilihan layout deluxe, premium dan premium attic standard atau corner dengan atau tanpa attic dengan harga mulai dari Rp 1,7 miliar.

“Khusus penjualan perdana, calon konsumen berhak atas voucher elektronik senilai 20 juta rupiah,” kata dia. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • SCG aerial view malam

    SCG Jadi Representasi Generasi Baru Kota Terpadu Modern

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Memasuki tahun keempat, Summarecon Crown Gading (SCG) menjadi kawasan pengembangan paling prospektif di koridor timur laut Jakarta. Di kawasan tersebut, jejak reputasi PT Summarecon Agung Tbk dalam membangun Kota Terpadu terbentuk melalui perencanaan yang matang serta berkelanjutan. “Kami terus berfokus pada inovasi, adaptasi terhadap kebutuhan pasar, serta menjaga kualitas bangunan melalui implementasi SQII […]

  • perekonomian

    Ditengah Ketidakpastian Global, Indonesia Negara Layak Tujuan Investasi

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketahanan perekonomian Indonesia tetap terjaga di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global. Hal inilah yang menyebabkan Lembaga Pemeringkat Moody’s kembali mempertahankan Sovereign Credit Rating (SCR) Republik Indonesia pada peringkat Baa2, satu tingkat di atas investment grade, dengan outlook stabil pada 16 April 2024. “Hasil afirmasi Moody’s yang tetap pertahankan peringkat Indonesia dengan outlook stabil […]

  • REI Ditawari Bangun Hunian Pekerja di Kawasan Industri Batang

    REI Ditawari Bangun Hunian Pekerja di Kawasan Industri Batang

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengajak anggota REI mengembangkan hunian pekerja di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Dia mengutarakan hal itu saat berbicara di acara Investor Daily Roundtable 2023, di Jakarta, Rabu, 23 Agustus 2023. “KIT Batang itu punya captive market yang besar untuk pengembangan bisnis perumahan […]

  • IAP DKI Jakarta

    Poin Penting Kunjungan IAP Jakarta ke Negeri Ginseng

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Guna melihat perkembangan praktik terkini dan terbaik di dunia perihal perencana kota, Ikatan Ahli Perencana Wilayah dan Kota (IAP) DKI Jakarta mengunjungi Korea Selatan (Korsel) melalui program International Short Course 2023 pada tanggal 17-24 September 2023. “Kami ingin agar para perencana kota di Indonesia melihat perkembangan praktik terkini dan terbaik di dunia. Ini […]

  • Wacana moratorium pembangunan hotel yang dilakukan Kementerian Pariwisata

    Moratorium Pembangunan Hotel di Bali Beri Dampak Positif, Asalkan…

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Wacana moratorium pembangunan hotel di wilayah Bali, terutama di Bali Selatan dapat memberikan dampak negatif dan positif. Rencana tersebut mengemuka setelah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat ini sedang melakukan peninjauan terkait kebijakan moratorium tersebut. “Saat ini wilayah yang diusulkan untuk diterbitkan moratorium antara lain Badung, Denpasar, Gianyar dan Tabanan,” Head of […]

  • Edy Rahmayadi Tantang REI Sumut Genjot Penyediaan Papan

    Edy Rahmayadi Tantang REI Sumut Genjot Penyediaan Papan

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • 0Komentar

    Medan – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta pelaku usaha properti yang tergabung di asosiasi REI untuk menggenjot kontribusinya dalam penyediaan perumahan di daerah. Pasalnya, pemenuhan kebutuhan papan akan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi. “Saya ingin rakyat punya rumah yang layak. Itu harus kita perjuangkan,” ujar Edy Rahmayadi saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Perusahaan […]

Translate »
expand_less